Telinga Berdenging Bikin Tak Nyaman, Begini Cara Mencegahnya

Dipublish tanggal: Okt 23, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Nov 7, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telinga Berdenging Bikin Tak Nyaman, Begini Cara Mencegahnya

Banyak yang percaya bahwa telinga berbunyi 'ngiing' alias berdenging itu tandanya ada orang yang sedang membicarakan kita. Padahal, ternyata kondisi ini bisa dijelaskan secara medis yang disebut dengan tinnitus. Rasanya sudah pasti tidak nyaman. Lalu, bagaimana cara mencegah telinga berdenging? Berikut ulasan lengkapnya.

Berbagai penyebab telinga berdenging

 Bunyi dengungan di telinga bisa terjadi dalam waktu yang singkat maupun terus menerus. Kuping yang terus berdengung tentu saja akan mengganggu waktu istirahat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Intensitas volume dan seberapa sering kuping berdengung disebabkan oleh berbagai hal. Beberapa penyebab telinga berdengung diantaranya ialah adanya infeksi dan sumbatan dalam telinga, telinga yang cedera, sampai terjadinya gangguan sistem peredaran darah.

Agar lebih jelas, berikut beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab telinga berdenging, antara lain: 

1. Mendengar suara kencang dalam waktu yang lama

Terlalu lama mendengar suara kencang adalah salah satu penyebab telinga berdenging. Gangguan pendengaran ini dikarenakan seseorang mendengar berbagai suara bising dan kencang secara terus-menerus.

Gangguan ini rentan dialami oleh para musisi, pilot, kuli bangunan, dan sebagainya. Meskipun hanya mendengar suara bising satu kali, namun jika kekuatannya besar juga dapat menyebabkan kondisi ini. Contohnya saat mendengar suara ledakan bom yang kencang. 

2. Penyumbatan dalam telinga

Telinga yang kotor juga dapat menjadi faktor mengapa Anda bisa mengalami telinga berdengung. Telinga yang tidak dibersihkan menyebabkan kotoran menyumbat bagian dalam telinga dan menyebabkan iritasi. Oleh karena itulah, Anda harus rutin membersihkan telinga Anda. 

3. Mengalami infeksi telinga

Dalam istilah medis, infeksi telinga disebut dengan otitis media. Kondisi ini bisa membuat Anda mengalami telinga berdengung.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Setelah telinga tak lagi terinfeksi, maka biasanya telinga Anda sudah tidak akan berdengung lagi. Jika infeksi telinga masih terus berlanjut, segera konsultasikan ke dokter. 

4. Usia lanjut

Penyebab telinga berdenging juga bisa karena faktor usia. Salah satu kondisi telinga yang sudah tidak berfungsi dengan baik adalah presbikusis

Presbikusis adalah menurunnya kepekaan saraf pendengaran akibat usia yang semakin menua. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang-orang yang berusia lebih dari 60 tahun. Salah satu gejala dan tandanya ialah kuping yang terus berdengung.

5. Menderita penyakit tertentu

Terjadinya kuping yang berdengung juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit. Berbagai penyakit yang memicu terjadinya telinga yang berdengung ialah penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.

Selain itu, adanya tumor jinak pada saluran pendengaran juga bisa menyebabkan kuping mengalami dengung secara terus menerus. 

Baca Selengkapnya: Penyebab Telinga Berdengung (Berdenging) dan Cara Mengatasinya

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Bagaimana cara mencegah telinga berdenging?

Mengalami telinga yang terus berdengung memang sangat tidak nyaman dan membuat aktivitas terganggu. Jika kondisi ini berlangsung dalam waktu yang lama, tentunya akan membuat pendengaran anda terganggu dan bisa saja membuat kondisi tubuh Anda menjadi lemah. Sebab biasanya, telinga yang berdengung juga disertai dengan rasa sakit di telinga. 

Untuk menghindarinya, ada berbagai hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah telinga berdenging, yaitu:

1. Gunakan pelindung telinga

Bagi Anda yang sering bekerja di lingkungan yang memiliki suara yang keras dan kencang, pastikan untuk selalu menggunakan pelindung telinga. Dengan alat ini, Anda tidak akan mendengar suara yang keras dan berisik dalam waktu yang lama.

Anda bisa menggunakan pelindung telinga saat memasuki ruang stuio musik, pabrik dengan berbagai mesin yang menyala, dan konstruksi bangunan.

2. Jangan terlalu sering menggunakan earphone

Bagi Anda yang sangat suka menggunakan earphone, anda harus mengurangi kebiasaan ini untuk menjaga kesehatan Anda. Istirahatkan telinga anda dari penggunaan earphone setiap satu jam sekali.

Jangan juga mendengarkan earphone dengan volume yang keras. Cukup dengarkan musik dengan volume kurang dari 60%. 

Nah, sekarang Anda sudah tahu penyebab dan cara mencegah telinga berdenging. Jangan lupa untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat dan jangan konsumsi makanan yang sehat sehingga telinga Anda tetap sehat. 

Baca Juga: Terapi Telinga Berdenging

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tinnitus: Ringing in the ears and what to do about it. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/tinnitus-ringing-in-the-ears-and-what-to-do-about-it)
Ears ringing after concert: 5 remedies and when to see a doctor. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/321093)
Diagnosis and management of somatosensory tinnitus: review article. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3129953/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app