Kapan Sebaiknya Mulai Minum Obat Hipertensi, Kalau Sudah Punya Tekanan Darah Tinggi?

Dipublish tanggal: Agu 28, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Tinjau pada Mar 20, 2020 Waktu baca: 3 menit
Kapan Sebaiknya Mulai Minum Obat Hipertensi, Kalau Sudah Punya Tekanan Darah Tinggi?

Apakah tekanan darah Anda meningkat? Jika ya, Anda mungkin sedang kebingungan dalam mengambil keputusan: Apakah Anda memerlukan obat sekarang atau menjalani pola hidup sehat saja sudah cukup?

Tidak selalu ada jawaban yang jelas. Banyak hal tergantung pada seberapa tinggi tekanan darah, usia dan kesehatan Anda secara umum. Untuk lebih jelasnya, mari disimak artikel yang satu ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Hipertensi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 34

Selalu pantau tekanan darah Anda

Langkah pertama adalah dengan memantau tekanan darah Anda. Tekanan darah selalu ditunjukkan dengan angka atas (systole) dan bawah (diastole) - seperti 130/90. 

Angka teratas memberitahu Anda tekanan saat jantung Anda memompa darah sedangkan tekanan bawah menunjukan tekanan saat jantung melakukan pengisian darah.

Tekanan darah normal kurang dari 120 mmHg pada tekanan systole dan kurang dari 80 mmHg pada tekanan diastole. Jika salah satu atau kedua angka itu lebih tinggi, maka menandakan adanya terlalu banyak tekanan pada pembuluh darah arteri. 

Seperti halnya ban yang dipompa dengan terlalu banyak udara. 

Seiring waktu, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan - dan meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Oleh karena itu tekanan darah merupakan indikasi yang penting untuk menentukan pengobatan pada penderita hipertensi. 

Berikut adalah penanganan hipertensi berdasarkan tekanan darah :

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

  • 120-129 / 80-90 : Anda mungkin tidak membutuhkan obat

Tekanan darah mungkin lebih tinggi dari batas normal, tetapi tekanan darah belum dapat dikategorikan sebagai hipertensi. 

Kecuali jika Anda juga memiliki kondisi kesehatan lain (seperti penyakit ginjal atau masalah jantung) dokter Anda mungkin akan mengatakan Anda tidak memerlukan obat untuk saat ini.

Menurut JNC 7, tekanan darah dengan rentang 120-129 / 80-90 menandakan bahwa Anda menderita prehipertensi. Kondisi ini dapat menjadi hipertensi tanpa perubahan pola hidup yang lebih sehat. 

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan beberapa perubahan pada gaya hidup Anda dengan mengurangi garam dan alkohol, rutin berolahraga lebih banyak, dan menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan.

  • 130-139/80-89 (hipertensi stadium 1): Anda Mungkin Perlu Obat

Menurut JNC 7, Angka-angka tersebut memenuhi syarat sebagai hipertensi derajat 1 , sehingga membutuhkan perawatan medis. 

Tetapi dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda mencoba perubahan gaya hidup terlebih dahulu sebelum terapi menggunakan obat anti hipertensi, kecuali jika Anda memiliki masalah kesehatan lainnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Hipertensi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 34

Satu hal yang perlu diingat: Pedoman berbeda untuk orang tua. Jika Anda berusia 60 tahun atau lebih, American College of Physicians dan American Academy of Family Physicians merekomendasikan Anda untuk memulai perawatan jika angka tekanan darah tinggi Anda adalah 130 atau lebih tinggi.

  • 140/90 atau Lebih Tinggi (Hipertensi Derajat 2): Anda Mungkin Perlu Obat

Pada hipertensi derajat 2, dokter Anda kemungkinan akan meresepkan obat untuk mengendalikan tekanan darah Anda. Pada saat yang sama, Anda juga perlu melakukan perubahan gaya hidup. 

Jika tekanan darah Anda pernah mencapai 180/120 atau lebih, maka hal ini menandakan kondisi darurat. Anda perlu bantuan medis segera untuk mengendalikannya.

Melakukan perubahan gaya hidup sebagai penanganan Hipertensi

Setiap orang terlepas dari tekanan darah yang dimilikinya, harus menjalani perubahan gaya hidup yang telah terbukti mencegah atau mencegah timbulnya tekanan darah tinggi yang berbahaya. 

Hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah membatasi asupan natrium tidak lebih dari 2 gram setiap hari. Jauhi makanan olahan yang mengandung sodium tinggi sebanyak mungkin, dan batasi penggunaan garam saat memasak. 

Penurunan berat badan dapat menurunkan tekanan darah bahkan jika Anda hanya berhasil menurunkan 3 hingga 5 kg berat badan. 

Selain itu aktivitas aerobik yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan tekanan darah bahkan jika aktivitas aerobik yang Anda lakukan tidak menyebabkan penurunan berat badan. 

Konsumsi alkohol yang berat, dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga moderasi sangat penting. Akhirnya, jika Anda berhenti merokok, tekanan darah Anda akan turun beberapa menit setelah batang rokok terakhir Anda.

11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Examining How Commonly Used Blood Pressure Medications Affect Outcomes Among Patients with COVID-19. University of Pennsylvania Health System | Penn Medicine. (Accessed via: https://www.pennmedicine.org/news/news-releases/2020/april/examining-how-commonly-used-blood-pressure-medications-affect-outcomes-among-patients-with-covid)
High Blood Pressure Drug List: Side Effects, Types & Names. MedicineNet. (Accessed via: https://www.medicinenet.com/high_blood_pressure_medication/article.htm)
Compare Current High+Blood+Pressure Drugs and Medications with Ratings & Reviews. WebMD. (Accessed via: https://www.webmd.com/drugs/2/condition-1432/high+blood+pressure)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app