Makanan dan Diet Sehat

10 Makanan Yang Tepat Untuk Pemulihan Tubuh Saat Diare

Dipublish tanggal: Mar 7, 2019 Update terakhir: Feb 11, 2020 Waktu baca: 3 menit
10 Makanan Yang Tepat Untuk Pemulihan Tubuh Saat Diare

Semua orang pasti pernah mengalami diare atau dalam bahasa awam lebih dikenal sebagai mencret. Tubuh menjadi lesu karena kekurangan cairan, garam serta elektrolit dan kehilangan nafsu makan. Makanan jenis apakah yang baik untuk tubuh saat kita mengalami diare, yang bisa dengan cepat mendukung tubuh untuk kembali sehat?

Diare adalah kondisi dimana tubuh mengeluarkan tinja berbentuk encer dengan frekuensi lebih sering dari biasanya. Umumnya diare terjadi karena konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh bakteri, virus atau parasit.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Walaupun pada umumnya diare berlangsung hanya beberapa hari, dalam beberapa kasus tertentu diare dapat berlangsung sampai berminggu-minggu.

Secara prinsip, saat diare tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan sehingga hal ini menyebabkan defisit cairan pada tubuh, oleh karena itu penderita diare membutuhkan tambahan masukkan cairan dan garam serta elektrolit lainnya.

Selain itu mengistirahatkan pencernaan dengan mengkonsumsi makanan rendah serat, tidak pedas, berasa netral dan cenderung lunak yang mudah dicerna tubuh akan sangat membantu pemulihan tubuh dari diare.

1. Pisang

Si kuning yang mudah ditemukan di mana-mana ini sangat baik untuk pemulihan tubuh dari diare.  Pisang bersifat lunak, mudah dicerna, relatif mengenyangkan dan mengandung banyak kalium, salah satu garam elektrolit tubuh yang penting untuk mengembalikan tenaga.

2. Nasi Putih

Makanan pokok orang Indonesia ini mengandung banyak karbohidrat dan mudah dicerna. Selain itu sifatnya yang mudah menyerap cairan dapat membantu memadatkan kotoran/tinja saat diare.

Tetapi perlu untuk diingat agar menghindari konsumsi nasi dengan makanan-makanan yang pedas, berminyak, bersantan ataupun mengandung banyak susu.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

3. Roti Tawar, Pasta, Kue

Sama seperti nasi, tiga sekawan ini mudah dicerna dan mengandung banyak karbohidrat. Pilihlah roti tawar biasa yang mengandung lebih sedikit serat dan hindari menambahkan saus-saus pedas dan berminyak pada pasta ataupun terlalu banyak mentega pada roti dan kue.

4. Kentang Tumbuk

Membuat kentang tumbuk sangat mudah. Kamu bisa membuatnya dengan cara mengukus, memasak menggunakan microwave ataupun dengan merebus kentang.

Jangan lupa untuk mengupasnya dan tidak memakan kulitnya. Kentang tumbuk dengan sedikit garam sangat baik karena mudah dicerna dan mengandung banyak kalium.

5. Ayam atau Ikan Tim atau Panggang

Ayam dan ikan adalah jenis daging yang relatif mudah dicerna dan merupakan sumber protein yang kaya. Hindarilah bumbu-bumbu pedas dan terlalu berminyak saat memasak.

6. Yoghurt

Kebanyakan produk susu sebaiknya dihindari saat diare. Bila diare disebabkan oleh alergi atau intoleransi terhadap susu dan produk susu, maka tidak disarankan sama sekali untuk mengkonsumsinya.

Dalam keadaan lainnya, yoghurt bisa sangat bermanfaat. Yoghurt umumnya mengandung kuman baik Lactobacillus acidophilus atau Bifidobacterium bifidum yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan usus kita.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Berfungsi melindungi sistem pencernaan & memperbaiki fungsi normal saluran pencernaan saat diare, konstipasi, dan penggunaan antibiotika jangka panjang pada bayi, anak-anak ataupun dewasa. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Untuk menghindari penumpukan gas dalam perut, pilihlah yoghurt yang tidak banyak mengandung kadar gula yang tinggi ataupun pemanis buatan.

7. Kaldu Ayam

Kaldu ayam asli mengandung banyak zat gizi, mudah dicerna dan mengembalikan elektrolit tubuh yang hilang pada saat diare. Tapi ingat ya, kaldu ayam asli!

8. Oatmeal

Makanan sarapan yang satu ini mengandung serat yang mudah larut sehingga nyaman di perut. Saat diare kombinasikan oatmeal dengan pisang dan yoghurt untuk mendapatkan manfaat ketiganya sekaligus.

9. Sayuran

Sayuran mengandung banyak zat gizi yang bermanfaat terutama pada saat diare. Wortel, bit, buncis dan zucchini yang dikupas dan dimasak bisa menjadi pilihan yang baik.

Sebaliknya hindarilah sayuran yang menyebabkan penimbunan gas dalam perut dan sulit dicerna seperti brokoli, kembang kol, paprika, kacang polong, sayuran berdaun hijau dan jagung.

10. Minuman Elektrolit dan Cemilan Mengandung Garam

Keduanya bisa dengan cepat menggantikan kehilangan garam dan elektrolit lainnya. Ketika kehilangan nafsu makan, konsumsi porsi kecil dari cemilan-cemilan mengandung garam (pretzel dan keripik kentang) dapat menjadi alternatif sementara dalam keadaan tubuh lemas saat diare.

Pada umumnya tubuh akan pulih kembali dari diare dengan asupan cairan yang cukup dan penyesuaian asupan makanan yang baik. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter bila keluhan kamu menetap lebih dari 3 hari dan tidak ada perbaikan. Selamat mencoba!

33 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Feldman M, et al. Diarrhea. In: Sleisenger and Fordtran's Gastrointestinal and Liver Disease: Pathophysiology, Diagnosis, Management. 10th ed. Philadelphia, Pa.: Saunders Elsevier; 2016. https://www.clinicalkey.com.
Sartor RB. Probiotics for gastrointestinal diseases. http://www.uptodate.com/home.
Wash your hands. Centers for Disease Control and Prevention. http://www.cdc.gov/Features/HandWashing.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app