6 Cara Jitu Menjaga Kesehatan Otak di Sepanjang Usia

Dipublish tanggal: Jul 2, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 20, 2019 Waktu baca: 3 menit
6 Cara Jitu Menjaga Kesehatan Otak di Sepanjang Usia

Otak adalah bagian paling vital dalam tubuh manusia yang bertugas untuk mengatur segala fungsi organ tubuh lainnya. Seiring bertambahnya usia, fungsi otak akan mengalami penurunan sehingga seseorang bisa mudah lupa ketika berusia lanjut. Namun, Anda tak perlu khawatir sebab ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan otak sejak dini sampai nanti. Bagaimana caranya?

Cara menjaga kesehatan otak di sepanjang usia

Faktanya, manusia hanya memakai 10% dari total kemampuan sel otak yang dimiliki. Angka ini sudah mencakup fungsi kognitif, nalar, perpikir, dan IQ manusia.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Oleh karena itulah, peningkatan pemakaian sel otak sangat mungkin di lakukan dengan berbagai cara maupun terapi. Nah, kita dapat mempertahankan dan mengoptimalkan fungsi otak dengan cara menjaga kesehatannya.

Menjaga kesehatan otak memiliki banyak manfaat. Otak yang sehat dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik, meningkatkan konsentrasi, mengurangi stress, hingga menyeimbangkan hormon tubuh.

Tak hanya itu, memiliki otak yang sehat dan prima juga dapat membantu menurunkan risiko demensia, penyakit yang rentan pada orang lanjut usia. Nah, untuk mengindari hal-hal tersebut, Anda dapat melakukan berbagai cara untuk menjaga kesehatan otak seperti berikut ini:

1. Olahraga otak

Olahraga otak bisa Anda lakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan bermain musik, membaca buku, hingga kegiatan sederhana seperti mengisi teka-teki silang.

Semua aktivitas tersebut tanpa disadari dapat membantu meningkatkan kerja otak. Semakin aktif otak, maka hal ini dapat menurunkan risiko demensia. 

Anda juga bisa belajar bahasa asing atau mengerjakan soal matematika yang dapat meningkatkan nalar dan daya ingat. Dengan begitu, otak Anda akan sehat meskipun usia terus bertambah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

2. Melakukan aktivitas fisik

Tidak hanya menyehatkan badan, melakukan aktivitas fisik seperti fitness atau senam aerobik ternyata juga dapat membantu menjaga kesehatan otak, lho! Pasalnya, gerakan senam yang enerjik dapat meningkatkan kemampuan nalar, kognitif, dan massa otak.

Di samping itu, olahraga juga dapat memperlancar aliran darah, menurunkan stres, dan mengendalikan hormon sehingga suasana hati jadi lebih baik. Sebaiknya, lakukan olahraga sebanyak 3-5 kali seminggu selama 30 menit untuk menjaga kesehatan otak.

3. Penuhi kebutuhan nutrisi otak

Kunci penting untuk menjaga kesehatan otak juga berasal dari asupan yang Anda makan setiap hari. Dengan nutrisi yang cukup dan seimbang, otak akan mampu menjalankan fungsinya dengan optimal. 

Perbanyak asupan makanan yang kaya asam lemak omega-3, seperti ikan sarden atau ikan salmon, ke dalam menu Anda setiap hari. Hal ini karena asam lemak omega-3 berperan penting untuk mengoptimalkan fungsi otak, mencegah peradangan otak, serta menurunkan kolesterol

Jangan lupa seimbangkan juga dengan memperbanyak sayuran, buah, dan kacang-kacangan. Jenis-jenis makanan tersebut tak hanya mengandung vitamin dan mineral, tapi juga antioksidan yang mampu melindungi otak dari bahaya radikal bebas.

Memakan sayuran, buah, dan kacang juga dapat mengurangi zat homosisein yang merupakan zat penyebab demensia. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

Baca Selengkapnya: Makanan yang Mengandung Nutrisi Terbaik untuk Otak

4. Istirahat yang cukup

Setelah seharian belajar di sekolah atau bekerja, segera istirahatkan otak Anda sejenak. Hal ini sangat penting untuk menjaga fungsi otak agar tidak bekerja terlalu keras setiap hari. 

Istirahat yang cukup akan membuat tubuh lebih fit dan tidak mudah sakit. Ini juga akan membuat memori otak tetap terlindungi, menjaga daya fokus, dan meningkatkan kemampuan kognitif.

5. Kurangi kafein dan alkohol

Alkohol dapat menekan sistem saraf pusat dan membuat sel-sel otak menjadi rusak. Akibatnya, Anda bisa kehilangan memori sekaligus penurunan kemampuan kognitif akibat keseringan minum alkohol.

Tak hanya itu, sebaiknya batasi juga asupan makanan atau minuman yang mengandung kafein karena tidak baik untuk kesehatan otak. Kafein dapat meningkatkan serangan panik dan masalah psikologis lainnya seperti skizofrenia dan perilaku obsesif.

6. Hindari asap rokok

Bagi Anda yang masih punya kebiasaan merokok hingga saat ini, baiknya segera hentikan demi menjaga kesehatan otak Anda. Zat-zat racun dalam rokok tak hanya membunuh paru-paru Anda secara perlahan, tapi juga mengganggu bagian otak yang penting bernama korteks.

Korteks adalah bagian otak yang berperan penting terhadap kemampuan berpikir, bahasa, mengingat, hingga persepsi. Asap rokok diam-diam dapat menipiskan lapisan korteks dan meningkatkan risiko penyakit otak, seperti aneurisma dan demensia. Bila Anda ingin terus menjaga kesehatan otak, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok mulai dari sekarang.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Daya Ingat Agar Tak Mudah Lupa

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to keep your brain healthy as you age. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/319343)
12 ways to keep your brain young. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/12-ways-to-keep-your-brain-young)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app