Jurus Ampuh Supaya Remaja Berhenti Merokok

Dipublish tanggal: Jun 27, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Sep 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Jurus Ampuh Supaya Remaja Berhenti Merokok

Saat ini kebiasaan merokok tidak hanya dilakukan oleh orang-orang dewasa saja melainkan juga anak-anak dan remaja. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA sebagai Kepala Sub Direktorat Jenderal P2PPTM Kemenkes RI menyatakan bahwa jumlah anak dan remaja di Indonesia yang merokok aktif jumlahnya semakin meningkat dari tahun ke tahun. 

Kondisi tersebut membuktikan bahwa semakin sedikit anak-anak Indonesia yang menyadari akan bahaya rokok bagi kesehatan mereka. Lalu apa sebetulnya yang menjadi pemicu anak merokok serta cara-caranya agar bisa berhenti merokok? Berikut ulasannya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Penyebab Anak Merokok

Saat seorang anak berada di lingkungan perokok maka ia kemungkinan besar juga akan ikut mencoba merokok. Hal ini biasanya dilakukan supaya ia bisa diterima di lingkup pergaulannya tersebut. 

Anak juga tidak berpikir bahaya rokok bagi kesehatan karena bagi mereka yang terpenting adalah mendapat pengakuan dari orang-orang sekitarnya. Biasanya anak-anak juga akan cenderung gampang merokok saat melihat ayahnya merokok di rumah.

Saat anak dan remaja berada di usia kritis maka otak akan mengalami perubahan paling besar dalam masa tumbuh kembang. Perubahan terjadi pada lobus frontal otak yang berada di kepala bagian depan. 

Dimana lobus frontal tersebut bertanggung jawab dalam proses intelektual dan interaksi. Lebih sederhananya, lobus frontal ini dapat membantu anda untuk berpikir logis dan mengatur perilaku.

Namun bagian otak yang bertanggungjawab untuk memutuskan mana yang baik dan buruk belum sepenuhnya matang hingga anda berusia dua puluhan. Hal inilah yang membuat anak-anak dan remaja sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar terutama pengaruh yang tidak baik. 

Bahkan anak-anak dan remaja sangat mudah melakukan hal-hal yang keat dan berisiko serta cenderung gegabah. Awalnya mereka mencoba lalu lama kelamaan menjadi sulit berhenti seperti misalnya kebiasaan merokok.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Bahaya Merokok Pada Anak dan Remaja

Sebetulnya bahaya merokok baik mulai dari usia anak-anak maupun dewasa sama-sama berisiko. Biasanya jenis penyakit yang bisa ditimbulkan akibat merokok ini antara lain penyakit jantung, kanker, diabetes dan saluran pernapasan

Salah satu jenis penyakit yang banyak ditimbulkan akibat merokok yaitu kanker paru. Tetapi hampir semua jenis kanker disebabkan oleh rokok. Dapat disimpulkan bahwa bahaya rokok tetap akan berisiko sama pada segala usia termasuk anak dan remaja.

Namun bila seseorang sudah merokok sejak kecil maka semakin banyak paparan racun rokok yang masuk ke dalam tubuhnya. Hal ini menyebabkan kemungkinan munculnya berbagai akibat dari merokok yang bisa muncul lebih cepat. 

Anak dan remaja yang sudah mulai merokok akan mempunyai status kesehatan yang buruk dibandingkan mereka yang tidak merokok. Tidak hanya risiko kronis saja, anak dan remaja yang merokok bisa mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut bahkan masalah otot dan tulang.

Tips Berhenti Merokok

Berhenti merokok tidak semudah yang dibayangkan namun bukan berarti tidak mungkin. Untuk berhenti merokok maka diperlukan peran diri sendiri dan orang sekitar yang bisa diterapkan melalui tips berikut.

Niat dari Dalam Diri

Berhenti merokok haruslah datang dari diri Anda sendiri. Cara tersebut bisa Anda mulai dengan mengurangi jumlah batang rokok yang Anda hisap perharinya. Bila muncul keinginan merokok maka gantilah dengan makan kuaci atau mengunyah permen karet. 

Kurangi bergaul dengan teman perokok lalu tingkatkan pergaulan dengan teman bukan perokok. Hal ini akan menguatkan niat Anda agar tidak mudah goyah untuk berhenti merokok. Selain itu sibukkan diri Anda dengan hal positif misalnya mengikuti ekskul di sekolah atau bergabung dengan klub olahraga.

Peran Orangtua dan Lingkungan Sekitar

Orangtua harus memberikan contoh dengan tidak merokok. Selain itu tanyakan pada anak mengenai motivasi mereka merokok lalu jelaskan bahaya merokok bagi kesehatan. 

Buatlah aturan di rumah mengenai larangan merokok di dalam rumah serta membuat perjanjian kapan anak harus berhenti merokok. Bila perlu berikan mereka penghargaan saat mereka sudah bisa mulai berhenti merokok.

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Strategies to promote smoking cessation among adolescents. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4934162/)
Preventing smoking in children and adolescents: Recommendations for practice and policy. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4934164/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app