Fungsi dan Manfaat Zat Besi Yang Paling Utama Bagi Tubuh

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mei 30, 2019 Waktu baca: 2 menit
Fungsi dan Manfaat Zat Besi Yang Paling Utama Bagi Tubuh

Tidak dapat dipungkiri bahwa zat besi memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Zat besi berperan penting dalam tumbuh kembang seseorang serta menjaga kesehatan tubuh. Peran tersebut tak lepas dari fungsi zat besi itu sendiri di dalam tubuh manusia yaitu membantu metabolisme protein, produksi hemoglobin dan sel darah merah. Manfaat zat besi lainnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh yang menjadikannya tangguh dalam melawan infeksi. Sebaliknya, kekurangan zat besi dapat menyebabkan penyakit-penyakit seperti anemia defisiensi zat besi, anemia kronis, gangguan tumbuh kembang anak.

Fungsi dan Manfaat Zat Besi Yang Paling Utama Bagi Tubuh

Pembentukan Hemoglobin (Hb)

Ini adalah fungsi dan manfaat zat besi yang paling utama. Hemoglobin (Hb) adalah media utama pembawa oksigen ke seluruh tubuh dan memberikan warna merah pada eritrosit (sel darah merah). Hemoglobin sangat penting dan selalu diproduksi oleh tubuh karena manusia cenderung kehilangan darah setiap saat seperti ketika hancurnya sel darah merah karena memang sudah saatnya rusak, melalui luka dalam maupun luar. Wanita akan banyak kehilangan darah setiap bulannya selama periode menstruasi. Itulah mengapaperempuan lebih berisiko menderita anemia dibandingkan laki-laki. Saat seseorang kekurangan zat besi hingga kadar hemoglobin menurun, maka dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi.

Fungsi Otot

Zat besi sangat penting bagi kerja otot, karena zat besi merupakan unsur penting yang ada di otot berupa mioglobin. Mioglobin mengangkut oksigen dari hemoglobin dan berdifusi ke seluruh sel-sel otot. Tanpa zat besi, otot akan kehilangan kekuatan dan elastisitasnya; sehingga melemahnya otot adalah salah satu tanda yang paling jelas dari anemia defisiensi zat besi.

Fungsi Otak

Peningkatan perkembangan otak juga merupakan salah satu dari sekian banyak manfaat zat besi. Karena pasokan oksigen dalam darah dibantu oleh besi dan tentunya ini sangat penting karena otak menggunakan sekitar 20% oksigen darah. Dengan demikian zat besi secara langsung berhubungan dengan kesehatan dan fungsi otak. Ia menunjang aktivitas kognitif dan membantu untuk menciptakan jalur saraf baru untuk mencegah gangguan kognitif seperti demensia dan penyakit Alzheimer. Oleh karena itu, bagi mereka yang terpenuhi kebutuhan zat besinya, akan lebih mudah untuk konsentrasi.

Pengaturan Suhu Tubuh

Zat besi adalah fasilitator penting untuk membuat enzim yang berperan pada metabolisme energi  dan pengaturan suhu tubuh. Pada seseorang dengan anemia defisiensi zat besi maka fungsi pengaturan suhunya menjadi terganggu.

Metabolisme Energi

Fungsi zat besi lainnya yaitu sebagai bagian penting metabolisme energi dalam tubuh manusia. Di dalam sel, zat besi merupakan komponen tubuh yang membentuk enzim yang membantu proses terjadinya pembentukan energi. Sumber energi didapatkan dari makanan yang dikonsumsi dan kemudian didistribusikan ke seluruh bagian tubuh.

Sistem Enzim 

Zat besi juga merupakan bagian penting dari berbagai sistem enzimatik karena berkaitan dengan beberapa enzim tubuh untuk menjalankan fungsinya bagi tubuh.

Itulah fungsi dan manfaat zat besi yang paling utama, jangan pernah anggap remeh mineral yang satu ini.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Iron: Recommended intake, benefits, and food sources. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/287228.php)
Iron Supplement (Oral Route, Parenteral Route) Precautions. Mayo Clinic. (http://www.mayoclinic.com/health/drug-information/DR602285/DSECTION=precautions-)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app