Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Kanker Serviiks - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: NOV 10, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 1.320.948 orang

Selain hal- hal diatas ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi HPV seperti :
• Pemberian vaksin HPV
• Melakukan pengecekan PAP SMEAR/Tes HPV secara berkala
• Penggunaan kondom dapat menurunkan resiko terinfeksi HPV
• Setia pada satu pasangan/ tidak berganti-ganti partner seksual
Kapan Waktu Yang Tepat Melakukan Vaksin HPV?
1. Anak-anak perlu mendapat vaksin HPV sejak usia 11 tahun
Para ahli mengatakan bahwa semakin muda seseorang mendapatkan vaksin ini, tingkat efektivitas kerja vaksin ini akan semakin tinggi. Anak perempuan disarankan mendapatkan vaksin ini mulai usia 11 tahun. Pada laki-laki, vaksin ini bisa diberikan mulai usia 11 tahun hingga 26 tahun. 
2. Vaksin HPV harus didapat sebelum mulai aktif secara seksual
Vaksin HPV paling ideal diberikan pada mereka yang belum aktif secara seksual karena penularan virus ini terjadi melalui kontak seksual. Semua orang dewasa yang aktif secara seksual yang belum pernah mendapatkan vaksin HPV sebaiknya divaksinasi.

Selain hal- hal diatas ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi HPV seperti :
• Pemberian vaksin HPV
• Melakukan pengecekan PAP SMEAR/Tes HPV secara berkala
• Penggunaan kondom dapat menurunkan resiko terinfeksi HPV
• Setia pada satu pasangan/ tidak berganti-ganti partner seksual
Kapan Waktu Yang Tepat Melakukan Vaksin HPV?
1. Anak-anak perlu mendapat vaksin HPV sejak usia 11 tahun
Para ahli mengatakan bahwa semakin muda seseorang mendapatkan vaksin ini, tingkat efektivitas kerja vaksin ini akan semakin tinggi. Anak perempuan disarankan mendapatkan vaksin ini mulai usia 11 tahun. Pada laki-laki, vaksin ini bisa diberikan mulai usia 11 tahun hingga 26 tahun. 
2. Vaksin HPV harus didapat sebelum mulai aktif secara seksual
Vaksin HPV paling ideal diberikan pada mereka yang belum aktif secara seksual karena penularan virus ini terjadi melalui kontak seksual. Semua orang dewasa yang aktif secara seksual yang belum pernah mendapatkan vaksin HPV sebaiknya divaksinasi.

Iklan dari HonestDocs
Promo 11-11 Booking Klinik via HonestDocs!

Diskon 70%* untuk booking klinik via HonestDocs mulai dari medical check-up, kesehatan gigi, perawatan kecantikan, hingga fisioterapi. Cek di sini sekarang!

Internal ads

Selain hal- hal diatas ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi HPV seperti :
• Pemberian vaksin HPV
• Melakukan pengecekan PAP SMEAR/Tes HPV secara berkala
• Penggunaan kondom dapat menurunkan resiko terinfeksi HPV
• Setia pada satu pasangan/ tidak berganti-ganti partner seksual
Kapan Waktu Yang Tepat Melakukan Vaksin HPV?
1. Anak-anak perlu mendapat vaksin HPV sejak usia 11 tahun
Para ahli mengatakan bahwa semakin muda seseorang mendapatkan vaksin ini, tingkat efektivitas kerja vaksin ini akan semakin tinggi. Anak perempuan disarankan mendapatkan vaksin ini mulai usia 11 tahun. Pada laki-laki, vaksin ini bisa diberikan mulai usia 11 tahun hingga 26 tahun. 
2. Vaksin HPV harus didapat sebelum mulai aktif secara seksual
Vaksin HPV paling ideal diberikan pada mereka yang belum aktif secara seksual karena penularan virus ini terjadi melalui kontak seksual. Semua orang dewasa yang aktif secara seksual yang belum pernah mendapatkan vaksin HPV sebaiknya divaksinasi.

Selain hal- hal diatas ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi HPV seperti :

  • Pemberian vaksin HPV
  • Melakukan pengecekan PAP SMEAR/Tes HPV secara berkala
  • Penggunaan kondom dapat menurunkan resiko terinfeksi HPV
  • Setia pada satu pasangan/ tidak berganti-ganti partner seksual

Kapan Waktu Yang Tepat Melakukan Vaksin HPV?

1. Anak-anak perlu mendapat vaksin HPV sejak usia 11 tahun

Para ahli mengatakan bahwa semakin muda seseorang mendapatkan vaksin ini, tingkat efektivitas kerja vaksin ini akan semakin tinggi. Anak perempuan disarankan mendapatkan vaksin ini mulai usia 11 tahun. Pada laki-laki, vaksin ini bisa diberikan mulai usia 11 tahun hingga 26 tahun.

2. Vaksin HPV harus didapat sebelum mulai aktif secara seksual

Iklan dari HonestDocs
Promo 11-11 Booking Klinik via HonestDocs!

Diskon 70%* untuk booking klinik via HonestDocs mulai dari medical check-up, kesehatan gigi, perawatan kecantikan, hingga fisioterapi. Cek di sini sekarang!

Internal ads

Vaksin HPV paling ideal diberikan pada mereka yang belum aktif secara seksual karena penularan virus ini terjadi melalui kontak seksual. Semua orang dewasa yang aktif secara seksual yang belum pernah mendapatkan vaksin HPV sebaiknya divaksinasi.

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Dan kanker ini menjadi pembunuh nomor satu bagi perempuan Indonesia dengan jumlah yang sangat tinggi sekitar 21,000 kasus setiap tahunnya. Kenali dan cegah penyakit selagi masih dini...

Bagaimana Seseorang Bisa Terkena Kanker Serviks?

Kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV pada leher rahim wanita. HPV sendiri adalah singkatan dari Human Papillomavirus yang merupakan virus yang menyebabkan penyakit seksual menular yang paling sering dijumpai di masyarakat. 

Umumnya infeksi HPV tidak selalu serius dan akan hilang sendiri dalam beberapa hari, bahkan sering kali seseorang terinfeksi HPV tanpa sepengetahuan dirinya sendiri karena infeksi tersebut tidak menimbulkan gejala yang berarti. Namun ada beberapa tipe HPV yang dapat menyebabkan benjolan pada kelamin atau bahkan dapat berkembang menjadi kanker serviks.

  • HPV Tipe 6 dan 11 merupakan penyebab utama terjadinya benjolan pada daerah genital. Kadang benjolan tersebut muncul beberapa minggu setelah seseorang berhubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi HPV tipe ini. Walaupun benjolan pada daerah kemaluan sangat mengganggu, namun tipe ini tidak mengancam nyawa. HPV tipe ini dikenal dengan Low Risk HPV.
  • Ada beberapa tipe HPV yang dapat memicu terjadinya kanker serviks HPV tipe ini dikenal dengan High-Risk HPV, namun ada 2 tipe yang paling sering terdeteksi dan bertanggung jawab terhadap penyebab kanker serviks, yaitu tipe 16 dan 18.

Selain menyebabkan kanker serviks, infeksi HPV juga bisa menyebabkan kanker pada mulut rahim, vagina, anus, penis, mulut dan tenggorokan.

Apa Saja Gejalanya Dan Bagaimana Cara Mendeteksi HPV Sejak Dini?

Sayangnya, kebanyakan orang yang terinfeksi High-Risk HPV (tipe HPV yang beresiko tinggi menyebabkan kanker) tidak menunjukan adanya gejala-gejala yang khas sampai perkembangan penyakit tersebut menyebabkan masalah kesehatan yang sangat serius. Maka dari itu sangat penting dilakukan pengecekan secara rutin dan berkala. Banyak kasus kanker serviks yang dapat dicegah karena dapat dideteksi sejak dini dengan cara:

Iklan dari HonestDocs
Promo 11-11 Booking Klinik via HonestDocs!

Diskon 70%* untuk booking klinik via HonestDocs mulai dari medical check-up, kesehatan gigi, perawatan kecantikan, hingga fisioterapi. Cek di sini sekarang!

Internal ads
  • Pap smear sendiri bukan bertujuan untuk menemukan HPV namun Pap Smear adalah tes yang dilakukan untuk menemukan jaringan yang tidak normal yang diduga rusak akibat infeksi HPV.
  • HPV tes dilakukan dibawah suatu kondisi tertentu untuk mendeteksi secara langsung ada atau tidaknya High-Risk HPV yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker serviks.

Sedangkan pada Low-risk HPV bisa dideteksi lebih dini karena munculnya benjolan pada daerah genital sehingga seseorang akan langsung segera menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Bagaimana Penanganan Kanker Serviks?

Sejauh ini belum ada pengobatan khusus untuk menangani infeksi HPV, namun penanganan dini terhadap infeksi HPV yang berpotensi dapat menyebabkan kanker dapat dilakukan dengan cara:

  1. Colposcopy yaitu suatu tindakan yang dilakukan untuk memantau lebih jauh jika ditemukannya jaringan yang dicurigai sebagai sel kanker saat dilakukan pap smear
  2. Cryoterapi yaitu suatu tindakan yang dilakukan dengan cara membekukan jaringan di serviks yang diduga berpotensi dapat berkembang menjadi jaringan kanker
  3. LEEP(Loop Electrosurgical Excision Procedure) yaitu suatu tindakan yang dilakukan untuk memotong dan mengeluarkan jaringan yang diduga merupakan jaringan kanker pada mulut rahim

Selain hal- hal diatas ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi HPV seperti :

Pemberian vaksin HPV

  • Melakukan pengecekan PAP SMEAR/Tes HPV secara berkala
  • Pemberian vaksin HPV
  • Penggunaan kondom dapat menurunkan resiko terinfeksi HPV
  • Setia pada satu pasangan/ tidak berganti-ganti partner seksual

Kapan Waktu Yang Tepat Melakukan Vaksin HPV?

Anak-anak perlu mendapat vaksin HPV sejak usia 11 tahun
Para ahli mengatakan bahwa semakin muda seseorang mendapatkan vaksin ini, tingkat efektivitas kerja vaksin ini akan semakin tinggi. Anak perempuan disarankan mendapatkan vaksin ini mulai usia 11 tahun. Pada laki-laki, vaksin ini bisa diberikan mulai usia 11 tahun hingga 26 tahun. 

Vaksin HPV harus didapat sebelum mulai aktif secara seksual
Vaksin HPV paling ideal diberikan pada mereka yang belum aktif secara seksual karena penularan virus ini terjadi melalui kontak seksual. Semua orang dewasa yang aktif secara seksual yang belum pernah mendapatkan vaksin HPV sebaiknya divaksinasi.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit