Kenali Penyakit Kulit Vitiligo, Apakah Bisa Disembuhkan?

Dipublish tanggal: Jul 3, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 9, 2019 Waktu baca: 3 menit
Kenali Penyakit Kulit Vitiligo, Apakah Bisa Disembuhkan?

Pernahkah Anda melihat seseorang yang memiliki kelainan dimana warna kulit di beberapa bagian tubuhnya cenderung tidak rata? Kondisi ini dinamakan vitiligo. Kulit yang terkena vitiligo akan mengalami perubahan secara perlahan menyerupai putih susu, hanya saja warnanya tidak rata. 

Biasanya, gejala vitiligo muncul ketika sudah memasuki usia dewasa. Jadi, awalnya penderita memiliki kondisi kulit yang sehat hingga menginjak usia 20-an atau 30-an mulai nampak gejala vitiligo. Jika Anda penasaran dengan penyakit kulit yang cukup langka ini, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Sekilas tentang penyakit kulit vitiligo

Vitiligo merupakan salah satu penyakit kulit yang cukup langka dan masih asing di telinga masyarakat saat ini. Jumlah penderitanya kira-kira hanya 1% dari total penduduk dunia. Kelainan ini ditandai dengan warna kulit yang tidak merata pada bagian tubuh tertentu.

Baca Juga: Penyebab Bercak Putih Pada Kulit dan Cara Menghilangkannya

Area tubuh yang sering terpapar sinar matahari akan mudah mengalami perubahan warna, seperti pada punggung tangan, leher, wajah, lutut, siku, serta lengan. Lama-kelamaan, vitiligo akan semakin menyebar ke beberapa bagian tubuh, baik merata ke seluruh tubuh atau hanya di area tertentu saja. 

Perubahan kulit ini hanya berdampak pada warna tanpa memengaruhi kondisi tekstur kulit. Selain itu, penderita juga tidak merasakan sakit, nyeri, gatal, perih, dan gejala lainnya. 

Vitiligo bisa dialami oleh siapa saja tanpa mengenal jenis kelamin, usia, maupun ras. Hanya saja kelainan kulit ini biasa dialami oleh mereka yang telah memasuki usia dewasa.

Apa saja penyebab vitiligo?

Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk mencari tahu penyebab vitiligo, namun para ahli masih belum menemukan penyebab pastinya. Akan tetapi, bisa dipastikan bahwa kelainan kulit ini bukan berasal dari kanker maupun serangan dari bakteri atau virus. Jadi, hal ini mematahkan mitos yang mengungkapkan bahwa vitiligo sebuah penyakit yang bisa menular.

Kelainan kulit ini disebabkan oleh rusaknya pigmen yang memberi warna kulit. Akibatnya, kulit kehilangan warna dan berubah menjadi pucat atau menyerupai warna susu. 

Menurut penelitian, sekitar 20% pengidap vitiligo juga mengalami masalah autoimun. Penyakit autoimun terjadi ketika sel kekebalan tubuh bekerja tidak normal dengan menyerang sel-sel dalam tubuh sendiri. 

Oleh sebab itulah, vitiligo dikelompokkan ke dalam sebuah penyakit yang disebabkan oleh kondisi autoimun. Baik vitiligo maupun autoimun sama-sama dipengaruhi oleh faktor keturunan.

Vitiligo muncul saat dewasa

Kasus vitiligo yang muncul sejak lahir ataupun ketika masuk usia lanjut sangat jarang ditemui. Hampir separuh penderita vitiligo mengalami kelainan kulit tersebut saat masuk usia remaja hingga dewasa. 

Peneliti juga menemukan fakta bahwa vitiligo juga dapat dipicu oleh faktor lingkungan. Mulai dari paparan sinar matahari, cedera, stres, hingga penyakit tertentu. 

Apakah vitiligo bisa disembuhkan?

Sayangnya, penyakit kulit vitiligo tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Terapi yang dilakukan untuk mengatasi vitiligo hanya bersifat memperbaiki estetika kulit saja. Jadi, tidak bisa mengembalikan warna kulit seperti semula.

Bagi penderita penyakit kulit ini, sangat disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF 30 lebih untuk mencegah kerusakan kulit lebih lanjut karena paparan sinar matahari. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan krim penggelap kulit atau tanning lotion untuk menyetarakan warna kulit.

Vitiligo adalah penyakit kulit yang tidak menular dan berbahaya. Hanya saja jika kelainan ini terjadi pada area kulit yang terlihat, misalnya seperti wajah dan leher, maka hal ini jelas dapat mengganggu penampilan Anda. 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi vitiligo, yakni pemberian salep, terapi laser, atau pemakaian produk kosmetik yang bsia meratakan warna kulit. Konsultasikan lebih lanjut pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca Juga: 8 Jenis Pengobatan Vitiligo yang Terbukti Manjur


14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Questions and answers about vitiligo. National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases. http://www.niams.nih.gov/Health_Info/Vitiligo/default.asp.
Ezzedine K, et al. Interventions for vitiligo. JAMA. 2016;316:1708.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app