Doctor men
Ditinjau oleh
DR. VINA SETIAWAN

Escitalopram: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Jul 7, 2019 Tinjau pada Agu 8, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 730.030 orang

Escitalopram adalah obat yang tergolong dalam antidepresan grup selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI). Escitalopram bekerja dengan mempengaruhi kinerja zat kimia pada otak, yang mungkin tidak seimbang pada penderita depresi atau kecemasan. 

Escitalopram umum digunakan untuk menangani depresi pada orang dewasa. Escitalopram juga digunakan untuk menangani gangguan depresi berat pada orang dewasa dan remaja di atas 12 tahun. Escitalopram juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak disebutkan tapi diresepkan oleh dokter.

Escitalopram adalah obat minum yang diresepkan oleh dokter dan tersedia dalam nama merek obat Lexapro. Escitalopram juga tersedia sebagai obat generik. Obat generik umumnya lebih murah. 

Pada beberapa kasus, obat generik tidak menyediakan variasi kekuatan maupun bentuk seperti obat merek. Tanyakan pada dokter untuk mengetahui apakah obat generik efektif untuk Anda. Escitalopram juga tersedia sebagai obat minum yang dapat dilarutkan.

Mengenai Escitalopram

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan:

Obat antidepresan 

Mengapa Escitalopram digunakan?

Escitalopram digunakan umumnya untuk mengatasi depresi dan gangguan kecemasan umum. Escitalopram dapat digunakan sebagai bagian obat terapi, yang berarti Escitalopram dapat digunakan bersama obat lain.

Dosis Escitalopram

Berikut adalah dosis escitalopram yang umumnya direkomendasikan:

Untuk mengatasi depresi pada orang dewasa:

  • Dosis awal: 10 mg oral sekali sehari; tingkatkan jika perlu setelah setidaknya 1 minggu pengobatan sampai 20 mg sekali sehari
  • Dosis lanjutan: 10-20 mg oral sekali sehari
  • Dosis maksimal: 20 mg oral sekali sehari

Untuk mengatasi depresi pada orang tua:

  • Dosis rekomendasi: 10 mg oral sekali sehari

Untuk mengatasi kecemasan:

  • Dosis awal: 10 mg oral sekali sehari; tingkatkan jika perlu setelah setidaknya 1 minggu pengobatan sampai 20 mg sekali sehari
  • Dosis lanjutan: 10-20 mg oral sekali sehari
  • Dosis maksimal: 20 mg oral sekali sehari

Efek samping dari Escitalopram

Segera dapatkan bantuan medis jika Anda mengalami tanda reaksi alergi seperti ruam kulit atau bintik-bintik merah, kesulitan bernapas (bengkak pada wajah, bibir, lidah atau tenggorokan). 

Laporkan gejala yang baru muncul atau gejala yang semakin parah seperti perubahan suasana hati atau perilaku, rasa cemas, serangan panik, kesulitan tidur, atau merasa impulsif, mudah tersinggung, tertekan, dan suka menyakiti, agresif, lelah, hiperaktif (secara mental maupun fisik), merasa lebih depresi, atau memiliki pemikiran untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri. 

Langsung hubungi dokter apabila Anda mengalami:

  • Penglihatan yang buram, pengelihatan yang memusingkan, nyeri atau bengkak di mata, atau melihat lingkaran di sekitar cahaya
  • Pemikiran yang terlalu cepat, perilaku yang berisiko dan berbahaya, perasaan senang atau sedih yang terlalu ekstrim
  • Kadar natrium yang rendah pada tubuh yang menyebabkan sakit kepala, pusing, berbicara tidak jelas, kelemahan yang parah, muntah-muntah, kehilangan koordinasi tubuh, merasa tidak seimbang
  • Reaksi sistem saraf yang parah seperti otot yang sangat kaku, demam tinggi, keringat berlebih, linglung, denyut jantung yang cepat atau tidak teratur, merasa akan pingsan.

Efek samping umum terjadi antara lain:

  • Pusing, mengantuk dan lemas
  • Berkeringat, merasa gemetar atau cemas
  • Masalah tidur, biasanya insomnia
  • Mulut kering, kehilangan nafsu makan
  • Mual, sembelit
  • Mengantuk dan menguap
  • Perubahan berat badan
  • Keinginan seks yang menurun, impotensi, atau kesulitan mencapai orgasme

Interaksi Obat

Obat ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan lainnya, termasuk:

  • buspirone
  • litium
  • St. John’s wort
  • tryptophan 
  • obat pengencer darah
  • obat sakit kepala migrain
  • obat nyeri narkotik
  • obat antidepresan

Peringatan penting terhadap Escitalopram

  • Peringatan bunuh diri. Escitalopram, layaknya kebanyakan anti-depresan, dapat meningkatkan risiko pemikiran maupun perilaku bunuh diri apabila Escitalopram digunakan untuk menangani depresi atau gangguan psikiatrik lainnya. Risiko bunuh diri lebih besar pada anak-anak, remaja dan orang dewasa muda, terutama pada awal-awal bulan pengobatan atau saat dosis diganti. Orang tua, keluarga dan perawat harus memberikan perhatian terhadap perubahan-perubahan yang tidak biasa pada suasana hati, perilaku, pemikiran maupun perasaan penderita.
  • Sindrom serotonin, yaitu kondisi serius yang mungkin terjadi jika Anda menggunakan Escitalopram. Sindrom serotonin terjadi jika zat kimia alami pada otak, yang disebut serotonin, terlalu tinggi. Sindrom serotonin umum terjadi bila Anda menggunakan Escitalopram bersama dengan obat lain yang meningkatkan kadar serotonin. Sindrom serotonin menyebabkan gejala seperti mudah tersinggung, tertekan, pusing, halusinasi, kaku otot, gemetar dan kejang-kejang. Jika Anda mengalami sindrom serotonin, segera hubungi gawat darurat.
  • Berhenti menggunakan Escitalopram secara mendadak. Jika Anda berhenti menggunakan Escitalopram secara mendadak, Anda akan mengalami efek samping akibat berhenti mendadak seperti mudah tersinggung, tertekan, rasa cemas, suasana hati yang naik-turun, merasa lelah, mengalami perubahan pola tidur, sakit kepala, mual-mual, pusing, sensasi seperti tersengat listrik, gemetar, dan linglung. Jangan berhenti menggunakan Escitalopram tanpa persetujuan dokter. Dokter akan menurunkan dosis Escitalopram secara perlahan untuk menghindarkan Anda dari sindrom berhenti mendadak.
  • Pendarahan: penggunaan Escitalopram dapat meningkatkan risiko pendarahan jika Anda juga meminum aspirin, obat anti-inflamasi nonsteroid (nonteroidal anti-inflammatory drugs, NSAID), warfarin, atau anti-koagulan lain. Beritahukan pada dokter atau apoteker jika Anda mengalami pendarahan apapun atau pendarahan yang tidak biasa.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp