Bahaya Rokok bagi Kesehatan Mulut

Tahukah Anda, merokok juga menimbulkan berbagai masalah kesehatan mulut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko penyakit mulut periodontal yang lebih tinggi dibandingkan dengan non perokok.
Dipublish tanggal: Jun 21, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Agu 30, 2019 Waktu baca: 2 menit
Bahaya Rokok bagi Kesehatan Mulut

Sudah ada banyak penelitian mengenai dampak rokok bagi kesehatan tubuh. Dimana, keseluruhan dampak tersebut berbahaya bagi tubuh perokok maupun orang-orang disekitarnya. 

Bahkan, peringatan mengenai bahaya rokok telah dicantumkan pada bungkus rokok itu sendiri bahwa kebiasaan merokok dapat menyebabkan risiko serangan jantung, stroke, kanker paru-paru, masalah kehamilan, hingga impotensi

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Lebih parahnya, bagi wanita hamil yang merokok dapat menyebabkan bayi lahir dalam keadaan prematur.

Tahukah Anda, merokok juga menimbulkan berbagai masalah kesehatan mulut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko penyakit mulut periodontal yang lebih tinggi dibandingkan dengan non perokok. 

Nah, berikut ini adalah beberapa bahaya rokok bagi kesehatan mulut perokok yang perlu diwaspadai.

Gigi kotor

Salah satu dampak dari rokok bagi kesehatan mulut adalah menimbulkan gigi kotor. Hal tersebut diakibatkan oleh kandungan nikotin dalam rokok yang meninggalkan noda pada gigi sehingga terjadi perubahan warna gigi secara keseluruhan. 

Cobalah amati warna gigi perokok aktif yang ada disekitar Anda. Pasti kebanyakan dari mereka memiliki gigi yang sudah putih berseri lagi.

Kerusakan gigi

Perokok akan meninggalkan banyak plak gigi di mulut. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan akar gigi menjadi rusak.

Iklan dari HonestDocs
Beli Antidot via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 17

Penyakit gusi

Aktivitas merokok dan kandungan tembakau akan mengganggu sistem fungsi normal pada sel jaringan gusi perokok. Hal ini menyebabkan perokok lebih rentan mengalami periodontitis atau penyakit gusi. 

Tahukah Anda, penyakit ini memberikan peluang pada bakteri untuk dapat masuk ke dalam jaringan sehingga merusak jaringan lunak maupun tulang penyangga pada gigi.

Gigi rontok

Pada akhirnya, ketika penyakit periodontal Anda semakin parah, kemungkinan besar akan mengalami kerusakan tulang penyangga gigi hingga menyebabkan gigi rontok.

Kanker mulut

Dampak terburuk dari aktivitas merokok dan tembakau akan meningkatkan risiko terkena kanker mulut.

Bau mulut

Dampak lain dari kebiasaan merokok adalah menimbulkan bau mulut khas rokok. Tak hanya itu, merokok juga menyebabkan masalah mulut lainnya seperti mulut menjadi kering dan nafas bau. Bau inilah yang disebabkan oleh kandungan rokok berupa tar dan nikotin yang mengendap dalam rongga mulut.

Mengingat rokok menyebabkan bau mulut, maka banyak orang menyarankan bagi perokok untuk lebih sering berkumur dan gosok gigi. Nah, apakah hal tersebut benar?

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Ketika seseorang merokok, maka akan mengalami kerusakan pada organ-organ dalam mulut mulai dari gigi, gusi, dan lainnya. Untuk itu, perokok memerlukan perawatan ekstra pada bagian gigi dan gusi. 

Bahkan, perokok disarankan untuk memeriksakan diri pada dokter gigi untuk kesehatan mulut dan gigi secara keseluruhan.

Namun, menurut drg Sri Angky, perawatan mulut dan gigi tidak akan memperbaiki kerusakan akibat kebiasaan merokok. Maka, tidak heran jika perokok disarankan untuk lebih sering berkumur maupun sikat gigi, terutama sebelum tidur saat malam hari. 

Lebih lanjut, Sri Angky menuturkan bahwa akan lebih mudah merawat kesehatan mulut dan gigi ketika seseorang tersebut tidak merokok sama sekali. Anda pun tak perlu merisaukan apakah frekuensi sikat gigi sudah sering atau belum.

Pada intinya, disarankan untuk tidak merokok jika Anda tidak ingin mengalami masalah kesehatan mulut. Namun, jika Anda masih dalam tahap proses berhenti dari merokok, disarankan untuk sikat gigi dua kali sehari atau tiga kali sehari dan berkumur dua kali sehari. 

Sri Angky juga mengingatkan perokok untuk pergi ke dokter gigi guna pemeriksaan rongga mulut untuk mencegah penyakit lebih serius terjadi.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tobacco and oral health: the role of the World Health Organization. World Health Organization (WHO). (https://www.who.int/oral_health/publications/ohpd01/en/)
Awan, Kamran. (2011). Effects of tobacco use on oral health - an overview. Annal Dent Univ Malaya.. 18. 18-23. 10.22452/adum.vol18no1.3.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/235623329_Effects_of_tobacco_use_on_oral_health_-_an_overview)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app