6 Tips Jitu Agar Tidak Cepat Mabuk Saat Minum Alkohol

Dipublish tanggal: Mar 8, 2019 Update terakhir: Jan 28, 2022 Tinjau pada Agu 20, 2019 Waktu baca: 3 menit
6 Tips Jitu Agar Tidak Cepat Mabuk Saat Minum Alkohol

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Agar tidak cepat mabuk, minumlah air putih sebelum minum alkohol karena air dapat membantu penyerapan dan pemecahan alkohol;
  • Hindari minum jenis alkohol berbeda dalam waktu kurang dari 2 jam. Bila tidak memungkinkan, minumlah air putih terlebih dahulu sebelum mengganti jenis alkohol yang akan diminum;
  • Sediakan camilan kaya serat, protein, dan lemak baik seperti kacang-kacangan dan buah-buahan untuk mengalihkan perhatian dan membuat Anda cepat kenyang;
  • Hindari melampiaskan perasaan sedih atau stres dengan minum alkohol karena Anda justru akan semakin banyak minum dan cepat mabuk;
  • Klik untuk membeli paket hangover breaker shot dengan harga bersahabat dan dokter berpengalaman melalui HDmall;
  • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan paket kesehatan yang Anda butuhkan.

Banyak akibat yang diberikan minuman berakohol. Bukan cuma sekadar sensasi mabuk kepayang, efeknya untuk kesehatan pun tidak bagus. Mulai dari menyebabkan kerusakan hati, diabetes, sampai kanker. Supaya lebih aman dan tidak sampai mabuk hingga mengganggu konsentrasi, adakah yang bisa dilakukan?

Sekilas tentang minuman beralkohol

Alkohol dihasilkan dari fermentasi  produk alami seperti biji-bijian, buah, atau sayuran yang diberikan ragi atau bakteri untuk mengubah gula menjadi alkohol. Dalam bidang kesehatan, alkohol umumnya digunakan sebagai obat penenang atau antiseptik.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Konsumsi alkohol dalam jumlah kecil sebetulnya dapat memberikan manfaat, seperti membantu menghilangkan rasa cemas dan memberikan rasa santai. Hal ini dikarenakan alkohol berfungsi sebagai anti depresan yang mampu memperlambat fungsi sistem saraf pusat.

Karena hal tersebut diatas, alkohol saat ini umum ditemukan saat acara berkumpul untuk memberikan rasa rileks dan santai. Namun, jika tidak dikonsumsi dengan baik atau melebihi batas, minum alkohol dapat memabukkan dan berujung pada perubahan emosi dan tindakan seseorang.

Tips supaya tidak cepat mabuk saat minum alkohol

Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Sama seperti saat Anda minum terlalu banyak alkohol yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Nah, sebelum konsumsi minuman berakohol, cek tips supaya tidak cepat mabuk berikut ini agar tidak berujung pada tindakan-tindakan yang kurang diinginkan:

1. Perbanyak minum air putih

Meski sedang minum alkohol, pastikan untuk memperbanyak minum air putih secara bersamaan. Pasalnya, air terbukti dapat membantu penyerapan dan pemecahan alkohol. Alangkah lebih baik lagi jika kamu meminum air putih terlebih dahulu sebelum kamu mengkonsumsi minuman beralkohol berikutnya.

Sama seperti kafein, alkohol memiliki sifat deuretik yang bisa membuat Anda lebih sering buang air kecil. Oleh karena itu, minum air putih akan membantu mencegah kekurangan cairan akibat minum alkohol. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

2. Minum satu jenis alkohol saja

Minuman berakohol memiliki banyak jenis, mulai dari bir, vodka sampai wine. Setiap jenisnya memiliki kandungan yang berbeda-beda. 

Agar tidak cepat mabuk, hindari konsumsi semua jenis minuman berakohol secara bersamaan. Selain itu, Anda juga disarankan untuk menghindari minum jenis alkohol berbeda dalam waktu kurang dari 2 jam. Namun, bila tidak memungkinkan, minumlah air putih terlebih dahulu sebelum mengganti jenis alkohol yang akan diminum.

3. Campur dengan soda atau air

Apabila kamu meminum alkohol berkadar tinggi, campurkan minuman tersebut dengan soda, air putih, atau es batu supaya tidak cepat mabuk. Perlu diperhatikan bahwa soda yang dimaksud bukanlah soda yang rasanya manis.

Jika Anda mencampur minuman beralkohol dengan minuman manis, hal ini akan membuat Anda minum lebih banyak dengan cepat. Alhasil, jumlah alkohol yang masuk ke dalam tubuh tentu juga akan semakin banyak dan membuat Anda gampang mabuk.

Baca juga: Cara Gampang Menghitung Kadar Alkohol Dalam Darah

4. Tambahkan makanan ringan

Memang tidak lengkap rasanya jika terdapat minuman tanpa didampingi dengan camilan alias makanan ringan. Nah, kebiasaan ini justru bagus dilakukan saat Anda hendak minum alkohol.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Hal ini karena camilan yang tersedia dapat mengalihkan konsentrasi dan memberikan rasa kenyang. Pilihlah makanan ringan yang kaya serat, protein, dan lemak baik seperti kacang-kacangan dan buah-buahan.

5. Jangan biarkan perut kosong

Memakan makanan lengkap gizi sangat disarankan karena kandungan lemak, protein, dan gula dalam makanan membantu memperlambat proses alkohol dalam darah.

6. Hindari mengkonsumsi minuman saat kamu merasa sedih atau stres

Alkohol memiliki efek anti depresan yang memberikan rasa rileks saat meminumnya. Namun, kalau Anda sedang sedih atau stres, sebaiknya hindari melampiaskannya dengan minum alkohol karena Anda justru akan semakin banyak minum dan cepat mabuk.

Konsumsi alkohol secukupnya bukanlah suatu masalah besar, asalkan tidak sampai membuat ketergantungan. Batasi konsumsi alkohol harian supaya Anda tidak kecanduan bahkan mengarah pada perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Minum dengan kesadaran akan efek alkohol pada kesehatan merupakan kuncinya.

Baca juga: Mengonsumsi Alkohol? Patuhi Beberapa Aturan Berikut

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app