Anemia - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 137.233 orang

Anemia adalah suatu kondisi yang terjadi saat seseorang tidak memiliki jumlah sel darah merah yang cukup untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh Salah satu alasannya adalah terjadinya kekurangan hemoglobin dan vitamin B12 untuk membuat sel darah merah.

Hemoglobin adalah protein yang terkandung dalam sel darah merah yang membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Seseorang dapat mengalami anemia bila kekurangan folat (vitamin B9), bentuk alami asam folat pada makanan.

Seseorang yang jumlah sel darah merahnya tidak cukup, tubuhnya akan kekurangan oksigen, sehingga tubuh lemas, lemah dan mengalami nafas pendek.


Tipe anemia akibat kekurangan B12 tau folat menyebabkan tubuh menghasilkan sel darah merah yang berukuran lebih besar dari normalnya dan tidak dapat berfungsi secara normal.

Sel darah merah yang terlalu besar ukurannya sulit keluar dari sumsum tulang untuk masuk ke pembuluh darah dan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Anemia ini sering disebut anemia makrosistik atau anemia megaloblastik.  

Gejala

Vitamin B12 dan folat berperan penting pada fungsi organ penting dalam tubuh, termasuk menjaga kesehatan sistem persarafan. Kekurangan salah satunya dapat menyebabkan masalah berikut:

  • Kekurangan energi
  • Radang dan kemerahan pada ludah
  • Kelemahan otot
  • Masalah psikologis, seperti depres dan kebingungan
  • Masalah ingatan, pemahaman dan respon
  • Rasa lelah yang berlebihan
  • Paraesthesia
  • Bisul pada mulut
  • Gangguan pengelihatan

Masalah di atas dapat terjadi karena kekurangan B12 atau anemia tanpa mengalami anemia.  

Penyebab

Dua penyebab umum anemia megaloblastik adalah kekurangan vitamin B12 dan/atau folat. Kedua nutrien ini penting dalam pembentukan sel darah merah yang sehat.

Saat tubuh kekurangan salah satu atau keduanya, pembentukan sel darah merah akan terpengaruh. Hal ini menyebabkan pembelahan dan reproduksi sel darah merah menjadi tidak normal.

  • Kekurangan Vitamin B12
    Vitamin B12 dapat ditemukan pada makanan seperti ikan, daging, telur dan susu. Orang-orang yang tidak dapat menyerap vitamin B12 pada makanan mereka akan mengalami anemia megaloblastik.

    Kekurangan vitamin B12 juga sering disebabkan kekurangan protein dalam perut yang disebut dengan “faktor intrinsik”. Tanpa faktor intrinsik, vitamin B12 tidak dapat diserap seberapa banyak apapun kita mengonsumsinya.

    Selain itu, anemia megaloblastik juga bisa disebabkan kekurangan vitamin B12 pada makanan sehari-hari.

  • Kekurangan folat
    Folat adalah nutrien lain yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah yang sehat. Folat ditemukan pada makanan seperti hati sapi, bayam, dan kecambah. Folat sering disalahartikan dengan asam folat.

    Secara teknis, asam folat adalah salah satu bentuk buatan dari folat, terkandung dalam suplemen. Asam folat juga banyak ditemukan di sereal. Kekurangan folat dapat disebabkan oleh penyalahgunaan alkohol.

    Alkohol memiliki sifat dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap asam folat. Wanita hamil sering mengalami asam folat karena kebutuhan asam folat sangat tinggi pada perkembangan janin.

  • Mengidap kanker

  • Memiliki kelainan darah seperti anemia bulan sabit 

Komplikasi

Meskipun tidak umum, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan komplikasi, terutama jika seseorang pernah mengalami kekurangan vitamin B12 atau folat untuk beberapa waktu. Komplikasi yang dapat terjadi antara lain:

  • Masalah pada sistem persarafan
  • Kondisi jantung
  • Komplikasi kehamilan dan cacat kelahiran
  • Kemandulan sementara

Orang dewasa yang mengalami anemia juga mungkin mengalami gagal jantung. Komplikasi dapat ditangani secara tepat, tetapi bila masalah sudah mencapai masalah persarafan, bisa menjadi permasalahan yang permanen.  

Penanganan

Kebanyakan kasus anemia akibat kekurangan vitamin B12 dan folat ditangani dengan suntukan atau konsumsi tablet untuk mengganti vitamin yang hilang. Suplemen vitamin B12 juga biasanya diberikan pertama kali.

Kemudian, tergantung apakah kekurangna vitamin B12 berhubungan dengan makanan, seseorang akan mendapatkan baik tablet B12 di sela makan, atau suntikan secara rutin. Pengobatan ini akan dibutuhkan seumur hidup.

Tablet folat biasanya digunakan untuk mengembalikan kadar folat ke normal. Biasanya dikonsumsi selama empat bulan. Pada beberapa kasus, memperbaiki makanan dapat menyembuhkan dari anemia megaloblastik dan mencegah dari mengalami kembali.

Vitamin B12 ditemukan pada daging, ikan, produk olahan susu, ekstrak ragi, dan makanan fortifikasi. Sumber terbaik folat adalah sayuran hijau seperti brokoli, kecambah dan polong-polongan.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit