Cemas Kehidupan Seksual Terganggu Karena Kanker Prostat ? Atasi dengan Yoga

Dipublish tanggal: Mei 30, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Cemas Kehidupan Seksual Terganggu Karena Kanker Prostat ? Atasi dengan Yoga

Banyak dari Anda yang mungkin khawatir dengan kondisi fisik dan kualitas kehidupan seksual karena menderita kanker prostat. Kanker prostat sendiri adalah tumbuhnya sel-sel kecil yang tidak terkendali di dalam kelenjar prostat (kelenjar kecil pada panggul pria yang menjadi bagian dari sistem reproduksi.

Kabar baik untuk para pasien kanker prostat bahwa baru-baru ini ada penelitian yang menyebutkan bahwa olahraga yoga dapat meningkatkan kualitas kehidupan seksual para penderita kanker prostat. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saluran Kemih & Prostat via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 21

Jenis olahraga yang berkonsentrasi pada kelenturan tubuh ini sering dianggap olahraga yang diperuntukkan khusus untuk wanita. Padahal yoga juga dapat memberikan banyak manfaat untuk para laki-laki khususnya untuk mereka yang menderita kanker prostat. 

Berikut manfaat yoga untuk Anda penderita kanker prostat.

Meningkatnya kualitas kehidupan penderita Kanker Prostat dengan yoga

Berdasarkan hasil penelitian yang terbit dalam International Journl of Radiation Oncology, Biology, and Physics menyatakan bahwa yoga dapat memberikan dampak positif untuk para pasien yang sedang menderita kanker prostat. 

Penelitian ini melibatkan pasien yang sedang menjalani pengobatan kanker prostat untuk menjadi responden.

Pada awalnya para pasien diminta untuk menjalani aktivitas olahraga yoga kemudian disediakan kuisoner untuk melihat hasil dari aktivitas yoga mereka. 

Dari penelitian tersebut menunjukkan hasil bahwa pasien yang menjalani olahraga yoga teratur memiliki ketahanan fisik yang lebih baik selama menjalani proses pengobatan kanker prostat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saluran Kemih & Prostat via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 21

Yoga dapat memperbaiki kehidupan seksual penderita Kanker Prostat

Dari penelitian tersebut diperoleh juga hasil bahwa 85% para pasien penderita kanker prostat mengalami masalah dalam kesehatan seksual mereka salah satunya impotensi

Ini disebabkan karena hormon testoteron yang sengaja diturunkan untuk pasien yang sedang menjalani proses terapi hormon.  

Kemudian dilakukan perbandingan antara pasien yang rutin melakukan yoga dalam beberapa minggu dengan durasi 75 menit per sesi dengan pasien yang sama sekali tidak melakukan aktivitas olahraga yoga. 

Ditemukan fakta hasil bahwa pasien yang rutin melakukan aktivitas olahraga yoga mengalami peningkatan fungsi seksual dibandingkan dengan pasien yang tidak melakukan sama sekali.

Penelitian lain juga menyebutkan bahwa olahraga yoga memang dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan seksual pria.

Dampak positif yoga pada kualitas hidup penderita Kanker Prostat

Berdasarkan hasil riset para peneliti menemukan fakta bahwa penderita kanker prostat yang rutin melakukan aktivitas yoga dapat mengelola energi tubuh mereka secara maksimal sehingga menimbulkan dampak positif pada ketahanan fisik pasien ketika menjalani proses pengobatan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Pengendalian energi tubuh yang baik menyebabkan fisik pasien tidak mudah mengalami kelelahan

Berbeda dengan pasien yang sama sekali tidak melakukan olahraga yoga karena tubuh mereka tidak biasa dilatih untuk mengelola energi sehingga efek samping yang timbul karena proses pengobatan lebih besar dan ketahanan fisik tubuh pun kurang baik.

Kemudian dampak positif lainnya adalah kualitas kehidupan seksual yang semakin bertambah baik bagi pasien yang rutin olahraga yoga. Ini karena gerakan dalam yoga memberikan efek pada aliran darah ke area panggul menjadi lebih lancar dan otot-otot pada area tersebut pun menjadi lebih lentur.

Maka dari itu penting untuk Anda yang sedang menderita kanker prostat, alangkah lebih baik jika jangan hanya bergantung pada proses pengobatan dan terapi saja. Tambahkan aktivitas yoga dalam daftar proses penyembuhan yang anda lakukan. 

Karena efek baik yang akan dihasilkan bagi tubuh Anda setelah menjalani aktivitas tersebut.

12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Effect of Eischens Yoga During Radiation Therapy on Prostate Cancer Patient Symptoms and Quality of Life: A Randomized Phase II Trial. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/28721886)
Clinical Trial Shows Benefit of Yoga for Side Effects of Prostate Cancer Treatment. University of Pennsylvania Health System | Penn Medicine. (https://www.pennmedicine.org/news/news-releases/2017/april/clinical-trial-shows-benefit-of-yoga-for-side-effects-of-prostate-cancer-treatment)
Clinical trial shows benefit of yoga for side effects of prostate cancer treatment: Twice-weekly yoga led to better physical, sexual, emotional, and social health, study finds. ScienceDaily. (https://www.sciencedaily.com/releases/2017/04/170406121509.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app