Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

​Kanker Kulit

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Mar 28, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.072.253 orang

Kanker Kulit

Topik bahasan kita kali ini masih seputar masalah kesehatan khususnya penyakit mematikan yang tentunya ditakutkan dan tidak diharapkan kehadirannya oleh setiap individu manusia yang ada di seluruh dunia. Ya, bahasan kita kali ini akan berkaitan dengan penyakit kanker kulit. Kanker kulit merupakan salah satu penyakit kanker yang sekarang cukup populer dan banyak menyerang para individu manusia belakangan ini. Untuk itu di kesempatan kali ini, kita akan memberikan penjelasan mengenai seputar kanker kulit.

Kanker Kulit dan Serba Serbinya

Kanker kulit ialah salah satu jenis dari penyakit kanker yang menyerang bagian kulit individu manusia dimana terdapat kelainan kulit atau perkembangbiakan atau pertumbuhan kulit yang tidak normal dan tidak dapat dikendalikan oleh tubuh.  Kelainan atau sifat tidak normal pada penyakit kanker ini dikarenakan adanya kerusakan pada mutasi DNA yang ada pada sel kulit sehingga membuat sel bertumbuh menjadi lebih cepat dari normalnya, usia sel berubah menjadi lebih panjang dan sel pun kehilangan sifat dasarnya sehingga memicu terjadinya kerusakan dan mutasi DNA dan menyebabkan cacat genetik dan pada akhirnya mengakibatkan sel sel pada kulit berubah dan membentuk tumor ganas. Area yang biasanya terkena kanker kulit ialah area yang sering terkena sinar matahari secara langsung. Kanker kulit dapat dikategorikan menjadi 2 jenis kategori yaitu kanker kulit melanoma dan kanker kulit non melanoma.  

Melanoma ialah kanker kulit yang terjadi pada area melanosit atau area dimana sel sel menghasilkan pigmen kulit.  Kanker kulit melanoma dapat terjadi dan tumbuh di area kulit manapun di dalam tubuh manusia bahkan di tahi lalat sekalipun. Terdapat beberapa gejala dan ciri ciri bila seseorang mengidap kanker kulit melanoma yaitu munculnya bercak atau noda di area kulit berwarna kecoklatan, tahi lalat yang tadinya rata menjadi membesar, berubah warna dan ukurannya serta kadang mengeluarkan darah dan juga memiliki pinggiran yang tidak teratur, terdapat beberapa tempat di area kulit berwarna kebiruan atau kehitaman, telapak tangan, telapak kaki, jari tangan, jari kaki yang menggelap, terdapat pula selaput lendir yang melapisi hidung, anus, mulut dan area vagina. Kanker kulit jenis melanoma ini memang merupakan kanker yang jarang terjadi namun bila sampai terjadi maka akan sangat berbahaya.

Kanker kulit Non melanoma ialah jenis kanker kulit kedua dimana kanker kulit ini berbanding terbalik dengan kanker kulit melanoma karena terjadi pada jaringan kulit selain melanosit. Kanker kulit non melanoma terbagi menjadi 2 jenis kategori yaitu kanker kulit karsinoma sel basal dan kanker kulit karsinoma sel skuamosa

Kanker kulit karsinoma sel basal atau BCC atau Basal Cell Carcinoma ialah kanker kulit yang terjadi di bagian bawah epidermis kulit manusia dan merupakan kanker kulit terbanyak yang diderita oleh manusia. Umumnya daerah yang terkena kanker ini biasanya daerah yang terkena langsung oleh paparan sinar matahari seperti leher dan wajah. Kanker ini biasanya ditandai dengan adanya benjolan yang bersinar dan lengket seperti bekas luka dan kulit berubah warna menjadi kecoklatan atau kehitaman. 

Sedangkan kanker kulit karsinoma sel skuamosa atau SCC atau Squamos Cell Carcinoma ialah kanker kulit yang terjadi di bagian atas epidermis. Sama seperti kanker sel basal, kanker jenis ini juga termasuk kanker yang banyak terjadi akibat adanya paparan sinar matahari secara langsung. Umumnya kanker jenis ini juga ditandai dengan munculnya nodul merah yang padat dengan kulit berubah menjadi bersisik dan pecah pecah. 

Kanker kulit yang kebanyakan terjadi karena paparan sinar matahari langsung bisa merusak kulit karena paparan sinar matahari biasanya mengandung sinar Ultraviolet seperti UVA dan UVB yang memang mampu merusak berbagai jaringan kulit manusia. Selain itu kegiatan seperti tanning dengan tujuan menggelapkan warna kulit yang memakai sinar ultraviolet buatan juga dapat meningkatkan resiko seseorang terkena kanker kulit. Oleh karena itu butuh diingat untuk selalu mengoleskan tabir surya atau sunblock sebelum berpergian keluar rumah.  


Referensi

American Academy of Dermatology. Melanoma.

American Academy of Dermatology. Skin Cancer.

Apalla, et al. (2017). Epidemiological Trends in Skin Cancer. Dermatology Practical and Conceptual, 7(2), pp. 1-6.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit