Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Seks dan Hubungan

Berpelukan Bikin Awet Muda

Update terakhir: NOV 13, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 1.225.884 orang

Berpelukan Bikin Awet Muda

Berpelukan mungkin terdengar sepele namun memiliki manfat yang besar. Tidak ada hal yang lebih nikmat dibanding bermesraan dengan orang terkasih setelah seharian lelah bekerja. Berpelukan, berciuman, atau hanya saling membelai. Selain dapat membahagiakan hati, ternyata bermesraan seperti berpelukan juga menyehatkan dan dapat membuat Anda awet muda.

Sebuah penelitian dari University of California, Berkeley, mengungkapkan bahwa aktivitas bermesraan dapat mengaktifkan produksi hormon oksitosin atau hormon cinta. Hormon inilah yang bertanggungjawab terhadap perasaan hangat di hati Anda, sama seperti ketika ibu menyusui bayinya. Dan hormon ini jugalah  yang bisa membantu regenerasi sel-sel tubuh, termasuk sel-sel kulit Anda sehingga Anda terlihat lebih muda. 

Kesimpulan bahwa berpelukan bikin awet muda didapat setelah para peneliti mengujicoba dua kelompok tikus muda dan tua. Kelompok tikus tua memiliki level oksitosin lebih rendah dari yang muda. Mereka juga mengalami kerusakan otot karena usia. Kemudian, para peneliti menyuntikkan sejumlah hormon oksitosin ke kelompok tikus tua.

Setelah sembilan hari, peneliti mengevaluasi hasilnya dan membandingkannya dengan kelompok tikus muda. Terlihat, tikus-tikus tua yang disuntik hormon oksitosin mengalami pemulihan otot 80 persen lebih cepat dibanding yang tidak disuntik oksitosin. Tikus adalah hewan yang susunan sel dan metabolismenya paling mirip dengan manusia

Penelitian ini adalah penelitian awal. Para peneliti belum tahu berapa dosis oksitosin yang tepat untuk terapi anti-aging untuk manusia. Meski demikian, penelitian ini menerbitkan harapan untuk pengembangan terapi anti-aging di tahun-tahun mendatang. 

Penuaan sel-sel tubuh, bertanggung jawab terhadap beragam penyakit serius seperti Parkinson, dementia dan degenarasi makular.


Selain meremajakan sel, oksitosin juga ternyata juga bisa meningkatkan kepuasan seksual. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Archives of Sexual Behavior, mengungkapkan bahwa pasangan yang berpelukan dan berbincang intim setelah berhubungan intim mengaku memilik kehidupan seks yang indah dan memuaskan. 

Para peneliti melakukan dua studi. Studi pertama dilakukan terhadap 335 pria dan wanita. Mereka diminta  mengisi survei tentang kehidupan seks dan tingkat kepuasan mereka. Dari hasil survei itu disimpulkan, pemanasan dan durasi hubungan intim tidak memberi kepuasan sebesar aktivitas mesra yang dilakukan setelah hubungan intim selesai. Aktivitas mesra yang dimaksud adalah  membelai, mencium, dan memeluk pasangan.


Untuk studi kedua, peneliti meminta 101 pasangan mengisi kuesioner tentang kehidupan seks mereka sehari-hari, tingkat kasih sayang, dan kepuasan hubungan secara keseluruhan. "Pada hari-hari ketika pasangan menghabiskan lebih banyak waktu untuk menunjukkan kasih sayang pasca-seks, mereka mengaku merasakan  kepuasan yang lebih dengan kehidupan seks mereka dibanding ketika mereka hanya punya sedikit waktu untuk bermesraan pasca hubungan seks," kata Amy Muise, Ph.D., penulis utama studi dan doktor di University of Toronto.

Penelitian-penelitian ini membuktikan bahwa seks memang penting tapi bukan segalanya. Keakraban dan keintiman antarpasangan, itulah yang membuat suatu hubungan menjadi lebih bermakna dan lebih menyehatkan serta membuat sel-sel Anda awet muda. 

Ditinjau oleh: dr. Deffy Laksni Anggar Sari 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit