Vagina Kering? Atasi Masalah Ini dengan Konsumsi Makanan Berikut

Dipublish tanggal: Jun 13, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Vagina Kering? Atasi Masalah Ini dengan Konsumsi Makanan Berikut

Kondisi vagina yang cenderung kering konon merupakan hal biasa apabila menyerang wanita yang memasuki fase menopause. Sayangnya, vagina yang kering ini tidak selalu menyerang wanita menopause karena bisa juga terjadi pada wanita muda. 

Penyebab vagina yang kering ini bisa dari beberapa hal, seperti gaya hidup, masalah kesehatan, dan juga penggunaan produk pewangi vagina.

Ketika vagina mengalami kekeringan, bukan hanya Anda yang tidak nyaman, namun juga pasangan menjadi tidak menikmati hubungan seksual kalian. Vagina yang kering ini disebabkan vagina kehilangan kelembaban sebab kadar hormone estrogen telah berkurang. 

Ada beberapa makanan yang bisa mengembalikan kelembaban vagina Anda atau lebih ampuh dijadikan sebagai pencegahan vagina kering.

Di bawah ini akan diuraikan apa saja jenis makanan yang baik untuk menjaga kesehatan vagina. Penasaran? Berikut daftar makanannya:

Kedelai

Makanan pertama yang ditengarai bisa mengatasi masalah kering pada vagina adalah kedelai. Kedelai ini mengandung bentuk sintetis dari hormone estrogen berupa fitoestrogen. 

Di samping itu kandungan lainnya dalam kedelai adalah isoflavon, protein, kalsium, asam folat, asam lemak omega 3, vitamin, zat besi, dan mineral lain yang dibutuhkan tubuh. Kedelai berperan sebagai pelumas alami untuk vagina.

Biji Rami

Makanan berikutnya yang dapat mencegah kekeringan berlebih pada vagina adalah biji rami. Biji rami, di samping memiliki peranan penting untuk pelumas alami vagina, juga berperan sebagai makanan pencegah kanker dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. 

 Kandungan biji rami sendiri memiliki fitoestrogen dan asam lemak omega 3 yang bagus untuk melembabkan area vagina Anda.

Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Makanan ketiga yang bisa mengatasi masalah vagina kering adalah kacang-kacangan serta biji-bijian. Kacang dan biji-bijian mengandung asam lemak esensial, nutrisi, dan juga kaya akan vitamin E

Semua kandungan sangat baik untuk mengatur keseimbangan hormone dan menjaga kelembaban vagina. Adapun jenis kacang dan biji-bijian yang bagus adalah almond, polong, kenari, biji bunga matahari.

Ikan

Makanan lainnya yang memiliki manfaat penting untuk menjaga kelembaban vagina adalah ikan. Ikan memiliki kandungan asam lemak omega 3 serta minyak esensial yang bermanfaat untuk tubuh. 

 Berbagai ikan, seperti salmon, tuna, ikan cod, dan berbagai ikan spesies air dingin lainnya dianggap paling baik untuk vagina. Sensasi panas dan gatal ketika vagina kering bisa diatasi dengan berbagai ikan tersebut.

Apel

Konsumsi buah apel 1 sampai 2 buah per harinya juga bisa menjauhkan Anda dari ancaman vagina yang kekeringan serta kemungkinan terjadinya rasa gatal berlebih pada vagina. 

Penelitian yang dilakukan oleh Archives of Gynecology and Obstetrics mengungkapkan bahwa wanita yang sehari mengonsumsi 1 sampai 2 buah apel memiliki sistem pelumas alami bagus di vaginanya. Di samping itu performa seksual wanita tersebut juga jauh lebih baik daripada yang tidak pernah mengkonsumsi apel sama sekali.

Vagina yang kering tentu menjadi masalah penting yang harus segera diatasi. Jika ingin cepat sebenarnya Anda bisa saja menggunakan krim atau produk lainnya yang dijual di apotek. 

Namun, jika ingin bersabar dan menghadirkan efek sangat lama dari kelembaban vagina, Anda bisa saja menggunakan cara alami. Memang membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasilnya. Namun, segala jenis penanganan yang alami tentu jauh lebih menjanjikan daripada yang tidak alami.

Penting juga menjadi catatan bagi Anda untuk melakukan perawatan intensif terhadap area vagina sebab di sanalah aset penting tersimpan. Di samping sebagai alat seksual, vagina juga menjadi alat reproduksi bagi wanita.


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel selanjutnya
Cara Meningkatkan Kepadatan Tulang
Cara Meningkatkan Kepadatan Tulang

Kepadatan tulang dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti nutrisi, olahraga, usia, jenis kelamin, hormon, dan lain-lain. Berikut ini ada beberapa cara untuk meningkatkan kepadatan tulang :

Buka di app