6 Rahasia Penting Mencegah Gigi Ngilu Kambuh Lagi

Dipublish tanggal: Nov 4, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
6 Rahasia Penting Mencegah Gigi Ngilu Kambuh Lagi

Banyak orang yang merasa giginya tiba-tiba ngilu atau sakit setelah mengonsumsi makanan-makanan tertentu. Ketidaknyamanan ini biasanya sering dialami oleh orang-orang yang memiliki gigi sensitif. Sekali mengalami gigi ngilu, tentunya Anda tidak bisa bebas makan karena terhalang dengan rasa nyeri dan ngilu di gigi. Lantas, bagaimana cara mencegah gigi ngilu kambuh lagi? Berikut ulasan lengkapnya.

Apa penyebab gigi ngilu dan sensitif?

Rasa sakit atau ngilu yang muncul di gigi sensitif pada umumnya terjadi karena terkikisnya lapisan email alias pelindung gigi. Lapisan pelindung gigi atau email yang terkikis ini akan membuat bagian dentin gigi menjadi muncul ke permukaan gigi.

Dentin adalah lapisan gigi yang memiliki banyak sekali serabut saraf. Hal ini bisa berbahaya apabila dentin sampai terkena makanan secara langsung, apalagi yang suhunya terlalu panas, dingin, atau asam. Hal ini bisa menimbulkan rasa ngilu pada gigi. 

Pada beberapa kasus, dentin gigi juga bisa muncul ke permukaan gigi karena adanya penyakit gusi atau gusi yang menyusut. 

Cara mencegah gigi ngilu kambuh lagi

Gigi ngilu bisa kambuh kapan saja, apalagi setiap kali Anda makan makanan yang terlalu panas, dingin, atau asam. Salah satu kunci terpenting untuk menghindari kekambuhan gigi ngilu adalah dengan menjauhi penyebabnya.

Berikut ini beberapa cara mencegah gigi ngilu kambuh lagi, antara lain:

1. Perhatikan cara menyikat gigi

Tujuan utama menyikat gigi adalah untuk membersihkan kotoran makanan dan minuman yang menempel di gigi. Walau terkesan sepele, tidak sedikit orang yang masih salah saat menyikat gigi. Salah satunya adalah terlalu kencang atau kuat saat menyikat gigi.

Untuk mencegah gigi ngilu, perbaiki cara Anda dalam menyikat gigi. Gosoklah gigi secara perlahan dan hindari terlalu kuat. Gunakan sikat gigi berbulu halus agar lapisan email gigi tidak terkikis. 

2. Pakai obat kumur seperlunya

Mouthwash atau obat kumur pada umumnya mengandung alkohol. Nah, kandungan alkohol dan bahan kimia lainnya yang ada dalam obat kumur dapat membuat gigi menjadi lebih sensitif.

Oleh karena itu, pakailah obat kumur seperlunya. Hindari menggunakan dosis berlebihan agar zat-zat dalam obat kumur tidak melukai gigi. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan benang gigi (flossing) untuk membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau.

Baca Selengkapnya: Panduan Pakai Obat Kumur yang Benar dan Efektif

3. Jangan langsung menyikat gigi setelah makan

Minuman yang asam, terlalu manis, atau bersoda bisa membuat gigi menjadi lebih sensitif. Biasanya, kebanyakan orang akan langsung menyikat gigi supaya sisa-sisa makanan tidak menempel pada gigi.

Ternyata, menyikat gigi langsung setelah makan justru akan merusak lapisan gigi, lho! Sebaiknya tunggu dulu selama 30 menit sampai 1 jam sebelum menyikat gigi sebelum makan supaya lebih aman.

4. Hindari menggertakkan gigi

Kebiasaan yang satu ini bisa membuat email gigi menjadi terkikis. Apabila Anda merasa kesulitan untuk mengendalikan kebiasaan ini, maka Anda bisa pergi ke dokter untuk mencari cara penanggulangannya. 

5. Hindari bleaching atau pemutihan gigi 

Pemutihan gigi akan membuat gigi menjadi lebih sensitif atau sering ngilu. Sebaiknya tunda dulu bleaching untuk sementara waktu untuk mencegah gigi ngilu kambuh lagi. Segera konsultasikan lebih lanjut pada dokter gigi kepercayaan Anda.

Baca Juga: Memutihkan Gigi, Amankah untuk Dilakukan?

6. Rajin periksa ke dokter gigi 

Rajin menyikat gigi dan rutin periksa ke dokter akan membantu Anda mempertahankan kesehatan gigi. Dengan rutin ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali, maka dokter akan lebih mudah membersihkan dan mencegah penumpukan plak gigi.

Pentingnya pasta gigi khusus untuk gigi ngilu dan sensitif

Selain 6 hal tadi, menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif juga dapat membantu mencegah gigi ngilu kambuh lagi. Hal ini akan sangat berguna apabila Anda sudah sering merasakan sakit gigi yang ngilu dan sampai nyut-nyutan.

Pasta gigi khusus gigi sensitif memiliki formula dan kandungan yang berbeda dengan jenis pasta gigi pada umumnya. Pasta gigi khusus ini biasanya memiliki kandungan potasium nitrat atau strontium klorida yang berfungsi untuk mengurangi sensitifitas pada gigi. Selain itu, bahan-bahan yang ada dalam pasta gigi khusus juga akan membantu Anda untuk mengurangi rasa ngilu pada gigi.

Tidak hanya potasium nitrat dan strontium klorida, pasta gigi khusus ini juga memiliki kandungan alumunium laktat dan isopropyl methylphenol atau IPMP. Senyawa kimia ini banyak digunakan dalam dunia medis untuk merawat dan mencegah radang gusi. Apabila digunakan secara rutin, maka senyawa kimia ini juga bisa digunakan untuk membunuh bakteri jahat yang ada di gigi dan gusi. 

Agar hasil bisa maksimal, maka Anda setidaknya harus menggunakan pasta gigi ini dalam satu bulan penuh. Kalau Anda terbiasa menggunakan mouthwash atau obat kumur, pilihlah obat kumur yang tidak mengandung alkohol. 

Apabila Anda merasa bahwa gigi ngilu yang Anda alami tidak kunjung membaik, maka Anda bisa pergi ke dokter gigi untuk menanyakan kondisi Anda. Semakin rutin Anda periksa ke dokter gigi, maka Anda semakin mudah mencegah gigi ngilu kambuh lagi.


18 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tooth Pain. American Association of Endodontists. (https://www.aae.org/patients/dental-symptoms/tooth-pain/)
5 Common Sensitive Teeth Causes. LISTERINE®. (https://www.listerine.com/tooth-sensitivity/causes-tooth-sensitivity)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app