Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. VINA SETIAWAN

Resesi Gusi - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: SEP 13, 2019 Tinjau pada SEP 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 953.994 orang

Resesi gusi merupakan kondisi yang sering ditemui dimana permukaan akar gigi yang terpapar akibat penurunan atau hilangnya jaringan gusi ke bawah sampai permukaan akar gigi.

Resesi gigi sering membuat penderita merasa peka terhadap makanan dingin karena kontak langsung rangsangan panas ke akar gigi. Jaringan gusi yang tipis dan lembut sangat mudah mengalami trauma, karena itu  metode dan perawatan gigi dan gusi yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga lapisan gusi tetap terjaga.  

Penyebab Resesi Gigi

Resesi Gigi sering disebabkan karena penggunaan sikat gigi yang kurang tepat. Pemilihan sikat yang tepat sangat perlu diperhatikan karena tekstur gusi yang tipis dan mudah mengalami trauma diperlukan sikat yang tipis dan fleksibel agar tidak melukai permukaan gusi.

Cara menyikat gigi dan penggunaan cairan obat kumur yang terlalu agresif juga dapat menimbulkan resesi. Menyikat gigi yang terlalu kencang akan merusak permukaan gusi.

Selain itu, Abnormalitas Gigi yang kurang rapi juga menjadi salah saat penyebab. Posisi gigi yang tidak sejajar, naik turun, miring atau bertabrakan akan mengurangi kebersihan gigi karena sisa makanan sulit dibersihkan sehingga sangat mudah menimbulkan karies  dan memicu terjadinya resesi.

Resesi gusi juga dapat ditimbulkan akibat kebiasaan menggeretakan gigi, selain itu kebiasaan tersebut dapat menyebabkan pola pembentukan gigi yang tidak rapi.

Penyakit Periodontik lain juga dapat menimbulkan resesi karena rusaknya jaringan gusi. Para peneliti juga berpendapat bahwa terapi ortodontik dan konsumsi tobako juga dapat memperburuk penipisan gusi.

Gejala Resesi Gusi

Gejala awal yang sering timbul dan dirasakan pada kasus Resesi Gusi sebagai berikut :

  • Hipersensitivitas Gusi
    Kepekaan terhadap rangsangan suhu dan kimia. Rasa ngilu akan muncul saat mengonsumsi makanan dingin seperti es krim atau air dingin.

  • Penurunan Gusi
    Permukaan gusi akan terlihat menurun karena terjadi penipisan pada jaringan gusi. Gigi akan terlihat lebih panjang dari biasanya.

  • Munculnya akar gigi
    Akar gigi dapat terlihat jika timbul resesi yang berat.

  • Perubahan warna gigi

  • Muncul Karies

  • Gusi bengkak
    pendarahan saat menyikat gigi

Gejala ini muncul bila resesi diikuti dengan inflamasi pada gusi (Gingivitis). 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Pengobatan Resesi Gigi  

Resesi gigi perlu penanganan dan pengobatan oleh dokter gigi atau dokter gigi spesialis agar terhindar dari komplikasi yang buruk yang dapat merusak akar gigi. Dokter akan melakukan teknik Gingival Grafting atau Gingival Flap Procedure.

Gingival Grafting atau Gum Tissue Grafting merupakan teknik bedah cangkok gusi dengan menggunakan jaringan ikat dari langit-langit mulut kemudian dijahit mengelilingi sekitar akar lalu menutup permukaan akar gigi yang mengalami resesi.

Teknik ini juga dibutuhkan pada penderita yang memiliki gusi tipis sehingga memerlukan jaringan tambahan untuk mempertebal lapisan gusi dan menjaga agar akar gigi tidak terpapar.

Setelah operasi dilakukan, dokter gigi akan memberikan petunjuk khusus mengenai perawatan paska operasi dengan memberikan obat kumur khusus untuk mengontrol penyembuhan dan pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi.

Pada metode Gingival Flap, dokter  akan melakukan operasi perbaikan jaringan atau luka dengan melakukan sayatan (insisi) untuk memberikan jalan masuk ke struktur tulang atau gusi sekitar gigi.

Bentuk dan posisi  insisi dilakukan secara hati-hati untuk menghindari sayatan pembuluh darah dan saraf-saraf kecil di sekitar gusi saat membentuk flap sehingga memudahkan menutupnya kembali agar menjamin penyembuhan luka operasi lebih sempurna.  

Pencegahan Resisi Gusi  

Dokter gigi selalu menyarankan untuk melakukan perawatan gigi minimal 6 bulan sekali untuk menjaga higienitas dan menghindari infeksi dan kondisi buruk yang serius.

Beberapa pencegahan sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah Resisi Gusi yaitu :

  • Pemilihan sikat gigi yang tepat
    Gunakan sikat gigi dengan ujung lembut sehingga untuk meminimalisasi luka pada gusi dan mampu membersihkan sela-sela gigi yang sulit dicapai.

  • Memilih pasta gigi yang tepat
    Pasta gigi berfungsi membersihkan gigi secara maksimal dan membasmi bakteri yang menyebabkan resesi gusi. Dokter gigi menyarankan untuk menggunakan pasta gigi dengan RDA dibawah 70 untuk mengurangi pengikisan gigi.
  • Gunakan pasta gigi yang mengandung  fluorida dan hindari pasta gigi yang mengandung peroksida karena akan merusak gigi.
  • Metode sikat gigi yang benar   
    Selain sikat yang lembut, cara menyikat yang benar harus diperhatikan agar terhindar dari luka gusi dan erosi pada enamel gigi. Sikat gigi anda dengan lembut dengan gerakan melingkar dan tekanan yang ringan. Jangan lupa membersihkan lidah anda karena bakteri juga hidup di lidah.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit