Batuk Berdahak Hijau - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Mar 4, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 6 menit

Batuk dapat dialami oleh siapa saja, baik oleh Anda, anak-anak Anda, ataupun keluarga Anda. Batuk juga merupakan salah satu bentuk sistem pertahanan tubuh manusia untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam saluran pernafasan, baik itu secara sengaja seperti serangan virus dan bakteri ataupun secara tidak sengaja seperti terhirup debu dan polusi udara.

Batuk dapat pula menggambarkan bahwa di dalam tubuh Anda sedang terjadi serangkaian gejala yang timbul akibat penyakit mulai dari penyakit ringan seperti flu hingga penyakit yang berat dan lama seperti Tuberculosis Paru (TB) maupun kanker paru-paru.

Batuk berdahak mungkin bagi sebagian besar orang telah dianggap sebagai kondisi yang biasa, namun bagaimana bila Batuk Berdahak Hijau yang Anda alami? Dahak yang dikeluarkan ketika Anda batuk biasanya berwarna putih, hanya saja dahak juga bisa saja mengalami perubahan warna menjadi hijau pada kondisi tertentu.

Pada umumnya, dahak dengan warna hijau atau kuning kehijauan terjadi disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri atau virus. Tak hanya itu, peradangan yang dialami dalam jangka waktu lama juga mampu menjadi alasan di balik Batuk Dahak Hijau tersebut.

Apakah penyebab dan tanda batuk berdahak hijau?

Sama halnya dengan yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa batuk yang disertai dengan dahak berwarna hijau dapat menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh Anda bekerja dengan seharusnya, namun Anda juga perlu waspada karena ada beberapa jenis penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan dahak menjadi berwarna hijau.

Berikut beberapa jenis penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan terjadinya Batuk Berdahak Hijau, yaitu :

  • Pneumonia
    Paru-paru basah adalah istilah umum mungkin yang paling sering Anda dengar atau gunakan untuk menggambarkan Pneumonia. Pneumonia merupakan suatu kondisi infeksi yang biasanya mampu menjadi faktor yang menyebabkan timbulnya inflamasi di bagian kantong udara paru-paru Anda.
  • Pneumonia sendiri dapat pula terjadi sebagai komplikasi dari penyakit sistem pernapasan lainnya. Dahak yang berwarna hijau bisa dikarenakan kondisi paru-paru basah ini.Timbulnya gejala pada setiap penderitanya berbeda-beda dan perlu diperhatikan pula jenis Pneumonia apa yang menyerang Anda.

    Gejala umum pneumonia biasanya adalah batuk, menggigil, demam, serta juga masalah napas pendek atau sesak napas selain dari dahak hijau. Segera ke dokter untuk melakukan rangkaian pemeriksaan apabila Anda mengalami keluhan tesebut sehingga apabila Anda positif Pneumonia, Anda dapat secepatnya diobati.
  • Bronkitis
    Infeksi pada bagian saluran pernapasan dari bronkus atau paru-paru adalah yang kita sering sebut dengan Bronkitis, di mana akhirnya menyebabkan peradangan pada paru-paru. Peradangan atau inflamasi di saluran tersebutlah yang akan menjadikan Anda mengalami batuk berdahak hijau.
  • Biasanya pada awalnya memang penderita tidaklah memiliki batuk berdahak, melainkan batuk kering biasa.Hanya saja seiring waktu, batuk kering tersebut dapat berubah menjadi batuk berdahak putih di mana hal ini dapat berkembang lagi menjadi batuk dengan dahak berwarna hijau.

    Inilah tanda bahwa penyakit bisa berkembang dari virus ke bakteri di mana sebagai akibatnya batuk yang lama dahaknya dapat mengalami perubahan warna, terutama pada batuk yang terjadi 90 hari lebih.
  • Sinusitis
    Sinusitis merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada bagian rongga kecil yang berisi udara di mana posisinya ada di area hidung Anda. Alergi, bakteri maupun virus dapat menjadi penyebab utama dari timbulnya peradangan ini.
  • Jika Sinusitis dipicu oleh bakteri, maka otomatis Anda tidak perlu heran apabila cairan hidung atau dahak Anda akhirnya berwarna hijau.Sinusitis bukan hanya ditandai dengan batuk dan dahak berwarna hijau, melainkan juga hidung tersumbat dan pula Anda dapat merasakan adanya tekanan di bagian rongga sinus.

    Jika merasa bahwa batuk berdahak tak kunjung sembuh dan dahaknya tetap berwarna hijau, segera ke dokter untuk diobati dengan cepat dan tepat.
  • Merokok
    Jika Anda adalah seorang perokok aktif, maka ada kemungkinan batuk yang Anda alami terutama bila batuk tersebut berdahak hijau, dikarenakan kebiasaan merokok. Para perokok biasanya akan menghindari dan mengabaikan gejala simpel seperti batuk-batuk walaupun batuknya berdahak.
  • Padahal batuk-batuk bisa menjadi awal dari suatu penyakit serius akibat kebiasaan buruk merokok. Penting untuk Anda waspadai bahwa menjadi perokok aktif mampu menimbulkan berbagai penyakit Kronis pada paru-paru, saluran pernapasan, dan juga jantung.

    Bahkan merokok dapat merusak kesehatan kulit Anda sehingga bukan hanya batuk berdahak saja yang menjadi masalah. Pola hidup dan kebiasaan Anda perlu diperbaiki agar supaya batuk dengan dahak hijau dapat dihindari.
  • TBC atau Tuberkulosis
    Jenis penyakit menular ini diketahui disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis di mana penularannya bisa terjadi dari penderita Tuberkulosis aktif yang mengalami batuk dan keluarlah air liur dalam bentuk titik-titik kecil yang bisa saja terhirup oleh orang yang ada di sekitarnya.
  • Jika orang yang menghirupnya adalah orang sehat tapi dengan daya tahan tubuh rendah, maka ia akan tertular dengan lebih mudah. Batuk berdahak yang warnanya hijau bukan satu-satunya gejala dari penyakit TBC karena ada beberapa gejala lain yang dapat dialami penderita.

    Contoh gejala lain yang umum dialami penderita TBC antara lain adalah demam, tidak selera makan, berat badan turun, nyeri dada, batuk berdarah , tubuh lelah dan tubuh terasa lemah. Ketika tubuh Anda dalam kondisi yang sehat dengan sistem daya tahan tubuh normal, basil TB mampu diberantas ketika masuk ke dalam tubuh.

    Namun juga jangan terlalu mengandalkan sistem kekebalan tubuh karena ada kemungkinan kekebalan tubuh Anda tak bisa memberi perlindungan yang semestinya.
  • Cystic Fibrosis
    Penyakit paru-paru Cystic Fibrosis ini termasuk kondisi kesehatan yang kronis dan menyebabkan terbentuknya lendir pada organ paru-paru. Pada umumnya, anak-anak dan remaja yang paling sering terserang penyakit ini.
  • Salah satu gejala umumnya adalah warna dahak yang berwarna hijau. Penyakit ini tak bisa Anda anggap ringan karena bila diabaikan dan tak cepat ditangani bisa berpotensi memicu sejumlah penyakit saluran pernapasan yang lebih berbahaya.

    Untuk itulah, Anda perlu segera ke dokter untuk melakukan rangkaian pemeriksaan atau metode diagnosa sehingga dokter bisa menentukan pengobatan bagi Anda. Jika penyebab ditangani, maka batuk dahak hijau juga akan sembuh.

Bagaimana cara mengatasi Batuk dengan Dahak Hijau?

Ketika Anda batuk Berdahak Berwarna Hijau dan Anda mulai mengkhawatirkan keadaan Anda ataupun keluarga, jangan pernah menunda untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Untuk menghilangkan dan menyembuhkan dahak hijau, di bawah ini ada beberapa langkah untuk mengatasinya sehingga aktivitas harian Anda kembali nyaman.

  • Dekongestan 
    Dekongestan yang bisa digunakan ada dalam dua bentuk yaitu alat semprot hidung dan alat untuk semprot mulut. Hanya saja, keduanya tidak dianjurkan digunakan tanpa resep dokter. Efek samping yang perlu diwaspadai ketika menggunakan obat ini antara lain adalah rasa cemas dan pusing.

  • Antihistamin
    Untuk mendapatkan obat ini bisa tanpa resep dokter di mana dengan menggunakan obat ini, masalah Sinus akan berkurang. Namun apabila antihistamin yang biasa tak efektif dan dahak terus ada, segera konsultasi dengan dokter Anda.

  • Ekspektoran 
    Pengencer dahak satu ini dapat diandalkan agar supaya dahak yang kental bisa lebih gampang dikeluarkan tanpa menimbulkan rasa sakit. Dahak hijau pun tak perlu lagi dikhawatirkan dengan ekspektoran ini, terutama seperti guaifenesin yang baik digunakan oleh anak dan orang dewasa.

  • Neti pot 
    pengobatan batuk berdahak berupa alat ini bentuknya seperti pot berukuran kecil sesuai dengan namanya dan dapat bekerja untuk membuang lendir berlebih dalam saluran sinus di hidung dan juga mengatasi iritasi yang terjadi akibat Sinus.

  • Humidifier 
    alat ini mampu memberikan tingkat kelembapan yang cukup pada ruangan di rumah Anda agar lebih banyak menghidup uap air sehingga dapat membantu Anda mengatasi penyumbatan saluran pernafasan akibat menumpuknya lendir dan dahak.

  • Istirahat Cukup 
    Batuk adalah suatu kondisi yang melibatkan sistem daya tahan tubuh. Untuk meningkatkan kembali daya tahan tubuh yang melemah, luangkan waktu untuk beristirahat lebih banyak dan pastikan bahwa waktu istirahat dan tidur Anda sudah termasuk cukup.

    Banyak penyakit yang tergolong ringan pun terjadi akibat kurang tidur dan istirahat.

  • Konsumsi Air Putih 
    Kondisi batuk berdahak baik yang disebabkan oleh infeksi atau bukan, tetap saja perlu diatasi dengan banyak minum air putih. Dua liter per hari adalah jumlah air putih yang paling dianjurkan dan akan sangat efektif sebagai pengencer dahak alami. Batuk juga akan menjadi lebih cepat sembuh bila tubuh mendapatkan cairan cukup.
  • Jauhi Kebiasaan Merokok 
    ketika batuk, apalagi batuk berdahak, Anda sebaiknya menghindari merokok. Merokok bisa saja membuat kondisi batuk Anda lebih parah dan bahkan menjadi penyebab dari munculnya kondisi penyakit serius lainnya.

    Jadi, daripada Anda mengisap rokok, cobalah mencari kegiatan lain yang lebih positif dan belajarlah untuk berhenti dari kebiasaan yang tidak sehat ini.

Jika keluhan yang Anda alami tak kunjung membaik, konsultasikanlah kembali dengan dokter Anda agar dokter Anda dapat memeriksa dan mengetahui penyebab Batuk Berdahak Hijau yang Anda alami. Metode penyembuhan yang terbaik dapat Anda bicarakan dengan dokter Anda agar supaya hasil pengobatannya dapat maksimal.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Phlegm: Colors, textures, and home care. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/318359.php)
What to Do When a Cold Becomes Bronchitis. WebMD. (https://www.webmd.com/lung/cold-becomes-bronchitis)
Yellow, Brown, or Green Phlegm: What it Means. Healthline. (https://www.healthline.com/health/green-phlegm)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app