HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Makanan & Minuman yang Harus Dibatasi untuk Menjaga Kesehatan Tulang

Dipublish tanggal: Agu 13, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Feb 24, 2020 Waktu baca: 3 menit
Makanan & Minuman yang Harus Dibatasi untuk Menjaga Kesehatan Tulang

Kebanyakan orang tahu makanan apa yang harus dimakan untuk meningkatkan kesehatan tulang, yaitu makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D. 

Anda juga mungkin tahu makanan apa saja yang perlu Anda konsumsi untuk melawan osteoporosis, tetapi yang jarang dibahas adalah makanan dan minuman apa saja yang perlu dihindari, yang dapat menyebabkan tulang rapuh? 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Dari camilan yang terlalu asin hingga minuman bersoda yang tinggi gula, makanan tertentu dapat menghambat proses penyerapan kalsium oleh tubuh, sehingga dapat mengurangi kepadatan mineral tulang, dan banyak lagi. 

Waspadalah terhadap beberapa makanan-makanan ini yang buruk bagi kesehatan tulang Anda.

  • Makanan yang terlalu mengandung banyak garam

Garam adalah salah satu faktor risiko yang dapat mengganggu kesehatan tulang. Penelitian telah menemukan bahwa wanita pascamenopause dengan diet tinggi garam kehilangan lebih banyak mineral tulang dibandingkan wanita lain pada usia yang sama.

Semakin banyak makanan asin yang Anda makan, semakin banyak kalsium yang hilang. Garam diketahui menyebabkan ekskresi kalsium yang berlebihan melalui ginjal.

  • Soft Drinks

Terlalu banyak mengkonsumsi minuman ringan dan minuman berkarbonasi yang mengandung asam fosfat, juga dapat meningkatkan ekskresi kalsium dalam urin. Dan hampir semua minuman ringan tidak memiliki kandungan kalsium yang memadai. 

Kombinasi kedua hal ini dapat menimbulkan masalah bagi wanita yang berisiko terkena osteoporosis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Anda tentu saja dapat mengkonsumsi soda sesekali, tetapi kebanyakan orang, terutama wanita, biasanya tidak dapat mengkonsumsi minuman bersoda dalam jumlah yang sedikit. 

Selain itu, seseorang yang rutin mengkonsumsi minuman berkarbonasi, tentunya akan cenderung jarang mengkonsumsi minuman yang sarat kalsium yang dapat mendukung pembentukan tulang, seperti susu, minuman berbasis yogurt, dan jus jeruk yang diperkaya kalsium dan vitamin D.

Kafein memiliki efek melepaskan kalsium dari tulang, sehingga berpotensi untuk menyebabkan tulang menjadi lebih rapuh. Anda berisiko kehilangan sekitar 6 miligram kalsium untuk setiap 100 miligram kafein yang Anda minum. 

Walaupun tidak lebih berbahaya dari makanan yang terlalu asin, minuman yang mengandung kafein perlu dihindari, khususnya pada wanita post menopause.

  • Alkohol

Konsumsi alkohol kronis dan berat diketahui berkontribusi terhadap massa tulang yang rendah, penurunan pembentukan tulang, peningkatan insiden patah tulang, dan keterlambatan penyembuhan patah tulang. Dan hal ini bisa terjadi pada usia yang lebih muda dari yang Anda kira. 

Wanita sehat, berusia 19 hingga 30, yang rutin mengkonsumsi alkohol dalam jumlah tinggi memiliki skor kepadatan tulang yang lebih rendah daripada mereka yang tidak.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20
  • Kedelai

Sementara produk kedelai seperti edamame, tahu, tempe, dan minuman kedelai kaya akan protein pembentuk tulang, mereka mengandung senyawa nabati yang dapat menghambat penyerapan kalsium.

Oksalat dalam kedelai dapat mengikat kalsium dan membuatnya sulit diserap oleh tubuh. Masalah mungkin timbul ketika Anda mengkonsumsi banyak kedelai tetapi tidak mengkonsumsi banyak kalsium.

  • Daging merah

Mengkonsumsi terlalu banyak protein hewani juga dapat menyebabkan pelepasan kalsium dari tulang. 

Jadi jika Anda menderita osteopenia atau osteoporosis, Anda harus membatasi konsumsi daging merah hingga dua kali seminggu dengan mengkonsumsi porsi kecil 4 hingga 6 ons sekali makan.

  • Makanan yang terlalu banyak mengandung gula

Meskipun tidak ada hubungan yang terbukti antara gula dan efek negatifnya pada tulang, kerusakan tulang mungkin disebabkan ketika seseorang mengkonsumsi terlalu banyak gula tambahan dan tidak mendapatkan cukup makanan bernutrisi yang mereka butuhkan.

Diet terbaik untuk menjaga kesehatan tulang

Proses pengeroposan tulang berjalan secara progresif dalam jangka waktu yang lama, jadi sulit untuk mengetahui apakah makanan yang Anda makan mempengaruhi kesehatan tulang atau tidak. 

Namun pada kenyataannya, kesehatan setiap sel dalam tubuh termasuk sel tulang sangat tergantung pada nutrisi yang bisa Anda dapatkan dari makanan. Oleh karena itu, makanan adalah salah satu faktor utama untuk menjaga kesehatan tulang.

Untuk menjaga kesehatan tulang, Anda perlu mengkonsumsi makanan yang rendah garam dan kaya akan biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran segar yang diproses secara minimal. 

Anda juga perlu mencukupi kebutuhan asupan kalsium dan vitamin D dari makanan, dan pastikan untuk membatasi minuman berkafein dan berkarbonasi.


14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Sahni S, et al. (2015). Dietary approaches for bone health: Lessons from the Framingham Osteoporosis Study. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4928581/)
Osteoporosis prevention eating plan [Fact sheet]. (2012). (https://intermountainhealthcare.org/ext/Dcmnt?ncid=520489229)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Artikel selanjutnya
6 Cara Menjaga Kesehatan Tulang di Usia Lanjut
6 Cara Menjaga Kesehatan Tulang di Usia Lanjut

Anda dapat mengetahui kondisi kesehatan tulang melalui program FRAX (Alat Penilaian Risiko Fraktur). Program ini dikembangkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, sehingga dapat membantu dokter menghitung kemungkinan risiko terjadinya osteoporosis dalam 10 tahun ke depan dengan menilai gaya hidup, kesehatan, faktor risiko dan riwayat genetik melalui aplikasi online.

Buka di app