Rasa Panas Pada Kulit: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Apr 6, 2019 Update terakhir: Feb 28, 2020 Tinjau pada Agu 8, 2019 Waktu baca: 3 menit

Ketika kulit terasa panas saat disentuh, hal ini berarti suhu tubuh lebih tinggi daripada suhu normal. Terkadang kulit seseorang terasa panas saat disentuh karena sedang sakit. Hal ini mungkin disebabkan suhu tubuh seseorang sedang menyesuaikan dengan suhu lingkungannya.

Penting untuk menentukan jika seseorang mengalami kenaikan suhu tubuh yang disebabkan oleh demam. Jika sedang demam, hal ini dapat ditangani dengan cairan dan obat anti radang yang dijual bebas di apotek.

Seperti acetaminophen atau ibuprofen. Aspirin sebaiknya tidak digunakan untuk mengobati sakit yang diakibatkan oleh panas di lingkungan.

Kasus lainnya dapat terjadi dehidrasi. Seseorang yang sangat muda, sangat tua dan kegemukan khususnya rawan mengalami dehidrasi. Penting untuk memastikan mereka minum cukup cairan selama sehari.

Mereka seharusnya juga dilindungi dari suhu lingkungan yang sangat panas. Kelelahan karena panas merupakan kondisi darurat yangdapat mengakibatkan dehidrasi ekstrim dan kekurangan garam atau mineral.

Penyebab rasa panas pada kulit

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab rasa panas pada kulit, antara lain:

  • Infeksi
  • Suhu lingkungan cukup tinggi, sebagian merupakan kombinasi dengan kelembaban tinggi
  • Tidak minum cukup cairan yang disebut dengan dehidrasi
  • Olahraga
  • Menggunakan pakaian yang terlalu tebal
  • Mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol
  • Obat-obatan seperti antikolinergik (obat saraf) , diuretik (pil air) , fenotiezin, dan neuroleptic (obat penyakit jiwa)
  • Intoksikasi alkohol
  • Radang usus buntu
  • Diverticulitis (peradangan pada kantong pada usus)
  • Masalah pada kelenjar keringat
  • Cacar air
  • Kelelahan
  • Heat stroke, atau paparan sinar matahari yang terlalu kuat menyebaban luka bakar
  • Arthritis rematoid
  • Sepsis (kuman di dalam peredaran darah)
  • Luka bakar

Cara mengatasi rasa panas pada kulit

Selama olahraga, direkomendasikan untuk minum 1 gelas cairan setiap 20 menit. Jika Anda merasa kepanasan karena lingkungan atau latihan, jaga tubuh tetap dingin dan meneduhlah di tempat yang sejuk. Gunakan kain basah dingin dan tempelkan pada kulit.   

Tempatkan kompres dingin pada pangkal paha, leher dan ketiak untuk membantu menurunkan suhu tubuh. Sediakan cairan dingin cukup sering ketika seseorang dapat menoleransi.

Minuman olahraga menggantikan cairan, sama seperti elektrolit, yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi. Air, es batu dan es krim juga bekerja cukup baik. Hal penting adalah menjaga seseorang terhidrasi dengan cairan bagaimanapun caranya.

Kapan harus ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami gejala berikut:

  • Kehilangan kesadaran
  • Kebingungan, lesu, atau mengigau
  • Mengalami disorientasi atau mengalami kejang-kejang
  • Bernafas lebih cepat atau memiliki detak jantung yang lebih cepat
  • Kondisi seseorang memburuk
  • Mual atau muntah
  • Kelemahan salah satu tubuh
  • Nyeri kepala hebat
  • Muntah dan tidak dapat minum cairan atau nutrisi yang adekuat
  • Kulit membentuk cubitan ketika dicubit dan tidak kembali ke bentuk normal
  • Suhu melebihi 39 derajat Celsius.

Kenapa seseorang bisa dehidrasi?

Dehidrasi terjadi ketika Anda menggunakan atau kehilangan cairan lebih banyak daripada yang Anda minum dan tubuh Anda tidak memiliki cukup air dan cairan lain untuk membawa fungsi normalnya. Jika Anda tidak mengganti cairan yang hilang, Anda akan mengalami dehidrasi.

Setiap orang mungkin mengalami dehidrasi, namun kondisi ini khususnya berbahaya untuk anak-anak atau orang berusia lanjut. Penyebab paling sering dari dehidrasi pada anak-anak yaitu diare berat dan muntah.

Orang yang lebih tua biasanya memiliki volume air lebih sedikit di dalam tubuh mereka dan mungkin memiliki kondisi atau mengkonsumsi obat-obatan yang meningkatkan resiko dehidrasi.

Hal ini berarti bahwa bahkan sakit ringan, seperti infeksi mempengaruhi paru-paru atau kandung kemih, dapat mengakibatkan dehidrasi pada orang yang lebih tua.

Dehidrasi dapat juga terjadi pada kelompok usia berapapun jika Anda tidak meminum cukup air selama suhu panas, khususnya jika Anda sedang berlatih dengan keras. Anda biasanya dapat mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang dengan minum cukup cairan, namun dehidrasi berat memerlukan penanganan medis segera.

Cedera panas dan kelelahan panas

Terdapat beberapa jenis cedera panas, bervariasi mulai dari kram panas ringan hingga heat stroke yang mengancam jiwa. KOndisi ini biasa dirasakan pada saat cuaca ekstrim ketika harus beraktivitas diluar.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sakit panas selama berlatih atau kompetisi merupakan penyebab dari kematian dan cedera diantara atlit sekolah tinggi di Amerika. Semakin banyak orang-orang berlatih ketika kondisi hangat, langkah pencegahan harus diambil.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Hot, dry skin: Common Related Symptoms and Medical Conditions. WebMD Symptom Checker. (https://symptomchecker.webmd.com/single-symptom?symptom=hot,-dry-skin&symid=314)
My Skin Feels Hot to Touch. Healthline. (https://www.healthline.com/health/feels-hot-to-touch)
Why Do I Feel So Hot? Gallery: Things that Make You Feel Hot. WebMD. (https://www.webmd.com/a-to-z-guides/ss/slideshow-why-always-hot)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app