6 Pengobatan Kanker Otak Glioblastoma yang Diidap Agung Hercules

Dipublish tanggal: Jun 17, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 1, 2019 Waktu baca: 3 menit
6 Pengobatan Kanker Otak Glioblastoma yang Diidap Agung Hercules

Dibandingkan jenis kanker lainnya, kanker otak termasuk jarang terjadi. Maka wajar saja jika publik terkejut sekaligus berduka mendengar kabar Agung Hercules meninggal dunia akibat kanker otak glioblastoma.

Berbagai cara pengobatan telah dilakukan aktor sekaligus penyanyi bertubuh kekar ini, mulai dari pengobatan medis hingga herbal. Namun, kanker otak glioblastoma ini disinyalir cenderung sulit diobati karena beberapa sel kanker dapat merespon efek terapi dengan baik. Oleh karena itulah, dibutuhkan beberapa perawatan sekaligus untuk mengobati kanker otak glioblastoma.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Berbagai cara mengobati kanker otak glioblastoma

Berbagai upaya pengobatan kanker otak glioblastoma telah dilakukan oleh mendiang Agung Hercules semasa hidupnya. Upaya ini merupakan bentuk usaha almarhum untuk memperlambat perkembangan kanker sekaligus mengendalikan gejala kanker otak yang dideritanya. Dengan demikian, pasien dapat hidup dengan nyaman dan meningkatkan kualitas hidupnya.

Sejumlah cara mengobati kanker otak glioblastoma adalah sebagai berikut:

1. Operasi

Langkah pertama untuk mengobati kanker otak glioblastoma adalah dengan pembedahan atau operasi. Sebelum Agung Hercules meninggal dunia, pria dengan nama asli Agung Santoso ini sempat menjalani 3 kali operasi demi menyembuhkan kanker dalam tubuhnya.

Prosedur operasi kanker otak dilakukan dengan berbagai tujuan, yaitu memastikan diagnosis, mengurangi tekanan di otak, dan sekaligus mengangkat tumor sebanyak mungkin.

Glioblastoma terbentuk dari astrosit, yaitu sel berbentuk bintang yang mencengkeram otak sehingga cenderung sulit diangkat sepenuhnya. Jika sel kanker glioblastoma tumbuh di dalam jaringan otak normal, maka pengangkatan sel kanker secara total tidak mungkin dilakukan. Diperlukan perawatan lainnya untuk membantu mengangkat sisa-sisa sel kanker.

2. Terapi radiasi

Selain operasi, Agung Hercules juga telah menjalani terapi radiasi sebanyak 33 kali untuk melawan sel-sel kanker dalam tubuhnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Terapi radiasi adalah prosedur menggunakan sinar energi tinggi, seperti sinar X atau proton. Terapi radiasi berfungsi untuk membunuh sisa-sisa sel kanker setelah operasi. Prosedur ini juga dapat membantu menghambat pertumbuhan tumor yang tidak bisa diangkat lewat operasi.

3. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan salah satu cara mengobati kanker otak glioblastoma yang cukup banyak diandalkan, termasuk bagi mendiang Agung Hercules semasa hidupnya.

Kemoterapi dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu minum pil temozolomide secara oral atau disuntikkan ke dalam pembuluh darah. Kedua cara tersebut sama-sama bermanfaat untuk membunuh sel-sel kanker dalam otak.

Baca Juga: Nyaman Menghadapi Kemoterapi

4. Terapi tumor treating fields (TTF)

Terapi tumor treating fields (TTF) menggunakan medan listrik untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Biasanya, jenis terapi ini dilakukan pada kasus tumor berulang pada orang dewasa.

TTF terdiri dari 2 alat, yaitu transduser dan generator untuk menghasilkan medan listrik buatan. Nantinya, transduser itulah yang akan ditempelkan pada kulit kepala pada saar terapi berlangsung. Terapi TTF dapat dikombinasikan dengan kemoterapi maupun radiasi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

5. Terapi target

Terapi target adalah salah satu pengobatan kanker dengan efek samping yang lebih kecil daripada operasi, kemoterapi, atau radiasi. Terapi target menggunakan obat khusus yang ditargetkan langsung untuk mematikan sel kanker. 

Obat bevacizumab, misalnya, ditargetkan untuk memutus sinyal yang dikirim oleh sel glioblastoma pada saat ingin membuat pembuluh darah baru. Fungsi pembuluh darah baru tersebut adalah menutrisi sel-sel kanker yang tumbuh dalam otak. Jika sinyalnya diputus, maka sel kanker tentu tidak akan mendapatkan nutrisi apa pun sehingga pertumbuhannya bisa dicegah.

Pemberian obat bevacizumab bisa menjadi alternatif jika kanker otak glioblastoma kambuh atau tidak merespon perawatan lainnya.

6. Perawatan paliatif

Perawatan paliatif adalah perawatan yang diberikan pada pasien penyakit kronis dengan stadium lanjut. Perawatan paliatif bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan cara menguatkan pasien dari sisi psikologis, mental, dan spiritual pasien.

Jenis perawatan ini berfokus pada metode pengendalian rasa sakit dan emosi yang dihadapi. Pasien akan merasa lebih tenang, nyaman, dan bahagia ketika menjalani pengobatan.

Baca Selengkapnya: Kenali Gejala Kanker Otak Glioblastoma yang Diidap Agung Hercules

11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Definition of glioblastoma. National Cancer Institute. (Accessed via: https://www.cancer.gov/publications/dictionaries/cancer-terms/def/glioblastoma)
Types of Brain Cancer: Common, Rare and More Varieties. Cancer Treatment Centers of America® (CTCA). (Accessed via: https://www.cancercenter.com/cancer-types/brain-cancer/types)
Glioblastoma. NORD (National Organization for Rare Disorders). (Accessed via: https://rarediseases.org/rare-diseases/glioblastoma-multiforme/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app