Berbeda Dengan Psikopat, Inilah Karakter Seorang Sosiopat

Dipublish tanggal: Okt 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Nov 7, 2019 Waktu baca: 2 menit
Berbeda Dengan Psikopat, Inilah Karakter Seorang Sosiopat

Pernahkah Anda mendengar tentang sosiopat? Sosiopat adalah sebutan untuk orang yang memiliki sifat antisosial. Sosiopat sering kali disamakan dengan psikopat, padahal kedua hal ini adalah hal yang berbeda.

Sosiopat memiliki sifat menyimpang atau tidak biasa dari sifat orang pada umumnya, sedangkan psikopat lebih cenderung tidak peduli kepada perasaan orang lain dan terbiasa untuk bersikap dingin. Lantas, apa ciri-ciri sosiopat? Berikut ulasan lengkapnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Apa tanda dan ciri-ciri sosiopat?

Hingga saat ini, para ahli masih belum tahu pasti apa penyebab sosiopat. Beberapa ahli mengatakan bahwa mungkin hal ini dipengaruhi oleh faktor traumatis saat masih anak-anak atau genetika yang diturunkan oleh orang tua. 

Faktor lingkungan dan keluarga masih menjadi dugaan terkuat penyebab munculnya sifat sosiopat. Seseorang yang memiliki perilaku sosiopat masih bisa hidup bersama dengan orang lain, tapi orang tersebut akan merasa tidak nyaman untuk membentuk sebuah hubungan dengan orang lain.

Sosiopat bisa membentuk kelompok atau terikat dengan orang yang sekiranya sama dengan dirinya atau bisa mengerti jalan pikirannya. Lebih lanjut, berikut ciri-ciri sosiopat yang bisa dikenali, antara lain:

  1. Tidak peduli akan norma hukum atau hak orang lain 
  2. Tidak memiliki rasa menyesal, bersalah, atau malu 
  3. Mudah emosi dan terganggu 
  4. Sulit untuk bertahan di satu tempat bekerja dalam waktu yang lama 
  5. Tidak memiliki rencana hidup 
  6. Tidak peduli akan kehidupan orang lain 
  7. Tidak memiliki rasa tanggung jawab 
  8. Sulit untuk berempati pada orang lain 
  9. Sulit mengendalikan diri sendiri 

Seorang sosiopat juga sering tidak peduli mana hal yang benar dan salah, selama hal tersebut menguntungkan untuk dirinya. 

Baca Selengkapnya: Mengenal Perbedaan Psikopat dan Sosiopat

Bahaya sosiopat dalam kehidupan

Para ahli yang mempelajari tentang sosiopat masih sulit menentukan seberapa berbahayanya seorang sosiopat bagi kehidupan orang normal. Pasalnya, masih ada satu gangguan kepribadian lain yang mirip seperti sosiopat, yakni psikopat. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Para ahli sepakat bahwa psikopat muncul karena faktor genetik alias keturunan, sedangkan sosiopat muncul karena faktor lingkungan dan trauma di masa anak-anak. 

Banyak pertanyaan yang mengacu pada perbandingan lebih berbahaya mana seorang sosiopat dan psikopat. Para ahli mengatakan bahwa psikopat cenderung lebih berbahaya dibandingkan dengan sosiopat, walaupun bahayanya tidak berbeda jauh.

Pasalnya, hati seorang psikopat yang bisa melakukan hal mengerikan kepada orang lain tanpa merasa kasihan atau berempati. Hal buruk yang terjadi kepada orang lain akan dianggap biasa saja dan tidak menimbulkan perasaan bersalah di dalam hati psikopat.

Jika psikopat tidak punya hati nurani sama sekali, sedangkan sosiopat masih punya belas kasihan walaupun pengaruhnya tidak cukup signifikan. Namun bagaimanapun, kedua jenis gangguan mental ini masih bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain yang ada di sekitarnya. 

Pengobatan yang dibutuhkan seorang sosiopat

Ada beberapa orang sosiopat yang ingin sembuh, sehingga menanyakan apa pengobatan yang tepat bagi dirinya. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah segera pergi ke ahli psikolog, lalu ceritakan semua gangguan yang dirasakan tanpa ditutup-tutupi.

Psikiater atau psikolog akan melakukan pengobatan berdasarkan tingkat keparahan gejala atau perilaku yang muncul dalam dari seorang sosiopat tersebut. Psikolog juga dapat menyarankan pasien untuk melakukan terapi.  

Terapi ini berfungsi untuk mengurangi perilaku impulsif pada pasien yang berpotensi membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain. Apabila ada teman atau orang di sekitar Anda yang menunjukkan perilaku atau gejala sosiopat, maka pelan-pelan ajaklah dia untuk berobat dan menjalani terapi bersama dengan psikiater. 

Baca Juga: Penyebab Psikopat, Benarkah Karena Bawaan Lahir?

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to Spot a Narcissistic Sociopath. Verywell Mind. (Accessed via: https://www.verywellmind.com/understanding-the-narcissistic-sociopath-4587611)
Antisocial personality disorder - Symptoms and causes. Mayo Clinic. (Accessed via: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/antisocial-personality-disorder/symptoms-causes/syc-20353928)
Sociopath Test: Do I Have Antisocial Personality Disorder? (ASPD). PSYCOM.NET. (Accessed via: https://www.psycom.net/antisocial-personality-disorder-sociopath-test/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app