Benarkah Sabun Sirih Bagus untuk Membersihkan Vagina?

Dipublish tanggal: Mei 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Benarkah Sabun Sirih Bagus untuk Membersihkan Vagina?

Kebiasaan buruk yang sering kali tidak disadari hampir semua wanita yaitu penggunaan sabun sirih untuk mencuci vagina. Meskipun sabun sirih dapat digunakan untuk menghilangkan aroma tidak sedap pada bagian vagina, dapat membuat vagina lebih segar, namun dibalik kegunaannya tersebut ada bahaya yang sedang mengintai Anda.

Daya tarik wanita terhadap sabun sirih yaitu kegunaannya yang dapat menjadikan organ intim menjadi wangi dan lebih kesat, sehingga memberikan rasa percaya diri ketika sedang bercinta dengan pasangan. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Namun pada umumnya, vagina mengeluarkan bau khas adalah hal yang sangatlah wajar, dan Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal ini.

Jika Anda masih dilema, masih perlukah menggunakan sabun sirih atau tidak, Anda bisa mengetahui bahaya sabun sirih yang digunakan adalah salah, diantaranya yaitu:

1. Sabun sirih dapat menyebabkan serangan infeksi

Banyak wanita tidak mengetahui bahwa penggunaan sabun sirih dengan salah dan berlebihan sapat menimbulkan serangan infeksi pada bagian vagina. Infeksi dapat menyerang bagian vagina karena tidak adanya keseimbangan antara bakteri dengan pH. 

Oleh karena itu, jika Anda ingin menggunakan sabun sirih, gunakan dengan cara yang benar.

2. Sabun sirih dapat menimbulkan iritasi pada vagina

Penggunaan sabun sirih ketika vagina terluka dapat menimbulkan iritasi. Oleh karena itu, sabun sirih tidak dianjurkan vagina wanita yang memiliki luka pada area kewanitaan nya. Meskipun sabun sirih memiliki kandungan berupa antibakteri yang digunakan untuk melakukan pencegahan terhadap infeksi.

Namun sabun sirih tidak dianjurkan jika digunakan setiap hari. Sabun sirih hanya direkomendasikan untuk digunakan ketika sedang menstruasi atau sedang mengalami keputihan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

3. Sabun sirih dapat memperparah kulit yang sensitif

Kulit yang sensitif tidak disarankan untuk menggunakan sabun sirih. Hal ini dikarenakan sabun sirih memiliki kandungan berupa parfum. Kandungan parfum dalam sabun sirih inilah yang dapat mengiritasi kulit sensitif

Saran bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya Anda menggunakan sabun kewanitaan yang tidak memiliki kandungan parfum.

Apabila Anda sudah ketergantungan menggunakan sabun sirih karena rasa segar dan menghilangkan bau pada vagina, Anda bisa menggunakan sabun sirih asalkan menggunakannya dengan cara yang tepat. 

Berikut ini cara aman menggunakan sabun sirih:

  • Gunakan sabun pada saat Anda membutuhkan saja, misalnya ketika Anda mengalami keputihan atau pada saat Anda menstruasi. Sebaiknya jangan menggunakan sabun sirih setiap hari agar tidak memberikan dampak buruk pada vagina.
  • Gunakan sabun sirih pada bagian luar vagina saja, hindari penggunaan sabun sirih di bagian dalam vagina, karena hal ini dapat menimbulkan bahaya pada bagian vagina.
  •  Apabila Anda[W1]  ingin menjaga kebersihan vagina selama tidak keputihan atau saat tidak menstruasi, Anda cukup membersihkan vagina dengan air biasa dan hindarkan vagina dari kelembaban. Selain itu, hindari juga pakaian yang terlalu ketat, agar terhindarkan dari yang namanya iritasi.

Memang sebaiknya Anda menjauhi beberapa produk kewanitaan yang dapat memberikan efek samping di kemudian hari, termasuk penggunaan sabun sirih. 

Asalkan vagina memiliki bau khas dan normal, Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal ini. namun jika dirasa Anda memiliki bau yang tidak normal pada vagina dan mengalami keputihan, sebaiknya Anda mengkonsultasikan pada dokter.

Bahaya bisa mengancam Anda jika Anda terus menerus menggunakan sabun sirih. Cukup dengan menjaga kebersihan pada area kewanitaan, Anda aka terhindarkan dari yang namanya infeksi vagina maupun dari bahaya penyakit kelamin yang dapat menular.


15 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Feminine hygiene products: Are they safe?. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/325360.php#1)
The 10 Best Vagina Soaps - Vulvar Cleansers, According To Ob-Gyns. Women's Health. (https://www.womenshealthmag.com/health/g27614313/vagina-soap/)
5 Vagina-Friendly Cleansing Products That Gynecologists Don’t Hate. Healthline. (https://www.healthline.com/health/womens-health/vulva-vagina-products#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app