Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Kesehatan Fisik

Masalah Kognitif Akibat Stroke

Update terakhir: NOV 12, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 743.320 orang

Masalah Kognitif Akibat Stroke

Setiap detik Anda menerima sejumlah besar informasi dari dunia di sekitar Anda, yang harus dipahami, dan diatur dan disimpan oleh otak. Kemampuan otak untuk melakukan hal tersebut disebut fungsi kognisi.

Jika fungsi kognisi Anda terpengaruh, maka Anda mungkin akan kesulitan berkonsentrasi atau mengingat hal-hal tertentu. Anda juga mungkin mengalami kesulitan untuk mengetahui bagaimana melakukan sesuatu atau tahu bagaimana merespons apa yang terjadi di sekitar Anda. Inilah yang dimaksud ketika berbicara tentang masalah kognitif atau gangguan kognitif.

Masalah kognitif terjadi karena kerusakan pada otak Anda. Bagian berbeda dari otak Anda mengontrol hal yang berbeda. Jika salah satu bagian otak Anda yang mengontrol kognisi mengalami kerusakan akibat stroke, maka dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk melakukan hal-hal tertentu. Masalah kognitif sangat umum terjadi setelah stroke. Masalah kognisi dapat memiliki dampak pada seseorang dan juga dapat mempengaruhi keluarga dan hubungan mereka.

Masalah dengan konsentrasi
Ketika Anda berkonsentrasi pada sesuatu, otak Anda harus menyaring banyak informasi yang datang dari dunia di sekitar Anda. Stroke dapat mempengaruhi kemampuan otak Anda untuk melakukan hal ini. Masalah konsentrasi sangat umum terjadi pada tahap awal setelah mengalami serangan stroke.

masalah memori
Jika memori jangka pendek Anda terpengaruh, Anda mungkin merasa sulit untuk mengingat sesuatu seperti :

  • • apa yang seseorang baru saja katakan kepada Anda
  • • apa yang akan Anda lakukan.
  • Jika ini adalah gangguan pada memori jangka panjang, maka Anda mungkin merasa sulit untuk mengingat:
  • • tanggal penting atau ketika Anda punya janji temu
  • • tempat Anda meletakkan sesuatu
  • • nama seseorang atau apa yang mereka katakan terakhir kali kepada Anda ketika bertemu.

Tanda-tanda masalah dengan fungsi eksekutif (merencanakan atau memecahkan masalah)
Jika stroke mempengaruhi fungsi eksekutif Anda, Anda mungkin mengalami kesulitan untuk:

  • mencari tahu bagaimana melakukan hal-hal tertentu.
  • merencanakan bagaimana cara menyelesaikan tugas
  • memulai atau menyelesaikan tugas Anda sendiri.
  • menyelesaikan masalah Anda sendiri
  • melakukan lebih dari satu hal sekaligus (multitask)

Masalah perhatian pada salah satu sisi
Stroke dapat merusak otak Anda sehingga tidak lagi menerima informasi dari salah satu sisi tubuh Anda. Jika ini terjadi, Anda mungkin tidak menyadari apa pun pada satu sisi, biasanya sisi di mana Anda kehilangan gerakan (sisi yang terpengaruh). Ini disebut pengabaian atau neglect.

Masalah menggerakkan atau mengendalikan tubuh Anda (apraxia)
Setiap kali seseorang bergerak, otak harus merencanakan apa yang diinginkan tubuh dan memastikan agar tubuh dapat melakukannya dengan urutan yang benar. Stroke dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk melakukan hal ini, sehingga sulit untuk menggerakkan bagian-bagian tubuh Anda seperti yang Anda inginkan. Kondisi ini disebut apraksia

masalah persepsi visual
Jika stroke mempengaruhi persepsi visual Anda, Anda mungkin tidak dapat:

  • melihat secara detail
  • membedakan antara latar depan dan latar belakang,
  • berinteraksi dengan sesuatu dengan mudah
  • mengikuti istilah seperti 'di depan' atau 'di dalam'

Kebingungan dan penolakan (anosognosia)
Kadang-kadang setelah mengalami serangan stroke, seseorang tidak menyadari efek apapun yang terjadi. Sehingga, mereka mungkin tidak tahu bahwa mereka mengalami gangguan gerakan pada lengan atau kaki. Kondisi ini disebut anosognosia.

Tanda-tanda agnosia
Agnosia perspektif dapat mempengaruhi akal sehat. Jadi, Anda mungkin kehilangan kemampuan untuk mengenali objek dengan sentuhan, suara, atau penglihatan. Biasanya kondisi ini hanya mempengaruhi satu indera, jadi meskipun Anda mungkin tidak dapat mengenali suatu objek dengan melihatnya, Anda mungkin dapat menyentuhnya.

Masalah kognitif biasanya memburuk selama beberapa bulan pertama setelah stroke, tetapi kemudian dapat membaik, lebih baik dari gejala lain yang muncul.

Masalah kognitif cenderung membaik paling cepat selama tiga bulan pertama, karena ini adalah saat otak Anda paling aktif dalam berusaha memperbaiki dirinya sendiri. Masalah kognitif yang lebih berat, mungkin memiliki waktu pemulihan yang cenderung lebih lambat, terutama setelah enam bulan. Bahkan jika masalah kognitif Anda tidak pernah hilang sepenuhnya, kondisi tersebut biasanya tidak akan memburuk dan seiring waktu Anda dapat belajar untuk bagaimana mengatasinya.

Memiliki masalah kognitif tidak berarti Anda menderita demensia. Banyak orang khawatir mengenai hal ini, tetapi demensia semakin memburuk dari waktu ke waktu, sedangkan masalah kognitif pasca stroke biasanya akan membaik seiring waktu.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit