Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Chlorhexidine: Obat Untuk Mencegah Infeksi

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Mei 5, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.026.895 orang

Chlorhexidine adalah agen antiseptik. Chlorhexidine berbeda dengan antibiotik yang hanya menargetkan golongan bakteri tertentu. Chlorhexidine memiliki fungsi yang sama dengan pemutih dalam membasmi mikroorganisme. Tetapi tidak seperti pemutih, Chlorhexidine aman digunakan pada kulit dan permukaan tubuh lainnya.

Chlorhexidine telah digunakan secara komersial selama hampir 60 tahun dan tersedia pada lebih dari 60 produk medis. Chlorhexidine tersedia secara komersial untuk digunakan di lingkungan rumah sakit dan untuk penggunaan umum.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Rumah sakit menggunakan chlorhexidine sebagai produk utama untuk melindungi pasien terhadap infeksi dan mencegah penyebaran organisme seperti Methicillin-resistant Staphylococcus Aureus (MRSA). 

Mengenai Chlorhexidine

Golongan:

Obat bebas

Kemasan:

Obat kumur, cairan obat luar

Kandungan:

Antiseptik

Manfaat Chlorhexidine

Chlorhexidine digunakan dalam berbagai prosedur yang berkaitan dengan menetralisir kulit seperti persiapan operasi, kebersihan tangan (sabun), akses vaskular (membersihkan penutup ujung kateter, pembalutan luka), membersihkan mulut yang terpasang ventilator dan masih banyak lagi. 

Anda atau orang yang Anda kenal mungkin pernah diresepkan obat kumur atau pasta gigi oleh dokter gigi yang mengandung Chlorhexidine. Chlorhexidine adalah bahan umum yang ditemukan di dalam obat kumur atau pasta gigi yang digunakan untuk mengobati radang gusi (gingivitis) atau menjaga kebersihan mulut

Banyak orang yang diresepkan obat kumur Chlorhexidine setelah menjalani operasi mulut besar atau untuk mengobati masalah gigi lainnya. Penggunaan Chlorhexidine yang umum lainnya mungkin digunakan sebagai produk kulit atau kosmetik. Chlorhexidine juga sering digunakan sebagai pembersih tangan, sampo atau krim kulit.

Penggunaan Chlorhexidine lain yang umum di rumah adalah mandi dengan Chlorhexidine.  Jika Anda atau orang yang Anda kenal sedang menjalani prosedur pembedahan, anda / mereka mungkin dianjurkan untuk mandi dengan menggunakan campuran Chlorhexidine sebelum menjalani prosedur untuk mencegah kemungkinan infeksi yang disebabkan oleh operasi.

Chlorhexidine adalah obat yang tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Larutan, oral untuk kumur: dengan kandungan sebanyak 0.12%
  • Cair, topikal: dengan kandungan sebanyak 0.5%, 2%, 4%

Seberapa efektif penggunaan Chlorhexidine untuk mencegah infeksi?

Chlorhexidine efektif seperti antibiotik dalam membasmi bakteri, tetapi tidak seperti antibiotik, Chlorhexidine juga efektif terhadap hampir semua bakteri dan jamur. Chlorhexidine tidak bekerja secepat alkohol untuk disinfeksi, tetapi bekerja dalam 20 detik dan berlangsung lebih lama. 

Karena alasan ini,Chlorhexidine sering digunakan dalam kombinasi dengan alkohol dalam mensterilkan kulit. Dalam dunia medis,Chlorhexidine telah terbukti menjadi salah satu komponen yang tahan lama dan efektif untuk mengurangi infeksi.

Apakah resistensi terhadap Chlorhexidine mungkin terjadi?

Yang dimaksud dengan resistensi adalah saat dimana bakteri kebal terhadap penggunaan suatu obat tertentu. Pada penggunaan Chlorhexidine, Karena Chlorhexidine bekerja pada tingkat mikrobiologi, organisme tidak mungkin membangun resistensi terhadap Chlorhexidine seperti mereka resisten terhadap antibiotik

Chlorhexidine bekerja secara universal melawan semua jenis bakteri dan jamur dengan menghancurkan dinding sel dan membunuh sel. Selama 60 tahun terakhir, tidak ada organisme yang resisten terhadap Chlorhexidine.

Dosis Chlorhexidine

  • Menjaga kebersihan mulut dan mengobati gingivitis:  obat kumur yang mengandung 0,2% chlorhexidine, dengan takaran 10 ml, kumur selama 1 menit, sebanyak 2 kali sehari.
  • Antiseptik dan disinfeksi pada kulit: cairan obat luar dan gunakan pada kulit yang ingin dibersihkan.

Efek Samping Chlorhexidine?

Chlorhexidine bersifat ototoxic, artinya jika larutan Chlorhexidine dimasukkan ke dalam saluran telinga yang mengalami kebocoran pada gendang dapat menyebabkan tuli. Selain itu, chlorhexidine juga dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti berikut ini;

  • Iritasi pada mulut dan tenggorokan
  • Mulut kering
  • Plak keras pada gigi meningkat
  • Perubahan rasa
  • Iritasi pada area yang terkena
  • Warna obat membekas pada lidah atau gigi          

Perhatian

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan Chlorhexidine seperti :

  • Walaupun sangat jarang terjadi, hentikan penggunaan dan segera cari bantuan medis jika Anda mengalami iritasi atau reaksi alergi saat menggunakan obat ini
  • Jangan gunakan Chlorhexidine untuk mengobati luka lebih dalam dari lapisan luar kulit
  • Tidak boleh digunakan pada kulit kepala atau wajah, alat kelamin, atau pada meninges
  • Untuk Chlorhexidine pemakaian luar jangan sampai tertelan
  • Sebaiknya untuk pemakaian pada bayi berusia kurang dari 2 bulan konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya.

Referensi

American Dental Association (2017). Mouthwash (Mouthrinse).

BPOM RI (2018). Cek BPOM. Chlorhexidine.

Electronic Medicines Compendium (2015). Care Chlorhexidine Digluconate 0.2% w/v Antiseptic Mouthwash.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp