Musik Klasik Yang Menyehatkan

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Musik Klasik Yang Menyehatkan

Sudah banyak penelitian yang mengungkap manfaat mendengarkan musik bagi kesehatan. Dari sekian banyak musik yang memiliki efek menyehatkan, musik klasik salah satu yang direkomendasikan untuk sering didengarkan, terutama oleh ibu hamil.

Pentingnya Mendengarkan Musik Klasik

Mendengarkan musik klasik merupakan kegiatan yang banyak direkomendasikan oleh para ahli kesehatan karena manfaatnya yang dipercaya dapat membantu perkembangan otak dan saraf janin secara maksimal. Namun ternyata, mendengarkan musik klasik tidak hanya baik bagi ibu hamil dan janinnya, karena orang dewasa pun disarankan untuk menikmati alunan musik klasik untuk alasan kesehatan. 

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Pada dasarnya, musik apapun mempunyai dampak yang sama pada orang yang mendengarkannya, yaitu menyebabkan terjadinya perubahan mood dan membuat orang yang mendengarkannya merasa lebih termotivasi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Finlandia berhasil menemukan kaitan erat antara musik klasik dengan ekspresi genetik otak, menghasilkan efek positif terhadap fungsi kognitif yang mengatur kemampuan belajar dan mengingat serta produksi dopamin.

Lebih lanjut lagi, hasil penelitian terhadap orang-orang yang sehari-hari terpapar musik menunjukkan adanya dampak musik klasik terhadap penurunan aktivitas di dalam sel seperti synuclein-alpha (SNCA), yang diketahui sebagai sel yang menyebabkan terjadinya neurodegeneration. Selain itu, SNCA merupakan salah satu gen utama yang mengindikasikan adanya risiko penyakit Parkinson’s. Musik klasik ditemukan mampu memberikan manfaat perlindungan saraf. 

Manfaat Musik Klasik bagi Kesehatan

Berikut ini manfaat musik klasik bagi kesehatan yang sudah terbukti secara ilmiah:

1. Meningkatkan performa fisik

Musik klasik yang memiliki tempo cepat dan megah bisa memacu adrenalin untuk bergerak lebih semangat sesuai irama musik saat sedang berolahraga, hingga membantu meningkatkan ketahanan tubuh tanpa membuat tubuh kelelahan.

2. Dapatkan tidur berkualitas yang memang diperlukan tubuh

Mendengarkan musik klasik akan membantu tubuh Anda rileks sekaligus memberikan efek menenangkan pada pikiran. Suatu penelitian yang melibatkan objek penelitian para mahasiswa yang mengalami insomnia menunjukkan adanya perkembangan positif saat mereka diberikan terapi musik klasik selama 45 menit.

3. Membantu mengurangi rasa sakit kronis secara alami

Bagi mereka yang baru saja sembuh atau sedang dalam masa pemulihan setelah dioperasi atau memiliki bagian tubuh yang terasa sakit, musik klasik dapat membantu memprogram ulang otak untuk lebih fokus kepada musik yang mengalun daripada terhadap rasa sakit fisik yang dialami. Karena otak yang dialihkan dari rasa sakit, terapi musik klasik dapat membantu mempercepat penyembuhan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

4. Memperbaiki mood dan menurunkan kadar stres

Musik klasik dapat membantu menenangkan emosi-emosi seperti rasa cemas, sedih dan tidak terkendali. Efek yang ditimbulkan musik klasik bagi tubuh disetarakan dengan efek yang diterima tubuh saat menerima pijatan. Reaksi kimia yang baik dalam otak terjadi karena adanya terapi musik sehingga otak dapat meminimalisir stres dan depresi. Pikiran pun menjadi lebih jernih, membuahkan tindakan yang lebih hati-hati dan terkendali.

5. Meningkatkan kekuatan otak atau pikiran

Mendengarkan musik klasik sebagai terapi otak memiliki istilah yang sempat populer, yaitu Efek Mozart. Penelitian yang melibatkan para murid sekolah yang mendengarkan musik klasik menunjukkan adanya peningkatan performa akademik dan peningkatan IQ secara menyeluruh.

Musik klasik juga dapat diperdengarkan pada musik klasik untuk membantu kemampuan mereka mengingat suara dan memperbaiki mood.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Trappe H. J. (2012). Role of music in intensive care medicine. International journal of critical illness and injury science, 2(1), 27–31. https://doi.org/10.4103/2229-5151.94893. National Center for Biotechnology Information. (Accessed via: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3354373/)
Speaking of Psychology: Music and your health. American Psychological Association (APA). (Accessed via: https://www.apa.org/research/action/speaking-of-psychology/music-health)
The Surprising Psychological Benefits of Music. Verywell Mind. (Accessed via: https://www.verywellmind.com/surprising-psychological-benefits-of-music-4126866)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app