8 Jenis Penyakit Karena Terlalu Sering Duduk

Dipublish tanggal: Jun 19, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
8 Jenis Penyakit Karena Terlalu Sering Duduk

Terlalu lama duduk ternyata dapat mengundang beberapa jenis penyakit yang akan mengganggu kesehatan dan kenyamanan Anda. Salah satu orang yang sering kali menghabiskan banyak waktu dengan duduk yaitu para pekerja kantoran. 

Berjam-jam berada di tempat duduk dan di depan komputer tidak hanya menimbulkan gangguan sakit pada pinggul atau mata saja.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Simak 8 jenis penyakit akibat terlalu banyak duduk seperti berikut ini:

Penyakit diabetes karena energi yang terhambat

Posisi duduk yang terlalu lama akan menghambat energi dalam tubuh, karena proses insulin yang telah diubah menjadi gula darah

Jika hal ini terus terjadi, maka tubuh tidak memiliki kemampuan untuk merespons insulin, sehingga gula dalam darah menjadi meningkat dan menimbulkan penyakit diabetes. Sebaiknya diimbangi dengan gerakan lain agar tubuh tidak selalu dalam posisi duduk.

Berat badan akan mengalami kenaikan tanpa disadari

Terlalu lama duduk juga akan memicu berat badan yang semakin bertambah tanpa sadari. Hal ini dikarenakan selama duduk, banyak orang yang menyadari sudah berapa banyak makanan yang masuk ke dalam mulutnya. Untuk mengatasi berat badan yang semakin naik, Anda bisa mengimbangi nya dengan olahraga secara rutin.

Sakit punggung akibat posisi duduk yang tidak benar

Duduk dengan posisi yang salah dapat memicu rasa sakit pada bagian punggung. Kesalahan dalam posisi duduk inilah yang akan menjadikan otot pada bagian belakang bekerja menjadi lebih keras untuk menahan posisi tubuh. Jika otot terus dipaksa untuk bekerja dengan keras, maka akan menimbulkan kelelahan dan berdampak pada peradangan.

Otot semakin melemah

Ketika Anda sudah berjam-jam berada di tempat duduk, Anda akan merasakan ketegangan pada otot punggung saat beranjak berdiri. Akan tetapi saat kembali duduk, Anda akan merasakan bagian otot yang melemah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Apabila Anda tidak ingin otot semakin melemah, jangan habiskan waktu Anda untuk duduk meskipun tuntutan kerja yang harus Anda jalankan.

Aliran darah yang lebih lambat, sehingga menimbulkan darah tinggi

Saat posisi tubuh Anda sudah berjam-jam duduk, maka hal ini akan berdampak pada bagian aliran darah yang berjalan menjadi lebih lambat. Jika hal ini terus terjadi, maka akan menjadikan otot tidak dapat membakar kalori, termasuk lemak. 

Apabila hal ini dibiarkan terus menerus, makan lemak akan menumpuk dan pembuluh darah akan tersumbat dan menimbulkan gangguan pada jantung.

Kekuatan otak yang semakin melemah

Bekerja di depan komputer tentunya membutuhkan otak untuk berfikir. Namun jika tubuh terlalu lama duduk hingga jam-jam tidak hanya dapat mengundang ke 5 penyakit seperti di atas saja. akan tetapi hal ini bisa membuat kekuatan otak menjadi melemah.

Nyeri pada leher dan tulang belakang

Rasa nyeri bagian leher dan punggung sering kali dirasakan bagi Anda yang menghabiskan banyak waktu untuk duduk. Anda bisa melakukan senam di tempat, menggeleng-gelengkan kepala dan menyandarkan tulang belakang ke kursi.

Kanker akibat pertumbuhan sel tidak normal

Kemunculan penyakit kanker yang disebabkan terlalu banyak duduk yaitu kanker usus besar, payudara, kanker leher, kanker kepala da kanker paru-paru. Untuk mengatasinya, sebaiknya kurangi jam duduk Anda.

itulah 8 sumber penyakit yang disebabkan karena Anda terlalu sering duduk, untuk itu Anda harus mengimbangi tubuh Anda selama berada di kantor agar tidak terus menerus dalam posisi duduk. 

Cara yang bisa Anda lakukan yaitu misalnya seperti berjalan-jalan sebentar kurang lebihnya 5 menit, menenangkan pikiran, tangan dan tubuh untuk tidak selalu menatap komputer.

7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Why we should sit less. NHS (National Health Service). (Accessed via: https://www.nhs.uk/live-well/exercise/why-sitting-too-much-is-bad-for-us/)
Daneshmandi, H., Choobineh, A., Ghaem, H., & Karimi, M. (2017). Adverse Effects of Prolonged Sitting Behavior on the General Health of Office Workers. Journal of lifestyle medicine, 7(2), 69–75. https://doi.org/10.15280/jlm.2017.7.2.69. National Center for Biotechnology Information. (Accessed via: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5618737/)
The dangers of sitting. Harvard Health. (Accessed via: https://www.health.harvard.edu/pain/the-dangers-of-sitting)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app