GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI

Pyrimethamine: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Dipublish tanggal: Nov 2, 2020 Update terakhir: Nov 2, 2020 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Pyrimethamine adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit malaria serta mengobati toxoplasmosis
  • Penggunaan obat Pyrimethamine untuk mencegah malaria pada orang dewasa dapat diberikan dengan dosis 25 mg 1 kali seminggu
  • Sejumlah efek samping obat Pyrimethamine yang umum terjadi adalah mual atau muntah, sakit perut, dan kehilangan nafsu makan
  • Obat Pyrimethamine tersedia dalam kemasan tablet 25 mg yang bisa dibeli dengan menggunakan resep dokter
  • Beberapa merk obat yang tersedia di pasaran dan memiliki kandungan Pyrimethamine adalah Primet dan Daraprim
  • Klik untuk mendapatkan Primet dengan kandungan pyrimethamine atau obat antibiotik lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Pyrimethamine adalah obat anti infeksi atau anti parasit yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit malaria serta mengobati toxoplasmosis yang disebabkan oleh infeksi parasit Toxoplasma. Pyrimethamine tersedia dalam kemasan tablet yang bisa dibeli dengan menggunakan resep dokter. Beberapa merk obat yang mengandung Pyrimethamine adalah Primet dan Daraprim. 

Mengenai Pyrimethamine

Golongan

Obat resep 

Kemasan

Tablet 25 mg

Kandungan

Pyrimethamine 

Manfaat Pyrimethamine

Obat Pyrimethamine yang digunakan untuk mengobati dan meredakan penyakit:

  • Malaria
  • Toksoplasmosis

Pyrimethamine bertujuan untuk membunuh parasit dengan cara menghambat penggunaan asam folat oleh parasit dalam berkembang atau membentuk parasit baru. Obat Pyrimethamine ini biasanya digunakan bersamaan dengan obat lain, seperti sulfonamide yang bermanfaat untuk mengatasi infeksi parasit pada tubuh, termasuk pada otak maupun mata serta membantu mencegah terjadinya infeksi toxoplasmosis pada penderita HIV.

Dosis Pyrimethamine

Obat Pyrimethamine boleh digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa tetapi penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dokter. Dosis Pyrimethamine bisa berbeda-beda pada setiap pasien dan bergantung pada usia, tingkat keparahan penyakit, serta indikasi penggunaan. 

Dosis umum Pyrimethamine yang biasanya direkomendasikan berupa:

Pyrimethamine untuk mencegah malaria

  • Orang dewasa: 25 mg (1 tablet), 1 kali seminggu
  • Anak-anak usia 4 tahun ke bawah: 6,25 mg (1/4 tablet), 1 kali seminggu
  • Anak-anak usia 4-10 tahun: 12,5 mg (1/2 tablet), 1 kali seminggu

Pyrimethamine untuk mengobati malaria

  • Orang dewasa: 50 mg, diminum selama 2 hari bersamaan dengan sulfonamide 
  • Anak-anak usia 4-10 tahun: 25 mg, diminum selama 2 hari 

Pyrimethamine untuk mengobati toksoplasmosis

  • Orang dewasa: 50–75 mg per hari, dikombinasikan dengan 1-4 gr sulfadiazine (dosis dapat dilanjutkan selama 1-3 minggu)
  • Anak-anak: 1 mg/kgBB per hari dengan 2 dosis terbagi selama 2-4 hari (dapat dilanjutkan dengan pengurangan dosis selama 4 minggu kemudian)

Penggunaan obat Pyrimethamine umumnya dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau diminum setelah makan untuk mengurangi efek mual dan muntah serta dianjurkan minum air putih lebih banyak untuk mencegah risiko masalah ginjal. Oleh karena itu, ikuti petunjuk dokter selama menggunakan obat Pyrimethamine.

Hindari pula mengonsumsi obat di luar petunjuk penggunaan seperti menambah dosis, baik lebih banyak atau lebih lama dari yang telah ditentukan. Karena hal tersebut tidak akan mempercepat proses penyembuhan, justru dapat meningkatkan risiko efek samping obat.

Efek samping Pyrimethamine

Sama seperti obat lain, Pyrimethamine juga berpotensi menimbulkan masalah efek samping. Beberapa efek samping ringan yang umum terjadi, di antaranya:

  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Kehilangan nafsu makan

Jika mengalami tanda-tanda reaksi alergi, seperti gatal, sulit bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, ataupun tenggorokan, serta efek samping lain yang tidak terdaftar di atas, langsung hentikan penggunaan obat Pyrimethamine dan segera konsultasikan dengan dokter.

Interaksi obat

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi jika digunakan bersamaan dengan obat Pyrimethamine karena akan mengubah cara kerja obat dan meningkatkan risiko efek samping. Oleh karena itu, hindari penggunaan Pyrimethamine bersamaan dengan obat berikut:

  • Obat lorazepam, penicillamine, sulfa (seperti sulfamethoxazole)
  • Obat penurun kadar folat (seperti fenitoin, trimetoprim)
  • Obat penurun jumlah darah (seperti proguanil, zidovudine)
  • Obat kemoterapi (seperti methotrexate, daunorubicin, cytosine)

Perhatian

Sebelum mengonsumsi obat Pyrimethamine, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut:

  • Hindari mengonsumsi Pyrimethamine jika memiliki riwayat alergi atau hipersensitif terhadap kandungan obat
  • Hindari mengemudi atau melakukan sesuatu yang membutuhkan konsentrasi tinggi saat menggunakan Pyrimethamine 
  • Dilarang mengonsumsi minuman beralkohol selama pengobatan dengan Oxomemazine karena dapat meningkatkan efek samping
  • Ibu hamil ataupun ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat Pyrimethamine 
  • Penderita gangguan fungsi hati dan ginjal sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan Pyrimethamine
  • Penderita epilepsi, anemia megaloblastik, trombositopenia, dan leukopenia juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Pyrimethamine

Artikel terkait:


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app