Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Makanan dan Diet Sehat

Apakah Diet Soda Lebih Sehat

Update terakhir: SEP 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 835.415 orang

Diet soda adalah minuman yang cukup populer di seluruh dunia, terutama di kalangan orang-orang yang ingin mengurangi asupan kalori atau gula. Bukannya gula, soda mengandung pemanis buatan seperti aspartam, cyclamate, saccharin, acesulfame-k atau sucralose. 

Hampir semua makanan pemanis gula di pasaran memiliki versi ringan atau diet seperi Diet Coke, Coke Zero, Pepsi Max, Sprite Zero, dan sebagainya. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Diet soda awalnya diperkenalkan pada tahun 1950 untuk orang-orang yang memiliki diabetes meskipun pada selanjutnya dujual kepada orang-orang yang ingin mengontrol berat badannya atau mengurangi asupan gula mereka. Daripada bebas gula dan kalori, efek kesehatan minuman diet dan pemanis buatan masih kontroversial.

Diet soda tidak bernutrisi

Diet soda mengandung air terkarbonasi, pemanis buatan atau alami, pewarna, rasa dan zat aditif makanan lainnya. Diet soda biasanya memiliki kalori yang sedikit hingga tidak ada kalori sama sekali dan tidak memiliki nutrisi yang signifikan. 

Namun, tidak semua soda menggunakan pemanis buatan memiliki kalori yang rendah atau bebas gula. Beberapa menggunakan gula dan pemansi bersamaan. Berikut adalah bahan diet soda yang umum:

  • Air terkarbonasi: Sparkling water bisa ditemukan alami ada di alam, kebanyakan soda dibuat dengan melarutkan karbon dioksida ke dalam air bertekanan.
  • Pemanis: hal ini termasuk pemanis buatan yang umum, seperti aspartam, sakarin, sukralosa atau pemanis herbal seperti Stevia yang 200 hingga 13000 kali lebih manis daripada gula biasa
  • Asam: beberapa asam seperti asam sitrus, malik dan fosforik, ditambahkan untuk menambah kesegaran soda. Asam ini dihubungkan dengan erosi enamel gigi.
  • Pewarna: warna yang umum digunakan adalah karotenoid, anthocyanin, dan karamel
  • Rasa: banyak jenis jus atau perasa buatan yang digunakan pada diet soda, termasuk buah-buahan, beri, herbal dan kola.
  • Pengawet: untuk membuat diet soda lebih bertahan lama di supermarket. Biasanya digunakan pengawet potassium benzoate.
  • Vitamin dan mineral: beberapa minuman softdrink diet menambah vitamin dan mineral untuk memasarkan produk mereka yang lebih sehat dengan tanpa kalori
  • Kafein: seperti soda reguler, kebanyakan diet soda mengandung kafein. Dalam satu kaleng diet soda mengandung 46 mg kafein dan Diet Pepsi mengandung 34 mg.

Efeknya pada penurunan berat badan

Karena diet soda biasanya bebas kalori, merupakan hal yang lumrah untuk mengasumsikan bahwa diet soda dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, penelitian menyarankan solusi ini mungkin tidak seutuhnya benar.

Beberapa studi observasional menemukan bahwa penggunaan pemanis buatan dan meminum terlalu banyak diet soda dihubungkan dengan peningkatan obesitas dan sindrom metabolik.

Peneliti telah menemukan bahwa diet soda dapat meningkatkan nafsu makan dengan menstimulasi hormon lapar, mengganti reseptor rasa manis dan memicu respon dopamin pada otak

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Karena softdrink diet tidak memiliki kalori, respons tersebut dapat menyebabkan keinginan untuk makan makanan yang manis atau padat kalori, yang menyebabkan peningkatan berat badan. Namun, bukti dari kasus ini tidak konsisten pada studi manusia.

Teori lain menunjukkan bahwa hubungan diet soda kepada peningkatan berat badan dapat dijelaskan oleh orang yang memiliki kebiasaan makan jelek akan meminum lebih banyak diet soda. Peningkatan berat badan yang dirasakan mungin disebabkan oleh kebiasaan diet ini, bukan diet soda.

Satu studi melakukan penelitian kepada orang-orang berat badan berlebih untuk meminum 24 ounce diet soda atau air per hari dalam setahun. Pada akhir penelitian, grup diet soda mengalami penurunan berat badan dengan rata-rata 6,21 kg dibandingkan orang-orang pada grup air dengan rata-rata 2,5 kg.

Namun, untuk menambah kebingunannya, terdapat bukti yang bias pada literatur sains. Studi yang dilakukan pada pemanis buatan industri telah menunjukkan keluaran yang menguntungkan dibandingkan studi non-industri, yang mungkin perlu digali lagi validitasnya.

Kesimpulannya, penelitian kualitas tinggi diperlukan untuk menentukan efek diet soda yang sebenarnya pada penurunan berat badan.

Apakah Anda harus meminum diet soda?

Penelitian pada diet soda telah menghasilkan banyak bukti yang bertentangan. Satu bukti untuk informasi yang bertentangan ini adalah karena penelitian bersifat observasional. 

Hal ini berarti penelitian melihat trens, tetapi terdapat informasi yang kurang mengenai apakah mengonsumsi diet soda adalah penyebab atau secara sederhana berasosisasi dengan penyebab yang nyata.

Meskipun begitu, satu hal yang pasti adalah diet soda tidak memberi tambahan nutrisi pada diet Anda. Jika Anda mencari pengganti soda untuk diet Anda, pilihan lain akan lebih baik daripada diet soda. Lain kali, cobalah susu, kopi, teh herbal atau teh hitam, atau air infusi buah-buahan.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit