Diet Atkins Adalah Diet Tinggi Lemak

Dipublish tanggal: Jul 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 22, 2019 Waktu baca: 3 menit
Diet Atkins Adalah Diet Tinggi Lemak

Program diet yang sudah Anda jalani akan hancur seketika saat godaan makanan berlemak datang. Namun, apa yang terjadi Anda diberikan kesempatan untuk tetap melakukan program diet sambil menikmati makanan berlemak? 

Mungkin hal ini terdengar asing, karena diet biasanya ditandai dengan menghindari makanan berlemak. Tetapi, ada satu program diet yang membuat Anda bisa tetap menikmati makanan berlemak, yaitu diet Atkins

Iklan dari HonestDocs
Meso Slimming Treatment di Reface Clinic

Meso Slimming merupakan teknik non-bedah kosmetik dimana mikroskopis kecil dari obat-obatan kelas medis, vitamin, mineral dan asam amino disuntikkan ke dalam lapisan kulit. Penyuntikan dilakukan pada bagian atas dan tengah untuk mengatasi berbagai jenis masalah penumpukan lemak. Suntikan akan diberikan ke dalam mesoderm, yaitu lapisan lemak dan jaringan di bawah kulit. Befungsi untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan dan selulit.

Meso slimming treatment di reface clinic

Diet Atkins adalah salah satu program penurunan berat badan yang mirip dengan diet ketogenik. Diet Atkins berfokus pada asupan lemak yang tinggi, namun rendah karbohidrat

Diet ini pertama kali dikemukakan oleh seorang dokter bernama Robert C. Atkins. Diet Atkins terlihat tidak sehat karena mengonsumsi lemak dengan porsi yang cukup tinggi, selain itu lemak tidak baik untuk kesehatan karena dapat meningkatkan obesitas dan kolestrol

Namun, siapa sangka bahwa ternyata lebih dari 30 penelitian menyatakan bahwa diet Atkins baik dan efektif untuk menurunkan berat badan. 

Seperti yang diketahui bahwa lemak jenuh dan lemak trans berpengaruh buruk pada kesehatan, namun tidak semua lemak buruk. Terdapat lemak tak jenuh HDL yang diperlukan tubuh untuk menjalankan semua proses didalam tubuh. Kesehatan jantung, jumlah kadar gula darah dan berat badan dipengaruhi oleh lemak tak jenuh. 

Itulah sebabnya mengapa makanan yang dianjurkan dalam diet Atkins adalah makanan yang berlemak karena mengandung portein murni. Rendahnya konsumsi karbohidrat dalam diet Atkins dapat meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh yang akan membakar simpanan lemak lebih banyak. 

Bagaimana cara menjalani diet Atkins? 

Ketika Anda menjalani diet Atkins, Anda akan melewati 4 fase yang meliputi: 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diet via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 38

Fase 1 (induksi) 

Pada fase ini, Anda dianjurkan untuk mengganti asupan karbohidrat dengan makanan yang berlemak. Selama proses induksi berlangsung, Anda hanya boleh mengonsumsi kurang dari 20 gram dalam 2 minggu. 

Yang harus perhatikan, meskipun diet Atkins mengarah pada makanan berlemak, Anda tetap harus memperhatikan jenis makanan berlemak yang Anda konsumsi. 

Konsumsilah makanan berlemak yang mengandung lemak sehat, tinggi akan protein, dan sayuran hijau rendah karbohidrat. Makanan-makanan ini akan memudahkan Anda untuk menurunkan berat badan. 

Fase 2 (balancing) 

Seperti namanya, pada fase dua Anda akan mulai menyeimbangkan asupan makanan dengan cara menambah makanan lain yang harus dikonsumsi sebanyak 15-20 gram per sajian. 

Makanan tersebut dapat berupa kacang-kacangan, sayuran yang rendah akan karbohidrat, dan juga buah-buahan dalam porsi yang sedikit. Hindarilah makanan yang mempunyai kadar gula yang tinggi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

Fase 3 (fine-tuning) 

Meskipun diet Atkins merupakan diet yang rendah akan karbohidrat, bagaimanapun juga karbohidrat tetap diperlukan oleh tubuh. Ketika Anda sudah hampir mendapatkkan berat badan yang pas, mulailah dengan menambahkan makanan berkabohidrat sebanyak kurang lebih 10 gram sampai berat badan Anda turun secara perlahan. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diet via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 38

Fase 4 (maintenance) 

Pada fase terakhir ini, karbohidrat sudah bisa dikonsumsi seperti biasa tanpa harus takut mengalami kenaikan berat badan lagi karena tubuh Anda sudah terbiasa dengan karbohidrat sehat. Di fase 4 ini juga Anda bisa menjaga pola makan seperti pada fase 3 untuk tetap menjaga berta badan. 

Meskipun terbilang efektif, bagi para vegetarian, fase 1 dalam diet Atkins dilewati. Mereka mengganti makanan berlemak dengan sayur dan buah-buahan. Tetapi hasil yang didapatkan tetap sama dengan mereka yang menjalani setiap fase secara menyeluruh. 

Untuk menjalani 4 fase diet Atkins dengan baik, sebaiknya Anda mengikuti aturan makan dengan menghindari beberapa jenis makanan, seperti makanan yang mengandung gula; biji-bijian yang utuh; minyak sayur; minyak jenuh; makanan yang berlabel low-fat; sayuran tinggi karbohidrat; buah tinggi karbohidrat; makanan yang mengandung pati dan legumen. 

Apa saja makanan yang harus dikonsumsi saat diet Atkins? 

  1. Daging - Anda dapat mengonsumsi berbagai macam daging, seperti sapi, domba, ayam, babi, bacon dan lain-lain. 
  2. Seafood - seperti salmon, sarden dan lain-lain. 
  3. Telur - utamakan yang mengandung omega 3 
  4. Sayuran - yang rendah akan karbohidrat seperti bayam dan brokoli 
  5. Kacang-kacangan - almond, walnut dan biji bunga matahari 
  6. Lemak sehat - seperti olive oil, minyak kelapa, alpukat dan minyak alpukat

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ketogenic Diet vs. Atkins Diet: How They Differ. Everyday Health. (https://www.everydayhealth.com/ketogenic-diet/diet/ketogenic-diet-vs-atkins-diet-how-they-differ/)
Atkins and other low-carbohydrate diets: hoax or an effective tool for weight loss?. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15351198)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app