Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Kebiasaan Sehat

Bagaimana Mengatasi Kecanduan Pada Sabu?

Update terakhir: NOV 10, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.033.322 orang

Bagaimana Mengatasi Kecanduan Pada Sabu?

Bagi setiap orang yang pernah ataupun belum pernah menggunakan narkoba, tentunya sudah tidak asing lagi dengan jenis narkoba satu ini yaitu sabu sabu. Sabu sabu memang merupakan salah satu narkoba yang paling populer di Indonesia dan merupakan narkoba dengan peringkat kedua tertinggi yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Sabu sabu merupakan narkoba yang memiliki ciri dan bentuk putih seperti kristal, tidak memiliki bau dan juga tidak pahit. Sabu sabu juga merupakan narkoba yang diclaim memiliki tingkat kecanduan yang sangat tinggi dibanding jenis lainnya.

Iklan dari HonestDocs
Promo 11-11 Booking Klinik via HonestDocs!

Diskon 70%* untuk booking klinik via HonestDocs mulai dari medical check-up, kesehatan gigi, perawatan kecantikan, hingga fisioterapi. Cek di sini sekarang!

Internal ads

Lalu bagaimana cara seseorang dapat melepaskan diri dari jeratan narkoba jenis sabu sabu ini? Melalui artikel ini, kami akan sharing berbagai informasi dan tips mengenai cara efektif mengatasi diri dari kecanduan.

Cara efektif dalam mengatasi kecanduan pada Sabu

Pemakaian sabu sabu maupun berbagai jenis narkoba lainnya tentunya terlarang bagi setiap individu manusia karena jenis apapun narkoba yang sudah dikonsumsi oleh tubuh manusiia, maka akan sulit bagi orang tersebut untuk tidak merasakan kecanduan dan ingin selalu terus menerus mengkonsumsi narkoba termasuk sabu sabu.

Sabu sabu sendiri sebenarnya termasuk narkoba jenis methamphetamine yang menyebabkan ketagihan atau kecanduan tingkat tinggi dan dapat membawa efek samping bagi pemakainya seperti rasa depresi, cemas, paranoid, hingga gangguan otak baik sementara maupun permanen.

Untuk itu hendaklah jangan kamu mencoba narkoba walaupun hanya sedikit karena semua berawal dari yang namanya coba coba lalu akan menjadi pecandu aktif. Nah untuk kamu yang sudah mencoba dan kecanduan, bagaimana cara mengatasi keadaan candu tersebut.

Berikut ialah beberapa cara efektif yang dapat kamu coba untuk mengatasi keadaan candu pada sabu sabu:

1. Berniat sungguh sungguh untuk berhenti mengkonsumsi Sabu

Ya, semua harus diawali dengan niat yang bulat dan sungguh. Bila semua diawali dengan tidak niat, maka akan sulit tentunya dilanjutkan ke tahap berikutnya. Maka dengan itu sebaiknya bagi setiap pecandu sabu yang ingin berhenti mengkonsumsi sabu, sebaiknya memang memilki niat dari dalam hatinya sendiri tanpa adanya paksaan atau ancaman dari pihak lain sehingga akan mudah melalui tahap tahap berikutnya.

Iklan dari HonestDocs
Promo 11-11 Booking Klinik via HonestDocs!

Diskon 70%* untuk booking klinik via HonestDocs mulai dari medical check-up, kesehatan gigi, perawatan kecantikan, hingga fisioterapi. Cek di sini sekarang!

Internal ads

Kamu bisa membuat beberapa list atau daftar alasan mengapa kamu ingin berhenti mengkonsumsi sabu, atau apa saja hal hal negatif dan berbagai efek samping yang telah terjadi setelah kamu mengkonsumsi sabu baik efek samping pada tubuhmu ataupun pada kehidupan sosialmu sebagai penyemangatmu dalam mencoba berhenti mengkonsumsi sabu.

2. Stop berhubungan dengan mereka yang membawamu masuk ke dalam jerat Narkoba

Ini juga merupakan tahap sangat penting, yaitu menghapus semua contact baik nomor hp, chatting dan hubungan mu dengan orang orang ataupun teman teman yang membawa kamu masuk kedalam jerat palsu narkoba. Karena teman dan keluarga yang sungguh sungguh menyayangimu tentunya tak akan membawa kamu ke arah negatif.

3. Selalu buat diri kamu sibuk

Hal ini sangat penting yaitu selalu buat diri kamu merasa sibuk dan beraktifitas seharian, sehingga kamu tidak memiliki waktu kosong untuk memikirkan sabu dan narkoba. Kamu bisa mencari berbagai kerjaan, kegiatan bahkan hobi baru yang membawa dampak baik seperti berolahraga untuk membuat dirimu selalu sibuk. 

4. Carilah bantuan ke instansi atau teman terdekat

Bila kamu sudah mencoba 3 tahap diatas dan masih belum mampu move on dari jerat narkoba dan sabu, sebaiknya kamu segera mencari bantuan ke teman terdekat dan ceritakan masalahmu karena bagaimanapun kamu juga mahkluk sosial yang butuh teman untuk berbagi keluh kesan sehingga tekanan yang ada pada kamu tidak terasa sangat berat dan temanmu juga dapat menjadi penyemangat dan pengingatmu untuk tidak mengkonsumsi sabu lagi.

Selain itu pergilah ke dokter atau klub penyuluhan narkoba agar kamu bisa mendapat teman baru yang juga pernah mengalami kejadian serupa denganmu dan bisa berbagi pengalaman nya denganmu.

Dokter yang kamu temuipun tentunya akan sangat membantu kamu dan memberikan banyak saran medis untuk kamu dalam mengatasi kecanduanmu pada sabu. 

Iklan dari HonestDocs
Promo 11-11 Booking Klinik via HonestDocs!

Diskon 70%* untuk booking klinik via HonestDocs mulai dari medical check-up, kesehatan gigi, perawatan kecantikan, hingga fisioterapi. Cek di sini sekarang!

Internal ads

5. Kuatkan kembali imanmu

Ya, cara satu ini memang banyak dianggap klise bagi sebagian besar orang, namun cara ini juga merupakan tahap yang penting yaitu kembali lah untuk sembahyang, berdoa dan beribadah.

Sibukkan dirimu dengan kegiatan religius, ikuti berbagai kumpulan atau grup dengan dasar religi sehingga kamu akan dapat penguatan dari teman teman seagamamu.

Jangan lupa awal dari mengkonsumsi sabu umumnya dikarenakan banyaknya persoalan dalam hidupmu, maka serahkanlah segala masalah hidupmu pada Tuhan dan selalu berdoa untuk minta bantuanNya dalam melepaskan dirimu dalam jerat narkoba.

Semoga tips diatas dapat berguna untuk kamu yang sedang mengatasi diri dari kecanduan narkoba. Ingat untuk tidak iseng mencoba narkoba karena sekali coba maka kamu akan sulit keluar dari lingkaran hitam jerat narkoba. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit