Decitabine: Manfaat, Efek Samping dan, Dosis

Update terakhir: Feb 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 835.915 orang

Apakah Decitabine?

Decitabine merupakan obat yang digunakan dalam perawatan kanker yang bekerja dengan menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker dalam tubuh pasien.  

Decitabine dimanfaatkan dalam pengobatan mylodysplastic syndrome (MDS) - Jenis kanker yang menyerang darah dan sumsum tulang belakang-

Efek Samping Decitabine

Perawatan pasien kanker menggunakan decitabine dapat memberikan berbagai efek samping, adapun efek samping pada setiap pasien akan berbeda tergantung pada tingkat toleransi tubuh pasien, efek  samping yang sering dirasakan antara lain:

  • Sakit kepala, pusing, kantuk
  • Mual, muntah, nyeri perut, diare, sembelit
  • Batuk, mulut Kering
  • Nyeri sendi
  • Gangguan tidur (insomnia)

Gangguan lebih berat mungkin terjadi pada pasien tertentu, apabila pasien mengalami efek dibawah ini, segera hubungi dokter:

  • Demam tinggi, gemetar, nyeri tubuh, batuk, sakit tenggorokan, gejala flu
  • Mudah lebam, pendarahan tidak normal (hidung, mulut, vagina, dubur), bintik merah atau ungu pada kulit
  • Kulit pucat, kepala terasa ringan, detak jantung cepat, sulit konsentrasi
  • Bercak putih atau sakit pada daerah mulut atau bibir
  • Dada rasa tertusuk, napas pendek dan berdesah, batuk berdahak warna kunik atau hijau
  • Bengkak, nyeri, mati rasa, kemarahan pada bagian tubuh
  • Ketidakseimbangan elektrolit (lemah otot, kaki tidak nyaman, haus yang sangat, penambahan jumlah urin, kebingungan, otot lemah, detak jantung tidak normal, kesemutan)

Efek samping tersebut diatas bukanlah daftar lengkap, jika pasien merasa gejala tidak normal setelah penggunaan decitabine, segera hubungi dokter atau unit gawat darurat.

Yang perlu diperhatikan sebelum penggunaan Decitabine

Untuk menjaga keamaan pasien, beritahukan kepada dokter jika pasien memiliki gangguan:

  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati

Jangan menggunakan decitabine jika pasien sedang mengandung, karena dapat membahayakan bayi dalam kandungan. Pasien wanita diwajibkan menggunakan alat KB yang efektif. Sedang untuk pasien pria, diwajibkan menggunakan kondom selama atau paling sedikit 2 (dua) bulan setelah berhenti menggunakan decitabine.

Belum diketahui apakah decitabine dapat disalurkan melalui ASI. Untuk kebaikan bayi, ibu mengosumsi decitabine untuk tidak memberikan ASI.

 Decitabine dapat menurunkan sel darah agar tubuh dapat melawan infeksi dan membantu tubuh pasien menggumpalkan darah. Pasien mungkin lebih rentan terhadap infeksi atau pendarahan.

Untuk itu penting bagi pasien agar menjauhi lingkungan atau orang yang sedang sakit atau infeksi, hindari juga aktifitas yang beresiko tinggi mengakibatkan pendarahan atau luka. Hati-hati ketika pasien mencukur atau menyikat gigi.

Decitabine dapat disalurkan melalui cairan tubuh (urin, feses, muntahan), minimal 48 jam setelah pasien menerima obat, hindari kemungkinan cairan tubuh mengenai tangan atau bagian tubuh lainnya. 

Perawat juga wajib menggunakan sarung tangan karet untuk membersihkan tubuh pasien. Cuci tangan dengan benar ketika sebelum dan setelah melepas sarung tangan. Baju, sprei dan alat makan pasien juga harus dicuci terpisah.

Dosis Decitabine

Pasien mungkin diberikan obat mual atau muntah ketika menjalani pengobatan decitabine.

Decitabine akan diberikan melalui suntikan intravenous (IV) pada pembuluh darah, suntikan diberikan setiap 8 jam selama 3 hari. Perawatan 3 hari ini biasanya akan diulang setiap 6 minggu. Pasien mungkin akan menerima paling sedikit 4 kali perawatan.

Overdosis jarang terjadi karena decitabine wajib diberikan oleh tenaga profesional.

Berikut dosis yang umum diberikan namun wajib diingat bahwa dokter spesialis mungkin mengubah dosis sesuai dengan kondisi pasien.

 Dosis umum orang dewasa dengan MDS

1. Perawatan opsi 1

15mg/m2 IV lebih dari 3 jam; ulangi setiap 8 jam selama 3 hari; siklus diulang setiap 6 minggu, pasien mungkin diberikan antiemetic therapy sebelum perawatan.

Jika pemulihan hematologi (ANC 1,000/mcL atau lebih dan platelets 50,000/mcL atau lebih) dari perawatan sebelumnya membutuhkan waktu lebih dari 6 minggu, makan siklus berikutnya harus ditunda dan dosis dikurangi sementara menjadi:

  • Pemulihan membutuhkan lebih dari 6 minggu, namun kurang dari 8 minggu: kurangi dosis sampai 2 minggu menjadi 11mg/m2 IV setiap 8 jam (33 mg/m2/hari, 99 mg/m2/siklus) ketika memulai terapi kembali.
  • Pemulihan membutuhkan lebih dari 8 minggu, namun kurang dari 10 minggu: tes perkembangan penyakit pasien, jika penyakit tidak berkembang, dosis harus dikurangi menjadi lebih dari 2 minggu menjadi 11mg/m2 IV setiap 8 jam (33 mg/m2/hari, 99 mg/m2/siklus) ketika memulai terapi kembali. 

2.  Perawatan opsi 2

20 mg/m2 IV lebih dari 1 jam; ulangi setiap hari selama 5 hari, ulangi siklus selama 4 minggu; pasien mungkin diberikan antiemetic therapy sebelum perawatan

Jika tedeteksi myelosupression, siklus perawatan lanjutan ditunda sampai pemulihan hematologi (ANC 1,000/mcL atau lebih) dan plateles 50,000/mcL atau lebih)




Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit