Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Seks dan Hubungan

Benarkah Menabur Bedak Pada Vagina bisa Menyebabkan Kanker Ovarium?

Update terakhir: NOV 14, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 974.432 orang

Benarkah Menabur Bedak Pada Vagina bisa Menyebabkan Kanker Ovarium?

Bedak tabur atau talcum powder merupakan produk perawatan yang sudah sejak lama dikenal. Fungsi dari bedak tabur sebagai pengharum bayi agar kulitnya tetap kering. Selain itu juga bisa mencegah ruam

Belakangan ini banyak wanita yang menggunakan talc untuk menjaga vagina supaya wangi. Kebiasaan tersebut nyatanya mendapat tentangan dari para peneliti. Pakar kesehatan menyebutkan penggunaan produk tersebut bisa meningkatkan risiko kanker ovarium 20-30 persen.

Kenali Kandungan Kimia dalam Bedak Tabur

Banyak produk kosmetik yang menggunakan bedak tabur sebagai bahan utamanya. Misalnya saja bedak bayi, bedak badan, serta bedak wajah. Produk ini juga dimanfaatkan wanita untuk membuat vagina tetap kering, kesat, dan harum. Namun amankah pemakaian bedak tabur untuk vagina? Adakah bahaya yang ditimbulkan?

Bahan utama yang terkandung dalam bedak tabur berupa talcum. Bahan tersebut berwujud butiran halus dari proses pengeringan dan penggilingan mineral tanah liat talc. Kandungan mineral yang ada dalam talcum meliputi magnesium, asbes, serta silikon.

Para peneliti dari WHO menyimpulkan, talc bersifat karsinogenik bagi manusia. Asbes yang ada didalamnya bisa memicu kanker paru terutama bila terhirup. Inilah yang membuat bedak tabur tidak dianjurkan untuk dipakai terutama di area kewanitaan.

Bedak Tabur Penyebab Kanker Ovarium

Banyak merk bedak tabur yang menjamin bebas dari material asbestos. Namun faktanya, produk tersebut masih mengandung serat talcum yang butuh waktu lama untuk bisa larut. 

Jika Anda menaburkan bedak di daerah genital, butiran halusnya bisa terbawa masuk melalui vagina. Kemudian bahan tersebut akan masuk ke rahim dan mengalami penumpukan. Efek yang ditimbulkan berupa peradangan yang menyerupai dampak karsinogen kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bedak tabur di vagina cukup berisiko bagi wanita. Frekuensi pemakaian memang tidak mempengaruhi besar kecilnya risiko kanker. 

Meski hanya sekali, namun jika talc masuk kedalam tubuh, bahaya kanker ovarium tetap mengancam. Bahaya kanker ovarium akan semakin meningkat jika Anda menggunakan bedak tabur setiap harinya.

Tidak sedikit juga peneliti yang meragukan bahaya bedak tabur bagi vagina. Penelitian yang dilakukan hanya mengandalkan ingatan para responden. Sementara penelitian berdasarkan penggunaan talc selama bertahun-tahun sebelumnya. Itu artinya, penyebab kanker bisa berasal dari zat lainnya selain bedak.

Cara Menghindari Risiko Kanker Ovarium

Pemakaian bedak tabur memiliki cakupan yang sangat luas. Tidak hanya sebagai produk kosmetik, tapi juga dipakai untuk produk perawatan. Karena manfaatnya yang cukup besar, sangat penting rasanya bagi Anda untuk mempertimbangkan risikonya. 

Dampak buruk dari penggunaan talc masih menjadi perdebatan. Namun jika Anda ingin terhindar dari kanker ovarium, sebaiknya batasi paparan secara langsung. Jika ada cara lain untuk menjaga vagina agar tetap kering, hindari penggunaan talc.

Bedak tabur yang terbuat dari tepung jagung menjadi salah satu alternatif yang aman. Hingga saat ini belum ada bukti yang mengaitkan maizena dengan kanker. Apabila Anda tetap ingin menggunakan bedak tabur, sebaiknya pilih produk yang bahan utamanya tepung jagung.

Vagina lembap karena keputihan dan menstruasi memang membuat Anda tidak nyaman. Untuk mengatasinya, jangan gunakan bedak tabur sama sekali. Bersihkan saja vagina menggunakan air hangat untuk mengusir kuman dan bakteri

Lakukan hal tersebut secara teratur dua kali dalam sehari. Selain itu agar vagina tetap kering, hindari memakai celana yang ketat. Rajin-rajinlah mengganti pakaian dalam yang bersih. Dan bila perlu lepas pakaian dalam saat tidur agar area intim bisa leluasa bernafas.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit