Kesehatan Mulut dan Gigi

Kalau Sudah Pakai Obat Kumur, Apa Boleh Tidak Sikat Gigi Lagi?

Dipublish tanggal: Jul 20, 2019 Update terakhir: Jan 21, 2020 Waktu baca: 3 menit

Obat kumur saat ini menjadi kebutuhan banyak orang setelah menyikat gigi hingga bersih. Obat kumur dapat menyegarkan sekaligus mengurangi pembentukan plak di gigi dan sela-sela gigi. 

Menyikat gigi hingga bersih mulai dari bagian depan, gigi geraham, serta bagian dalam gigi bersamana dengan sela-sela gigi dan diantara gusi. 

Sebaiknya jangan membilas mulut Anda dengan apa pun langsung setelah Anda menyikat, karena ini menundakan manfaat menggunakan pasta gigi berfluoride. Anda harus membersihkan sela-sela gigi sekali sehari juga, menggunakan benang gigi atau plester.

Banyak orang sekarang menggunakan obat kumur sebagai tambahan untuk menyikat gigi. Tetapi intinya adalah jika Anda menyikat gigi dengan baik dan mulut Anda sehat, Anda tidak perlu menggunakannya.

Jenis obat kumur

Ada dua jenis utama obat kumur. Salah satunya adalah obat kumur terapeutik yang berfungsi  mengurangi plak, bau mulut dan mencegah kerusakan gigi. Ada juga obat kumur kosmetik yang digunakan untuk mengendalikan bau mulut atau dapat digunakan untuk memutihkan gigi

Banyak jenis obat kumur yang dapat dipilih, bergantung pada rasa serta manfaatnya pada jenis gigi dan keluhan gigi lainnya. 

Obat kumur terapi, memiliki bahan aktif yang bermanfaat untuk membantu mengendalikan atau mengurangi kondisi seperti bau mulut, radang gusi, plak, dan kerusakan gigi.

Bahan aktif yang dapat digunakan dalam obat kumur terapeutik meliputi:

  • Cetylpyridinium chloride

Cetylpyridinium chloride dapat ditambahkan untuk mengurangi bau mulut. Minyak atsiri dapat digunakan untuk membantu mengontrol plak dan infeksi pada gusi atau gingivitis

  • Klorheksidin
  • Minyak esensial
  • Fluoride

Fluoride adalah agen yang telah terbukti dalam membantu mencegah kerusakan gigi.

  • Peroksida

Peroksida digunakand alam kandungan obat kumur sebagai pemutih. 

Manfaat obat kumur

Manfaat obat kumur sebagai pelengkap setelah sikat gigi antara lain:

    • Menyegarkan nafas. 
    • Mencegah kerusakan gigi. Membilas dengan obat kumur dapat melengkapi gigi Anda dengan fluoride, yang mengurangi demineralisasi dan kavitasi gigi.
    • Mengurangi plak. Beberapa obat kumur memiliki bahan kimia yang memiliki sifat antiplaque.
    • Mencegah penyakit gusi. Penyakit periodontal dapat menyebabkan gusi dan sela gigi menjadi meradang atau terinfeksi karena plak dari bakteri dan makanan yang melekat pada gigi. Obat kumur antibakteri yangmengandung alkohol, dapat membantu mencegah penyakit periodontal.
    • Mengurangi kecepatan terbentuknya karang gigi di gigi. Obat kumur antiseptik dapat membantu mencegah penumpukan karang gigi

    Resiko penggunaan obat kumur?

    Beberapa obat kumur dapat memberi Anda rasa tidak enak di mulut Anda jika Anda menggunakannya sekitar waktu yang sama dengan menggunakan pasta gigi.

    Satu hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa beberapa obat kumur, seperti yang mengandung chlorhexidine, dapat memberikan warna yang mempengaruhi gigi dan lidah anda. Ini bisa terjadi jika Anda menggunakannya dalam waktu yang lama meskipun hanya sementara. 

    Noda akan keluar dari lidah Anda setelah Anda selesai menggunakan obat kumur. Anda juga bisa mengurangi jumlah pewarnaan dengan menyikat gigi dengan baik.

    Apakah berkumur dapat menggantikan sikat gigi?

    Obat kumur tidak membersihkan gigi seperti menghilangkan bekas maknaan yang menempel pada sela-sela dan permukaan gigi, terutama di antara gigi dan gusi. Sikat gigi menjadi sesuatu yang penting dan menjadi tindakan awal dalam membersihkan gigi. 

    Penggunaan obat kumur dapat diberikan sesuai dengan indikasi. 

    Obat kumur hanya membantu mencegah atau memperlambat pembentukan karang gigi. Obat kumur juga dapat memberikan aroma wangi pada mulut dan meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara di depan orang lain. 

    Dalam arti menjaga kebersihan gigi, tanpa menyikat gigi, ini menjadi mustahil dapat menjaga gigi anda tetap bersih. 

    Penggunaan obat kumur juga harus diperhatikan. Obat kumur tidak dianjurkan pada anak usia di bawah 6 tahun karena dapat menimbulkan pengeroposan gigi lebih cepat karena masih sebagai gigi mudah atau gigi susu

    Menggunakan obat kumur juga dapat dikonsultasikan ke dokter terkait manfaatnya. Dokter dapat membantu memilih jenis obat kumur yang cocock untuk kondisi gigi Anda.  


    22 Referensi
    Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
    The 8 Best Mouthwashes for Gingivitis of 2020. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/best-mouthwashes-for-gingivitis-4174852)
    Choosing Dental Care Products: Mouthwash, Fluoride Rinses, and More. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-health-dental-care-products#1)
    Comparative antiplaque and antigingivitis effectiveness of tea tree oil mouthwash and a cetylpyridinium chloride mouthwash: A randomized controlled crossover study. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4229754/)

    Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
    (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

    Tanya Dokter

    Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


    Lampirkan file (foto atau video)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    * Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
    Submit
    Artikel selanjutnya
    Beberapa Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Penggunaan Obat Kumur Pada Anak
    Beberapa Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Penggunaan Obat Kumur Pada Anak

    Anda perlu mengetahui batas usia untuk menggunakan obat kumur sebelum memberikan izin pada anak Anda. Inilah yang harus Anda pertimbangkan ketika memutuskan apakah akan membiarkan anak Anda menggunakan obat kumur sebagai bagian dari rutinitas kebersihan mulut mereka atau tidak.

    Buka di app