Tips Memilih Roti yang Menyehatkan

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Tips Memilih Roti yang Menyehatkan

Roti merupakan salah satu dari sekian banyak pilihan karbohidrat yang sering dijadikan makanan penambah energi saat sarapan. Namun, banyaknya bahan pengawet yang terdeteksi dari setangkup roti mau tidak mau membuat Anda yang rutin mengonsumsinya jadi khawatir juga akan dampak negatif dari konsumsi roti. Padahal, Anda berharap konsumsi roti bisa membantu membuat Anda lebih sehat.

Tips Memilih Roti yang Sehat

Agar konsumsi roti Anda setiap harinya menjadi lebih menyehatkan, Anda harus memulai dengan membeli roti dengan kualitas terbaik dan asupan nutrisi menyehatkan yang diperlukan tubuh. Berikut tips-tips dan panduan dalam memilih roti yang sehat untuk Anda konsumsi. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

1. Pilih yang 100%

Maksudnya adalah, cari jenis roti yang memiliki kandungan gandum 100%, dan bukan hanya sekadar dilabeli “whole wheat” maupun “dibuat dari gandum penuh”. Carilah label kemasan roti yang bertuliskan 100% roti gandum dan jangan konsumsi yang tidak berlabel demikian. Jika memang benar roti gandum mengandung 100% gandum, maka bahan utama dan pertama yang ada di daftar bahan adalah whole-wheat flour atau tepung gandum 100%.

Roti yang mengandung bahan gandum utuh 100% baik bagi kesehatan Anda karena rendah lemak dan bebas kolesterol, mengandung 10% hingga 15% protein dan banyak mengandung serat, zat tepung resistan, mineral, vitamin, antioksidan, phytochemicals dan phytoestrogen atau estrogen nabati. Dengan nutrisi-nutrisi tersebut, konsumsi roti akan semakin menyehatkan dan melindungi dari penyakit jantung, stroke, diabetes, obesitas dan jenis-jenis kanker.

2. Waspada kandungan sodiumnya

Kebanyakan roti yang beredar dijual memiliki dosis sodium yang ditambahkan demi membantu mengontrol aktivitas ragi roti dan untuk penyedap rasa. Jika Anda mengonsumsi tiga helai roti gandum utuh dalam sehari, dan satu helai rotinya saja sudah mengandung sekitar 200 miligram sodium, artinya Anda sudah mengonsumsi 600 miligram sodium dari total asupan harian sodium yang direkomendasikan bagi tubuh. Meski terlihat sedikit, namun jumlah ini sudah mencapai sepertiga dari asupan rekomendasi harian jika Anda berusaha mengonsumsi sodium tidak lebih dari 1,800 miligram per harinya.

3. Ukuran penyajian roti juga berpengaruh

Lihatlah label kemasan roti dan cek saran penyajiannya serta ukuran setiap helai potongan rotinya. Hal ini dapat berbeda-beda antara satu merek roti dengan merek lainnya. Batasi dan bagi jadi dua helai roti yang Anda konsumsi agar Anda tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang terlalu banyak.

4. Label diet atau “light” alias berbahan baku yang ringan tidak menjamin kandungan yang menyehatkan dalam roti

Banyak sekali brand roti yang menawarkan kandungan kalori yang lebih rendah dan melabeli diri dengan kata “light” dalam kemasan rotinya. Seringkali, hal ini berarti roti tersebut memiliki ukuran penyajian yang lebih kecil dan produknya sudah ditambahkan serat ekstra. Tetap pilih roti yang memiliki kandungan 100% gandum utuh daripada roti yang dikurangi asupan kalorinya saja.

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Is bread healthy? 3 good-for-you varieties to try. Well+Good. (https://www.wellandgood.com/good-food/is-bread-healthy/)
Healthiest Type of Bread - What is the Healthiest Bread?. Runner's World. (https://www.runnersworld.com/nutrition-weight-loss/g29191939/healthiest-bread/)
Bread: Is it good or bad for you?. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/295235)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app