7 Manfaat Minyak Lavender untuk Kesehatan Kulit

Dipublish tanggal: Nov 25, 2019 Update terakhir: Nov 30, 2020 Waktu baca: 3 menit
7 Manfaat Minyak Lavender untuk Kesehatan Kulit

Minyak lavender adalah minyak esensial yang berasal dari tanaman lavender dan bisa digunakan dengan cara dioleskan ke kulit maupun dihirup sebagai aromaterapi. Minyak lavender (lavender oil) memiliki banyak manfaat bagi kulit termasuk membantu mengurangi jerawat, mencerahkan kulit, hingga mengurangi keriput atau garis halus pada kulit.

7 Manfaat minyak lavender untuk kesehatan kulit

Berikut beberapa manfaat minyak lavender untuk kesehatan kulit, di antaranya:

Iklan dari HonestDocs
Standard Facial 1 Kali Di Reface Clinic

Sudah termasuk cuci wajah, peeling, ekstrak komedo, dan masker.

Standard facial 1x di reface clinic

1. Mengatasi jerawat

Minyak lavender (lavender oil) memiliki fungsi untuk membunuh bakteri sehingga dapat mencegah dan menyembuhkan jerawat yang membandel. Minyak lavender juga dapat menyumbat pori-pori dan mengurangi peradangan ketika Anda mengaplikasikannya di kulit. Anda bisa mengencerkan minyak lavender dalam campuran minyak kelapa atau minyak lainnya kemudian dioleskan ke kulit setelah mencuci muka. 

Untuk menggunakan minyak lavender (lavender oil) sebagai obat jerawat, Anda dapat menggunakan minyak lavender sebagai toner wajah dengan mencampur 2 tetes minyak lavender dengan 1 sendok teh witch hazel. Lalu rendam kapas ke dalam campuran tersebut dan digosokkan secara lembut ke  kulit wajah. 

Baca juga: Cara Menghilangkan Jerawat dengan Tuntas 

2. Menenangkan eksim dan kulit kering

Eksim dapat muncul di seluruh bagian tubuh. Apabila Anda mengalami eksim, kulit akan menjadi kering, gatal, dan bersisik. Lavender memiliki sifat sebagai antijamur dan anti inflamasi sehingga dapat mencegah eksim dan peradangan pada kulit (psoriasis) yang ditandai dengan ruam kemerahan.

Minyak lavender (lavender oil) membantu membersihkan kulit Anda dan mengurangi kemerahan serta iritasi. Apabila Anda ingin menggunakan minyak lavender untuk mengatasi eksim, Anda bisa mencampurkan 2 tetes minyak lavender dengan 2 tetes tea tree oil dan 2 sendok teh minyak kelapa yang bisa digunakan setiap hari.

3. Mencerahkan kulit

Minyak lavender dapat membantu mencerahkan kulit, mengurangi peradangan, dan mengurangi perubahan warna termasuk bintik-bintik gelap pada wajah. Minyak lavender juga dapat membantu mengurangi noda dan kemerahan. Jika Anda memiliki hiperpigmentasi pada kulit, minyak lavender (lavender oil) mungkin dapat membantu mengatasinya.

Iklan dari HonestDocs
Standard Facial 1 Kali Di Reface Clinic

Sudah termasuk cuci wajah, peeling, ekstrak komedo, dan masker.

Standard facial 1x di reface clinic

Baca juga: Cara Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata

4. Mengatasi keriput wajah

Minyak lavender kaya akan antioksidan sehingga bisa membantu melindungi kulit dari serangan radikal bebas serta mengatasi garis-garis halus dan kerutan di wajah. Radikal bebas menjadi salah satu penyebab munculnya garis-garis halus dan kerutan di wajah. Anda bisa menggunakan beberapa tetes minyak esensial lavender bersama dengan minyak kelapa (coconut oil) untuk mengatasi wajah keriput. Campuran minyak ini dapat digunakan sebagai pelembab sebanyak sekali atau dua kali sehari.

Baca juga: 5 Cara Alami Mengatasi Garis Halus dan Keriput di Wajah

5. Memiliki kemampuan anti-inflamasi

Antiinflamasi disebut juga anti peradangan. Peradangan dapat diobati dengan minyak lavender (lavender oil) karena senyawa beta-caryophyllene dalam minyak dapat berfungsi sebagai anti-inflamasi alami. Untuk mengobati peradangan pada luka bakar, Anda bisa mencampurkan 1-3 tetes minyak lavender dengan 1-2 sendok teh kelor atau minyak kelapa dan bisa mengoleskan campuran tersebut pada kulit sebanyak 3 kali sehari.

Apabila Anda mengalami sunburn atau kulit yang terbakar sinar matahari, Anda bisa menyemprotkan minyak lavender (lavender oil) dalam botol semprot yang terdiri dari campuran  1/4 cangkir jus lidah buaya, 2 sendok makan air suling, 10-12 tetes minyak lavender, dan minyak jojoba. Kemudian botol dikocok dan bisa langsung disemprotkan ke kulit yang terbakar matahari.  Semprotkan campuran minyak tersebut 2-3 kali sehari sampai sembuh. 

Baca juga: 10 Langkah Mengatasi Kulit Terbakar Sinar Matahari

Iklan dari HonestDocs
Standard Facial 1 Kali Di Reface Clinic

Sudah termasuk cuci wajah, peeling, ekstrak komedo, dan masker.

Standard facial 1x di reface clinic

6. Menyembuhkan luka

Jika mengalami luka bakar, luka, goresan, atau luka lainnya, minyak lavender dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Dalam sebuah studi tahun 2016, peneliti menemukan bahwa minyak lavender meningkatkan penyembuhan jaringan kulit.

Untuk menggunakan minyak lavender (lavender oil) pada luka kecil, Anda bisa mencampur tiga atau empat tetes minyak lavender bersama dengan beberapa tetes minyak kelapa atau tamanu oil. Oleskan campuran minyak pada luka dengan menggunakan kapas. Jika luka Anda sudah sembuh, minyak lavender dapat mengurangi bekas luka yang tersisa pada kulit.

7. Mengobati gigitan serangga

Gigitan serangga dapat menyebabkan kemerahan, gatal, dan nyeri. Terkadang juga dapat menimbulkan infeksi di kulit. Apabila Anda mengalaminya, minyak lavender (lavender oil) dapat membantu meringankan efek gigitan serangga dengan cara menangkal bakteri dan mengurangi peradangan. Hal ini dapat secara alami membantu menghilangkan rasa sakit.

Untuk mengobati gigitan serangga, Anda bisa mencampur satu atau dua tetes minyak lavender dengan dengan minyak kelapa atau minyak lainnya. Oleskan campuran minyak tersebut pada bagian yang digigit serangga 2 kali sehari atau lebih. Jika Anda mengalami rasa sakit yang menyengat, 1 tetes minyak peppermint dan dicampur dengan minyak lavender (lavender oil) bisa membantu menghilangkan rasa sakit.

Baca juga: Fungsi Minyak Lavender untuk Rambut

Jika Anda mengalami efek samping dari penggunaan minyak lavender, seperti muncul ruam kulit, sebaiknya langsung hentikan pemakaiannya dan konsultasikan dengan dokter.

11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tankeu SY, et al. (2014). Vibrational spectroscopy and chemometric modeling: an economical and robust quality control method for lavender oil. DOI: (https://doi.org/10.1016/j.indcrop.2014.05.005)
Prashar A, et al. (2004). Cytotoxicity of lavender oil and its major components to human skin cells. DOI: (https://doi.org/10.1111/j.1365-2184.2004.00307.x)
Mori H, et al. (2016). Wound healing potential of lavender oil by acceleration of granulation and wound contraction through induction of TGF-B in a rat model, DOI: (https://dx.doi.org/10.1186%2Fs12906-016-1128-7)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app