Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Seks dan Hubungan

Kenapa Laki-Laki Sebaiknya Sunat?

Update terakhir: DEC 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.625.007 orang

Di Indonesia, sunat merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap anak laki-laki. Orang-orang beranggapan bahwa dengan sunat penis akan lebih sehat dan bertumbuh dengan baik. Hal ini karena ketika sunat bagian yang melingkupi penis dipotong. 

Dengan begitu membersihkan penis akan terasa lebih mudah. Namun setelah diteliti, ternyata dengan sunat banyak manfaat lain yang dapat diperoleh seorang laki-laki. Artikel berikut akan menjelaskan alasan kenapa laki-laki sebaiknya sunat.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Penis adalah organ reproduksi milik laki-laki. Penis terdiri dari batang penis dan skrotum. Batang penis laki-laki memiliki lapisan yang disebut frenulum. Bagian inilah yang nantinya dipotong saat sunat. 

Sunat biasanya dilakukan ketika seorang laki-laki beranjak dewasa. Karena pada saat ini frenulum mulai memisah dari batang penis. Pada beberapa anak, frenulum masih melekat dan hal ini membuat batang penis sulit dibersihkan secara optimal. 

Kurang bersihnya penis dapat mengakibatkan infeksi bahkan penyakit yang mematikan seperti kanker. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa laki-laki sebaiknya sunat.

1. Lebih mudah dibersihkan

Pada bayi biasanya frenulum masih melekat dengan batang penis. Penis yang sehat seharusnya memiliki frenulum yang mulai melepaskan diri dari batang penis ketika beranjak dewasa. 

Dengan longgarnya frenulum, kita akan lebih mudah membersihkan lapisan dalam frenulum yang berhadapan dengan batang penis. 

Cara membersihkan batang penis yang masih dilapisi frenulum adalah dengan membuka frenulum dan membersihkan sebersih mungkin. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Jangan sampai terdapat sisa sabun karena dapat menyebabkan iritasi. Bila makin dewasa frenulum tidak kunjung lepas dari batang penis, maka perlu dicurigai menderita parafimosis. Penderita parafimosis disarankan untuk memotong frenulum yang menutupi batang penis. 

2. Mencegah infeksi

Bagian dalam frenulum perlu dibersihkan secara seksama agar terhindar dari risiko infeksi. Kotoran yang masih tertinggal dapat mengundang bakteri jahat dan membuat kulit penis terasa gatal. Menggaruk bagian tersebut dapat mengakibatkan luka dan radang

Selain itu sunat juga menghindarkan seorang laki-laki mengalami infeksi saluran kencing. Infeksi saluran kencing memiliki ciri-ciri terasa nyeri saat buang air kecil, urin berbau tidak sedap dan berwarna keruh. 

Penyebab utamanya adalah masuknya bakteri E. coli ke saluran kemih. Infeksi ini dapat diobati dengan antibiotik dan pereda nyeri. 

3. Menghindari Kanker

Setiap laki-laki yang tidak disunat beresiko mengidap kanker prostat 50 persen lebih tinggi daripada laki-laki yang disunat. Kanker prostat menjangkit bagian reproduksi pria

Prostat terletak di bawah kandung kemih dan berfungsi menghasilkan cairan pelindung dan penyubur sperma. Adanya sel kanker pada prostat menyebabkan penderitanya sering buang air kecil dan terasa sakit. Bila tidak segera ditangani, lama kelamaan bisa menyebabkan keluarnya darah saat buang air kecil.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Sampai dengan saat ini belum diketahui secara pasti penyebab utama dari kanker prostat. Namun sebagian besar kasus menunjukkan kanker bermula ketika organ reproduksi pria ini mengalami infeksi. 

Infeksi ini berlanjut pada buang air kecil yang terasa sakit hingga berdarah. Bila tidak segera ditangani, sel-sel kanker dapat menambahkan ke organ-organ lain yang berada didekatnya. 

4. Mengurangi risiko penyakit menular seksual

Berdasarkan penelitian, laki-laki yang dipotong frenulumnya berisiko 2 hingga 8 kali lebih besar mengalami penyakit menular seksual. Beberapa penyakit tersebut adalah sifilis, HPV, herpes simpleks bahkan HIV/AIDS. Hal ini diduga berkaitan dengan kebersihan daerah organ pria ini. 

Infeksi atau luka yang masih basah mudah sekali dimasuki oleh penyakit menular seksual. Penyakit menular seksual dapat ditularkan melalui media darah, sperma, cairan vagina. 

Bayi juga beresiko tertular penyakit ini melalui jarum suntik. Agar terhindar dari penyakit tersebut, kamu bisa menjaga kesehatan organ reproduksimu dan pasanganmu. 

5. Menambah sensitivitas

Frenulum menutupi batang penis sehingga sensitivitasnya berkurang. Dengan dipotongnya frenulum, batang penis lebih peka dan mudah terstimulasi saat berhubungan seksual. 

Dengan sunat kamu pun dapat menghindari menderita ejakulasi dini karena ketika disunat, bagian glans penis menjadi lebih tebal. 

Karena hal inilah meskipun batang penis mudah terstimulasi, kepala penis dapat tetap 'tegak’ karena sensitivitasnya pada bagian tersebut berkurang.

Sunat merupakan tradisi yang dijalankan di Indonesia yang menandakan dewasanya seorang anak laki-laki. 

Beberapa orang bahkan melakukan sunat pada bayi laki-laki. Hal tersebut sebaiknya dihindari karena beresiko memotong frenulum terlalu berlebihan atau mungkin masih bersisa.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit