Panduan Lengkap Mencegah Kutil Muncul di Kulit

Dipublish tanggal: Nov 7, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 3 menit
Panduan Lengkap Mencegah Kutil Muncul di Kulit

Tiba-tiba muncul di wajah sering kali membuat cemas. Pasalnya, benjolan sekecil apa pun dikhawatirkan bisa berkembang menjadi besar atau bahkan jadi gejala penyakit berbahaya. Meski rasanya risi, jangan pernah sekali-kali mengorek kutil karena ini malah bisa membuatnya menyebar. Lalu, bagaimana cara mencegah kutil tumbuh atau menyebar? Simak caranya pada ulasan berikut ini.

Sekilas tentang kutil

Sederhananya, kutil adalah infeksi yang terjadi di permukaan kulit. Bentuk kutil umumnya berupa benjolan kecil padat dan memiliki tekstur yang kasar. Warna kutil ini bisa kecokelatan atau pucat, kadang terasa gatal atau sakit saat disentuh. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Kutil dapat menyerang siapa saja, tidak memandang usia maupun jenis kelamin. Biasanya, kutil muncul di bagian tubuh sekitar kuku, telapak kaki maupun tangan serta jari-jari. Ukuran kutil ini bisa mencapai diamater 1 cm. 

Kutil pada kulit muncul akibat infeksi virus Human Papillomavirus (HPV). Virus tersebut dapat merangsang produksi keratin meningkat lebih banyak dari yang dibutuhkan. Akibatnya, jumlah keratin pada kulit jadi menumpuk hingga membentuk kutil. 

Virus penyebab kutil ini bisa dengan mudah menular ketika Anda bersentuhan dengan orang yang terkontaminasi HPV. Seseorang juga bisa ketularan kutil apabila bersentuhan dengan benda-benda yang terkontaminasi virus HPV. 

Namun, tidak semua orang bisa dengan langsung tertular virus HPV karena ini tergantung kondisi imun masing-masing. Pada orang-orang yang memiliki sistem ketahanan tubuh yang kuat, tubuhnya tentu lebih mampu melindungi diri dari infeksi virus ini. Namun sebaliknya, apabila sistem kekebalan tubuh seseorang terbilang rendah, maka risiko tertular virus ini akan lebih tinggi. 

Baca Juga: Meski Mirip, Kenali 6 Bentuk dan Jenis Kutil Pada Tubuh

Kutil bisa diobati dengan penanganan yang tepat

Kutil memang bukanlah sesuatu yang berbahaya. Akan tetapi, memiliki kutil tetap menjadi alasan mengapa seseorang menjadi tidak percaya diri.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Sebagian kutil umumnya dapat hilang dengan sendirinya meskipun tidak diobati. Namun, cepat atau lambatnya proses menghilangkan kutil berbeda-beda karena ini tergantung dari sistem imunitas tubuh.

Untuk mengobati kutil, Anda bisa menggunakan salep atau plester yang mengandung asam salisilat. Zat ini mampu meluruhkan lapisan kutil dan menghancurkannya, sehingga kutil dapat hilang secara perlahan.

Supaya lebih aman, sebaiknya konsultasikan ke dokter bila tubuh Anda terdapat kutil yang muncul tiba-tiba. Dokter akan membantu meresepkan salep atau obat kutil yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagaimana cara mencegah kutil tumbuh di kulit?

Meskipun tidak terlalu berbahaya bagi tubuh, namun tetap saja tidak ada satu orang pun yang ingin tubuhnya ditumbuhi kutil. Oleh sebab itu, Anda juga perlu melakukan hal-hal pencegahan supaya kutil tidak muncul pada kulit, apalagi sampai menyebar.

Kunci utamanya adalah dengan mencegah penyebaran virus HPV, karena virus tersebutlah yang menjadi penyebab utama munculnya kutil. Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kutil pada kulit, antara lain:

  • Jangan pernah menyentuh kutil secara langsung, baik kutil yang ada di tubuh sendiri maupun orang lain. 
  • Jika dengan tanpa sengaja menyentuh kutil secara langsung, maka segera cuci tangan hingga bersih
  • Pastikan kebersihan tangan dan kaki, terutama saat hendak tidur. Jangan biarkan kaki dan tangan dalam kondisi basah dan lembab. 
  • Jangan pernah menghilangkan kutil secara paksa, misalnya dengan cara digaruk, dicongkel, maupun pemaksaan lainnya. Bukannya menghilangkan, hal ini justru dapat membuat kutil menyebar ke bagian tubuh yang lain. 
  • Berhati-hatilah jika ingin mencukur bulu pada bagian tubuh yang ada kutilnya, jangan sampai menimbulkan luka. Apabila terjadi luka, maka hal ini akan meningkatkan risiko untuk penyebaran virus. Selain itu, alat cukur juga dapat terkontaminasi virus HPV dan berisiko menularkan pada orang lain.
  • Jangan pernah berbagi perlengkapan pribadi kepada orang lain, khususnya bila Anda belum mengenal orang tersebut. Gunakan pakaian, gunting kuku, handuk, dan kaus kaki untuk kebutuhan sendiri. 
  • Tutupi plester anti air jika Anda ingin berenang. 
  • Saat berada di tempat yang lembab, gunakan alas kaki sehingga kaki tetap kering. 

Itulah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kutil tumbuh di kulit. Pastikan untuk selalu menjaga kesehatan kulit dan tingkatkan imunitas tubuh dengan menjalankan pola hidup sehat sehingga virus tidak mudah menyebar. 

Baca Juga: 9 Cara Mudah Menghilangkan Kutil di Leher yang Efektif dan Aman

12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Viral wart. DermNet NZ. (Accessed via: https://dermnetnz.org/topics/viral-wart/)
Warts: Types, Symptoms, Causes, Treatments & Prevention. Cleveland Clinic. (Accessed via: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15045-warts)
Warts - Wart Removal - Wart Freeze. American Academy of Family Physicians. (Accessed via: https://familydoctor.org/condition/warts/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app