Kanker Mata - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Feb 8, 2019 Update terakhir: Nov 5, 2020 Tinjau pada Apr 11, 2019 Waktu baca: 4 menit

Bahasan topik kesehatan kita kali ini ialah mengenai penyakit berbahaya yang menjadi mimpi buruk bagi para penderitanya. Ya apalagi kalo bukan penyakit kanker. Kanker memang merupakan penyakit paling membahayakan nyawa manusia dan bisa menyebabkan kematian bagi banyak dari penderitanya. Kali ini topik bahasan kita ialah mengenai kanker mata. 

Mendengar topik akan kanker mata, apa yang segera terlintas pada pikiranmu ? Apakah rasa seram dan takut  ? Ya memang tidak salah bila kamu merasa seram dan takut bila terkena kanker mata karena mata merupakan salah satu panca indera yang paling penting dan vital fungsinya yaitu sebagai indera penglihatan manusia.

Apakah Kanker Mata Itu?

Kanker mata ialah salah satu dari jenis penyakit kanker yang targetnya ialah menyerang indera penglihatan manusia dimana di area mata ternyata terdapat pertumbuhan dan perkembangan sel sel yang sifatnya tidak normal dan tidak terkendali. Kanker mata walau memang berasal dari sel sel abnormal yang ada di sekitar jaringan mata manusia ternyata dapat tumbuh dan berpindah pindah ke bagian tubuh lannya seperti payudara, paru paru dan area lainnya sekitar mata.

Kanker mata biasanya dapat ditemukan dan terjadi pada 3 bagian utama pada mata yaitu Bola mata atau Globe, orbita dan aksesoris mata. Bola mata atau globe merupakan bagian dari indera penglihatan yang terdiri dari berbagai cairan dan jaringan yang berfungsi untuk menyusun sistem indera penglihatan. Terdapat 3 lapisan utama dalam menyusun bola mata yaitu sklera, retina dan uvea. Sklera ialah jaringan berwarna putih yang terletak paling luar dan paling keras. 

Bagian terluar sklera umumnya berwarna bening dan disebut sebagai kornea mata. Jaringan kedua dalam menyusun bola mata ialah retina. Retina merupakan jaringan mata yang palng dalam dan tersusun dari ratusan sel saraf penglihatan yang sangat sensitif terhadap cahaya. Lapisan terakhir dalam mneyusun bola mata ialah uvea. Uvea merupakan jaringan bola mata yang letaknya ada di tengah tengah lapisan sklera dan retina dan terbuat dari iris yang tugasnya memberi warna pada mata, membentuk pupil dan menyediakan nutrisi untuk mata atau koroid, serta sebagai penghasil pigmen atau melanosit dan dapat juga berfungsi sebaga badan silaris dalam mengatur lensa mata.

Bagian kedua pada mata ialah orbita, orbita ialah jaringan yang mengelilingi bola mata atau sering disebut juga sebagai orbit mata yang dapat mengatur gerakan pada bola mata. Bagian ketiga pada mata ialah aksesoris mata dimana akesoris ini merupakan tambahan dan pelengkap pada mata seperti kelopak mata, kelenjar air mata, konjungtva, bulu mata dan alis.

Penyebab Kanker Mata

Selain itu kanker mata juga dapat dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan asal muasalnya. Jenis pertama ialah kanker mata primer dimana kanker mata berasal dari mata itu sendiri. Sedangkan kanker mata sekunder ialah kanker mata yang terjadi akibat adanya sel sel kanker pada area lain selain mata yang menyebar menuju area mata sehingga menjadi asal muasal munculnya sel sel kanker pada area mata.

Penyebab kanker mata adalah akibat perubahan gen pada jaringan mata, terutama gen yang mengatur pembelahan sel jaringan mata. Pada kondisi normal, sel akan membelah diri secara teratur dan berkala untuk mengganti sel yang sudah rusak. Sedangkan pada kanker mata, perubahan gen menyebabkan gen pengatur pembelahan sel tidak berfungsi, sehingga sel-sel mata membelah diri tanpa terkendali. 

Adapun beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker mata adalah:

  • Ras bule yang memiliki warna mata cerah dan berkulit putih
  • Riwayat penyakit tertentu, seperti tahi lalat atau bercak hitam pada mata
  • Riwayat keluarga dengan melanoma intraokular

Gejala Kanker Mata

Terdapat beberapa gejala atau ciri ciri yang dapat ditemui pada para pasien penderita kanker mata seperti si penderita akan mengalami gangguan penglihatan, menemukan adanya bintik gelap pada iris, jangkauan penglihatan dan arah pandang yang tidak normal, mata menjadi melihat benda beda seperti berterbangan dan ada garis garis serta bintik bintik, mata menjadi juling, iris mata berubah warna, mata mengalami peradangan dan memerah serta saat dalam ruangan gelap maka akan munculnya pantulan berwarna putih pada area pupil mata.

Diagnosis Kanker Mata

Untuk mendiagnosis kanker ini, dokter akan mengamati gejala yang dialami oleh penderita, pergerakan bola mata, kemampuan melihat, memeriksa apabila ada pelebaran pembuluh darah pada mata, serta mengamati cairan bening vitreous humor dalam bola mata. Pada umumnya, cairan ini akan mengkeruh pada penderita kanker mata.

Selain itu, beberapa tes penunjang juga perlu dilakukan termasuk:

Pengobatan Kanker Mata

Pengobatan pada kanker mata juga tergantung pada seberapa parah dan bagaimana kondisi mata si penderita itu sendiri. Umumnya dokter akan memberikan beberapa pilihan pengobatan seperti radioterapi, kemoterapi, laser, Cryoterapi  hingga tindakan operasi. 

Tindakan operasi yang dapat dilakukan bergantung pada kondisi adalah:

  • Iridektomi. Mengangkat bagian dari iris mata untuk mengobati melanoma iris berukuran kecil.
  • Iridotrabulektomi. Mengangkat bagian dari iris beserta sedikit bagian luar bola mata untuk mengobati melanoma pada iris.
  • Iridosikletomi. Mengangkat bagian iris beserta sebagian badan siliaris untuk mengobati melanoma iris.
  • Reseksi transkleral. Mengangkat kanker melanoma yang terjadi pada koroid atau badan Tindakan ini berisiko menyebabkan gangguan penglihatan.
  • Enukleasi. Mengangkat seluruh bola mata. 

Walaupun kanker mata merupakan jenis kanker yang jarang terjadi, namun ada baiknya untuk mencegah kanker mata kamu rajin dan rutin memeriksakan matamu 6 bulan sekali ke dokter mata serta rajin mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A untuk menjaga kesehatan matamu. 

Jangan lupa untuk beristirahat dengan cukup karena matamu juga butuh beristirahat.

 


17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Boyd, K. American Academy of Ophthalmology (2012). Eye Cancer. (https://www.aao.org/eye-health/diseases/eye-cancer)
American Cancer Society (2016). Eye Cancer. (https://www.cancer.org/cancer/eye-cancer/about/key-statistics.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app