Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. SCIENTIA INUKIRANA

Karbon Aktif: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: Jan 21, 2020 Tinjau pada Mar 31, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.701.780 orang

Definisi Karbon Aktif

Karbon aktif, atau yang dikenal dengan activated charcoal, adalah senyawa kimia obat yang digunakan untuk mengobati keracunan atau overdosis obat yang masuk melalui mulut ke dalam saluran cerna. 

Karbon aktif terbuat dari arang, batu bara, atau kayu yang dipanaskan pada suhu tinggi dan dikombinasi dengan sebuah gas atau senyawa aktif tertentu untuk mengubah struktur internal, mengecilkan ukuran pori, dan memperluas pemukaan dari arang, batu bara, atau kayu tersebut. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Bentuk dari karbon aktif adalah serbuk halus berwarna hitam yang berpori, tidak berbau, tidak berasa, dan tidak beracun. Karbon aktif yang digunakan dalam terapi medis, berbeda dengan karbon/arang yang digunakan untuk membakar atau memanggang masakan.

Indikasi penggunaan Karbon Aktif

Karbon aktif digunakan pada penanganan kegawat-daruratan untuk kondisi keracunan bahan kimia tertentu. Karbon aktif mencegah racun diserap oleh tubuh. 

Kombinasi karbon aktif dengan terapi pengobatan keracunan lainnya dapat berguna saat kondisi keracunan akut. Selain itu karbon aktif dapat digunakan untuk mengatasi overdosis obat seperti aspirin, paracetamol, dan obat tidur.

Akan tetapi, karbon aktif tidak dapat digunakan untuk mengatasi keracunan dari senyawa:

  • Sianida
  • Lithium
  • Alkohol
  • Tablet zat besi
  • Senyawa asam/basa kuat
  • Senyawa hidrokarbon
  • Logam berat
  • Lithium
  • Alkohol
  • Tablet zat besi
  • Senyawa asam/basa
  • Potassium
  • Logam berat

Selain digunakan dalam kondisi gawat darurat, manfaat lain karbon aktif yaitu:

  • Mengurangi zat sampah atau produk buangan dari ginjal, terutama pada seseorang dengan kondisi penyakit ginjal kronis yang menyebabkan ginjalnya tidak mampu menyaring zat sampah dari darah misalnya urea dan racun. Karbon aktif bekerja dengan mengikat urea dan zat beracun untuk dibawa melalui aliran darah ke saluran pencernaan dan dikeluarkan melalui feses.
  • Mengurangi produksi gas dari saluran cerna
  • Mengurangi bau tidak enak pada penderita trimethylaminuria (TMAU)
  • Menurunkan kolesterol total dan LDL serta meningkatkan HDL
  • Mengurangi produksi gas dari saluran cerna
  • Memfiltrasi air dari logam berat dan fluoride
  • Karbon aktif dikombinasikan dengan sorbitol dapat berkhasiat sebagai laksatif untuk mengatasi konstipasi

Cara kerja Karbon Aktif

Karbon aktif bekerja dengan cara mengikat senyawa kimia, mengurangi toksisitas senyawa kimia tersebut. Tekstur karbon aktif yang berpori mempunyai kemampuan untuk menarik molekul, seperti racun dan gas, sehingga terjebak dalam dalam saluran cerna. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Oleh karena karbon aktif tidak dapat diserap oleh tubuh di saluran cerna, senyawa kimia beracun dan gas yang terikat pada karbon aktif kemudian dibuang melalui feses.

Cara penggunaan Karbon Aktif

Karbon aktif tersedia dalam bentuk sediaan cair, suspensi (sirup kering), dan tablet yang dapat diperoleh dengan resep dokter. Dalam kondisi keracunan, sebaiknya segera menghubungi instalasi gawat darurat terlebih dulu sebelum memberikan karbon aktif. 

Karbon aktif dengan dosis 50 – 100 gram dapat diberikan dalam waktu satu jam setelah keracunan/overdisis oleh tenaga medis. Dosis untuk anak-anak biasanya 10 – 25 gram.

Pemberian karbon aktif dapat dilakukan secara per oral apabila penderita masih sadarkan diri. Apabila penderita memuntahkan kembali larutan karbon aktif, dokter akan memberikan karbon aktif melalui selang khusus yang dimasukkan melalui hidung atau mulut, ke dalam kerongkongan, hingga lambung (nasogastric tube atau orogastric tube). 

Namun bila penderita tidak sadarkan diri, pemberian karbon aktif dilakukan melalui intubasi endotrakeal, yaitu memasukkan selang melalui mulut ke dalam trakea. 

Hal ini dilakukan untuk melindungi jalan napas dan paru-paru dari cairan lambung serta meminimalisir risiko penderita mengalami muntah dan tersedak.

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Efek samping Karbon Aktif

Karbon aktif merupakan senyawa kimia yang aman dan minim efek samping yang serius. Beberapa efek samping yang umum terjadi akibat pemberian karbon aktif dalam jangka waktu lama, yaitu:

  • Mual/muntah
  • Konstipasi
  • Feses hitam
  • Diare
  • Lidah berwarna hitam
  • Mual/muntah
  • Konstipasi
  • Feses hitam
  • Diare
  • Lidah berwarna hitam

Perhatian penggunaan Karbon Aktif

Karbon aktif dapat diperoleh dengan resep dokter. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan/menginformasikan pada dokter atau apoteker sebelum terapi apabila:

  • Riwayat alergi
  • Riwayat kondisi medis misalnya perdarahan saluran cerna, penyumbatan pada saluran cerna, intoleransi fruktosa, dehidrasi, paska operasi
  • Konsumsi obat-obat resep, non-resep, vitamin, suplemen, dan obat herbal yang sedang digunakan.
  • Dalam kondisi hamil atau menyusui
  • Berusia lanjut
  • Anak-anak
  • Apabila Anda mendapat sediaan karbon aktif cair, kocok botol kemasan dengan baik agar tidak ada karbon aktif yang mengendap di permukaan bawah botol. Perbanyak asupan cairan selama terapi dengan karbon aktif.
  • Hindari konsumsi sirup coklat, es krim, atau susu karena dapat menghambat mekanisme kerja dari karbon aktif
  • Apabila mengkonsumsi obat lain, minum obat setelah 2 jam dari waktu konsumsi karbon aktif. Hal ini karena karbon aktif mempengaruhi proses penyerapan obat lain.
  • Riwayat alergi
  • Riwayat kondisi medis misalnya perdarahan saluran cerna, penyumbatan pada saluran cerna, intoleransi fruktosa, dehidrasi, paska operasi
  • Konsumsi obat-obat resep, non-resep, vitamin, suplemen, dan obat herbal yang sedang digunakan.
  • Dalam kondisi hamil atau menyusui
  • Berusia lanjut
  • Anak-anak
  • Hindari konsumsi sirup coklat, es krim, atau susu karena dapat menghambat mekanisme kerja dari karbon aktif
  • Apabila mengkonsumsi obat lain, minum obat setelah 2 jam dari waktu konsumsi karbon aktif. Hal ini karena karbon aktif mempengaruhi proses penyerapan obat lain.

Interaksi Karbon Aktif dengan obat lain

Karbon aktif dapat bereaksi secara tidak terprediksi dengan obat-obatan lain. Hal ini dapat mempengaruhi mekanisme kerja obat dan meningkatkan risiko terjadinya efek samping. Beberapa contoh obat yang berinteraksi dengan karbon aktif misalnya:

  • Paracetamol
  • Digoksin
  • Teofilin
  • Antidepresan trisiklik
  • Paracetamol
  • Digoksin
  • Teofilin
  • Antidepresan trisiklik

Apabila lupa menggunakan Karbon Aktif

Penggunaan karbon aktif selalu dilakukan dibawah pengawasan tenaga kesehatan dan terjadwal, sehingga meminimalisir risiko kehilangan dosis pemberian akibat lupa.

Penyimpanan Karbon Aktif

Simpan obat sesuai dengan kemasannya pada suhu ruangan, terhindar dari panas, kelembaban, dan cahaya langsung. Tidak dibenarkan menyimpan obat dalam lemari pendingin (freezer). Hindarkan dari jangkauan anak-anak. Tanyakan pada tenaga kesehatan apabila Anda ingin membuang sisa obat yang tidak digunakan.


9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
  • Wiley, F. Everyday Health (2018). What is Activated Charcoal?.
  • Riordan, M. et al. (2002). Poisoning in Children 5: Rare and Dangerous Poisons. Archives of Disease in Childhood, 87, pp. 407-410.
  • MIMS Indonesia (2018). Charcoal, Activated.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp