Temiral Salep Mata: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Mei 21, 2020 Tinjau pada Jul 28, 2019 Waktu baca: 2 menit

Temiral salep mata adalah obat yang digunakan untuk mengobati keratitis herpes simplex. Temiral salep mata mengandung acyclovir, obat yang termasuk sebagai antivirus.

Berikut ini adalah informasi lengkap obat temiral salep mata yang penting diketahui sebelum menggunakannya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

pabrik

Sanbe Farma

golongan

Harus dengan resep dokter

kemasan

Temiral salep mata dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

kandungan

tiap kemasan temiral salep mata mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Acyclovir adalah obat anti virus yang digunakan untuk mengobati infeksi herpes simpelx, herpes zoster, dan campak. Acyclovir bekerja dengan cara menghambat sistesis DNA dan replikasi virus. Khusus sediaan salep mata, hanya digunakan untuk herpes simplex pada mata.

Indikasi

Kegunaan temiral salep mata (acyclovir) adalah untuk hal-hal berikut :

Kontraindikasi

  • Jangan digunakan untuk penderita yang mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap  acyclovir dan valasiclovir.

Efek Samping

Berikut adalah beberapa efek samping temiral salep mata (acyclovir) yang mungkin terjadi :

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku
  • Efek samping yang sering dilaporkan akibat pemakaian obat ini adalah rasa seperti terbakar, keratopati, biefarritis, dan konjungtivitas..

Penggunaan untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan acyclovir kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :

penelitian pada reproduksi hewan tidak  menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Obat ini bisa digunakan dengan aman oleh wanita hamil. Namun tetap harus memperhatikan dosis yang dianjurkan.

Interaksi obat

Acyclovir yang digunakan secara topikal belum diketahui memiliki interaksi dengan obat lainnya. sedangkan jika digunakan secara sistemik, misalnya acyclovir tablet atau intravena, terjadi interaksi sebagai berikut :

  • Obat-obat agen nefrotoksik meningkatkan resiko terjadinya gangguan ginjal dan potensi terjadinya efek samping pada sistem saraf pusat.
  • Obat golongan siklosporin meningkatkan efek nefrotoksisitas.
  • Probenesid menurunkan ekskresi acyclovir sehingga meningkatkan konsentrasinya di dalam plasma.
  • mikrofenolat meningkatkan kadar acyclovir dalam plasma.

Dosis Temiral salep mata

Berikut adalah dosis temiral salep mata (acyclovir) yang lazim digunakan :

  • Oleskan salep ini 5 x sehari setiap 4 jam, tanpa dosis malam.
  • pengobatan dilanjutkan hingga 3 hari setelah sembuh.

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat temiral salep mata harus sesuai dengan yang dianjurkan.


16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
ASIKLOVIR. Pusat Informasi Obat Nasional (PIO Nas). (http://pionas.pom.go.id/monografi/asiklovir)
Uchoa UBC, Rezende RA, Carrasco MA, Rapuano CJ, Laibson PR, Cohen EJ. Long-term Acyclovir Use to Prevent Recurrent Ocular Herpes Simplex Virus Infection. Arch Ophthalmol. 2003;121(12):1702–1704. doi:10.1001/archopht.121.12.1702. JAMA Network. (https://jamanetwork.com/journals/jamaophthalmology/fullarticle/415931)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app