Beragam Alat Kontrasepsi Beserta Plus dan Minusnya

Dipublish tanggal: Jun 21, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Sep 2, 2019 Waktu baca: 2 menit
Beragam Alat Kontrasepsi Beserta Plus dan Minusnya

Jika Anda dan pasangan sedang merencanakan untuk mengatur jarak antara anak satu dan anak berikutnya, Anda tentu akan mempertimbangkan menggunakan alat kontrasepsi

Untuk dapat memutuskan dengan tepat jenis kontrasepsi mana yang ingin dipilih, berikut ini pilihan alat kontrasepsi beserta plus dan minusnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Kontrasepsi Alami

Selain menggunakan bantuan alat, Anda juga bisa menggunakan metode kontrasepsi alami untuk mengatur jarak kehamilan. Cara alami dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan kalender untuk mengetahui kapan waktu subur terjadi. Waktu subur sendiri adalah masa dimana wanita memiliki peluang hamil paling besar. Anda dapat mengetahui kapan waktu subur dengan metode kalender, melihat perubahan cairan vagina serta melihat perubahan suhu tubuh.

  • Kelebihan: 
    Tidak ada efek samping dan tidak perlu biaya.
  • Kekurangan:
    Harus mengurangi intensitas hubungan seksual spontan.
    Tetap memiliki peluang hamil terutama jika salah memperhitungkan kapan waktu subur.

Kondom Pria

Merupakan kondom yang digunakan di alat kelamin pria ketika berhubungan seksual untuk mencegah masuknya sperma ke dalam rahim wanita.

  • Kelebihan:
    Mudah diperoleh.
    Cenderung murah.
    Dapat melindungi dari penularan penyakit menular seksual.
  • Kekurangan:
    Ketika kondom tidak digunakan dengan benar maka memiliki tingkat kegagalan hingga 15%.
    Hanya bisa digunakan sekali pakai.

Pil KB

Pil KB merupakan jenis kontrasepsi yang mengandung kombinasi hormon progestin dan estrogen, maupun pil mini yang hanya mengandung hormon progesteron. Cara kerja pil ini dengan mencegah sel telur mengalami ovulasi maupun dengan mencegah sel telur yang telah dibuahi dapat menempel di rahim.

  • Kelebihan:
    Memiliki tingkat keberhasilan di atas 92%.
    Dapat membantu mengurangi rasa kram saat menstruasi.
  • Kekurangan:
    Wanita yang memiliki riwayat penyakit migraine, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hati, kanker payudara tidak diperbolehkan mengonsumsi.
    Tidak dapat melindungi penularan penyakit menular seksual.
    Pada beberapa wanita memiliki efek samping berupa pembekuan darah, payudara nyeri, meningkatkan tekanan darah, dan munculnya bercak darah di luar masa haid.

Suntik KB

Suntik KB merupakan suntik hormon yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Ada jenis suntik KB yang dapat mencegah kehamilan selama 1 bulan dan ada yang untuk 3 bulan.

  • Kelebihan:
    Memiliki tingkat keberhasilan tinggi dibanding pil KB yaitu di atas 97%.
    Tingkat keberhasilan pada suntik KB 1 bulan bahkan mencapai 99%
  • Kekurangan:
    Tidak melindungi dari penularan penyakit menular seksual.
    Cenderung lebih mahal.
    Anda perlu mengunjungi bidan atau dokter dengan rutin per bulan.
    Beberapa wanita yang memiliki riwayat sirosis hati, migraine, diabetes dan stroke tidak dianjurkan menggunakan suntik KB.

IUD (Intra Uterine Device)

IUD berupa plastik yang berbentuk huruf T yang berfungsi untuk menghadang sperma masuk ke dalam Rahim. IUD diletakkan di dalam Rahim. Terdapat dua jenis IUD yaitu tembaga dan IUD mengandung hormon. IUD hormon dapat bertahan hingga 5 tahun sementara IUD tembaga selama 10 tahun.

  • Kelebihan:
    Tahan lama.
    Tidak perlu perawatan rumit.
  • Kekurangan:
    IUD tembaga memiliki peluang menyebabkan menstruasi tidak lancar.
    Memiliki efek samping.
    Harganya mahal.
    Bisa lepas.

Spermisida

Merupakan produk berbentuk krim ataupun membrane yang memiliki bahan kimia yang dapat membunuh sperma. Krim ini digunakan di dalam vagina sebelum berhubungan seks.

  • Kelebihan:
    Relatif murah dan mudah.
  • Kekurangan:
    Tingkat keberhasilan hanya 70%.
    Dapat menyebabkan iritasi jika terlalu sering digunakan.
    Perlu digunakan 30 menit sebelum berhubungan seksual.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
The Pros and Cons of the Birth Control Pill. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/the-pill-pros-vs-cons-906927)
Impact of Contraceptive Education on Contraceptive Knowledge and Decision Making. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4532374/)
Birth Control Pros & Cons: Hormonal, Barrier, IUDs, Morning After. WebMD. (https://www.webmd.com/sex/birth-control/birth-control-options#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app