Isoxsuprine: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 15, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mei 13, 2019 Waktu baca: 3 menit

Untuk mengatasi tekanan darah tinggi, dapat dilakukan dengan 3 cara yang berbeda. 

Yaitu mengurangi volume darah yang terdapat di dalam tubuh, kemudian mengurangi denyut jantung yang ketiga adalah mengurangi tahanan pembuluh darah (dengan cara melebarkan pembuluh darah).

Mengenai Isoxsuprine

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan:

Obat vasodilator

Apa itu Isoxsuprine?

Isoxsuprine adalah obat-obatan anti-hipertensi yang termasuk ke dalam kelas obat-obatan yang disebut vasodilator. Isoxsuprine bekerja dengan cara melemaskan pembuluh darah dan melebarkan pembuluh darah, sehingga membuatnya lebih luas dan memungkinkan darah melewatinya dengan lebih mudah.

Tindakan ini dapat membantu mengobati gejala kondisi seperti insufisiensi pembuluh darah otak (aliran darah yang buruk ke otak), arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), fenomena Raynaud, dan kondisi lain yang melibatkan aliran darah yang buruk di pembuluh darah.

Isoxsuprine juga digunakan sesekali untuk mengobati nyeri haid atau mencegah persalinan prematur

Bicaralah dengan dokter Anda tentang kemungkinan risiko menggunakan obat ini untuk kondisi Anda. Isoxsuprine juga dapat digunakan untuk tujuan selain yang tercantum dalam panduan pengobatan ini.

Bagaimana dosis dan cara penggunaan obat ini?

Informasi yang diberikan hanya bertujuan untuk edukasi dan bukanlah pengganti resep dokter. Selalu konsultasikan pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan dengan menggunakan Isoxsuprine.

Isoxuprine tersedia dalam bentuk tablet dengan sediaan 20mg, yang digunakan dengan cara diminum.

Dosis obat Isoxsuprine untuk dewasa adalah sebagai berikut:

Penyakit pembuluh darah tepi

Dewasa: 10-20 mg 3 atau 4 kali sehari.

Lansia: dimulai dengan dosis yang lebih rendah.

Untuk menunda persalinan prematur

Dewasa : 200-500 mcg/menit melalui infus; diberikan hingga mencapai respon klinis yang diinginkan. Pemantauan yang meliputi tekanan darah, hidrasi ibu, detak jantung ibu dan janin sangat diperlukan. Setelah proses persalinan berhasil ditunda, gunakan 10 mg setiap 3-8 jam selama beberapa hari melalui inj IM (suntikan ke otot). Dapat dilanjutkan dengan obat minum dengan dosis 30-90 mg per hari dalam dosis terbagi.

Dosis obat Isoxsuprine untuk anak-anak : Dosis untuk anak belum ditentukan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Efek samping apa yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan Isoxsuprine?

Seperti semua obat-obatan pada umumnya, isoxuprine dapat menyebabkan efek samping. 

Efek samping dapat berupa gejala ringan, sedang dan berat. Berhentilah meminum isoxsuprine dan segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami reaksi alergi (kesulitan bernapas; menutup tenggorokan; pembengkakan pada bibir, lidah, atau wajah; atau gatal-gatal). Berhentilah meminum isoxsuprine dan hubungi dokter Anda jika Anda mengalami ruam.

Selain efek samping yang dapat mengancam jiwa, efek samping yang kurang serius juga mungkin terjadi. Teruskan meminum isoxsuprine dan bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami kondisi ini terutama jika kondisi ini mulai mengganggu aktivitas atau memburuk seiring berjalannya waktu.

Efek samping yang biasa ditemukan meliputi :

  • nyeri dada atau detak jantung yang tidak teratur
  • mual atau muntah; atau
  • pusing atau kelemahan.

Daftar efek samping di atas, bukanlah daftar efek samping lengkap yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan obat ini. Untuk informasi lengkap mengenai efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan obat ini, periksa pada label informasi yang tertera pada kemasan, atau konsultasikan dengan dokter Anda.

Isoxsuprine selama kehamilan dan menyusui

Isoxsuprine tidak boleh digunakan segera setelah melahirkan (setelah melahirkan bayi), atau jika Anda memiliki kelainan pendarahan. Bicaralah dengan dokter Anda tentang kondisi medis lain yang Anda miliki.

Isoxsuprine termasuk dalam obat kehamilan kategori C menurut FDA. Artinya bahwa tidak diketahui apakah isoxsuprine akan berbahaya bagi bayi yang belum lahir. Tetapi pada uji coba yang dilakukan pada hewan menunjukan obat ini berpotensi membahayakan janin hewan. 

Jangan minum obat ini tanpa terlebih dahulu berbicara dengan dokter Anda jika Anda sedang hamil atau sedang merencanakan kehamilan.

Tidak diketahui apakah isoxsuprine masuk ke dalam ASI. Jangan minum obat ini tanpa terlebih dahulu berbicara dengan dokter Anda jika Anda menyusui bayi.

Apa pengaruh obat lain jika digunakan bersamaan dengan Isoxsuprine?

Obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan kondisi jantung lainnya dapat meningkatkan efek isoxsuprine. Pemantauan khusus mungkin diperlukan jika kedua obat ini digunakan secara bersamaan.

Daftar ini tidak lengkap dan mungkin ada obat lain yang dapat berinteraksi dengan penggunaan obat isoxsuprine. Beri tahu dokter Anda mengenai semua pengobatan yang Anda gunakan termasuk obat dengan resep dokter dan obat-obatan bebas yang Anda gunakan seperti vitamin, mineral, produk herbal, dan suplemen. 

Jangan mulai menggunakan obat baru tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app