Berbagai Cara Menghilangkan Luka Bekas Cakar

Dipublish tanggal: Feb 24, 2019 Update terakhir: Feb 17, 2022 Tinjau pada Jul 16, 2019 Waktu baca: 3 menit
Berbagai Cara Menghilangkan Luka Bekas Cakar

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Luka cakar yang mengenai lapisan kulit dalam membuat penyembuhannya cenderung lebih lama;
  • Minyak zaitun dapat membantu mencerahkan bekas luka akibat cakaran tanpa menyebabkan kerusakan pada kulit di sekitarnya;
  • Tempelkan mentimun dingin ke area bekas luka cakar untuk membantu meringankan peradangan dan mempercepat proses penyembuhan;
  • Konsultasikan ke dokter kulit guna mendapatkan perawatan untuk menghilangkan bekas luka cakar, baik dengan dermabrasi, chemical peeling, atau laser wajah;
  • Klik untuk mendapatkan obat kulit ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD.

Punya bekas jerawat yang tak kunjung hilang saja sudah bikin jengkel, apalagi jika ada luka bekas cakar. Meskipun biasanya hanya melukai kulit bagian atas dan akan sembuh sendiri tanpa meninggalkan bekas luka, luka cakaran juga dapat meninggalkan bekas bahkan sampai berkembang menjadi keloid. Lantas, bagaimana cara menghilangkan bekas luka cakaran? Intip caranya berikut ini.

Obat alami bekas luka cakar

Luka akibat cakaran kuku biasanya hanya membutuhkan beberapa hari sampai bisa sembuh. Bekas lukanya pun biasanya akan memudar setelah jangka waktu tertentu. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Akan tetapi, beberapa bekas luka juga bisa berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Hal ini terjadi jika luka cakar mengenai lapisan kulit yang lebih dalam sehingga penyembuhannya cenderung lebih lama.

Sebagai langkah awal, Anda bisa mengatasi bekas luka cakar dengan bahan-bahan alami berikut ini:

1. Minyak zaitun

Untuk menghilangkan bekas luka cakar, goleskan minyak zaitun secara teratur di area bekas luka. Bahan alami ini akan membantu mencerahkan bekas luka akibat cakaran tanpa menyebabkan kerusakan pada kulit di sekitarnya.

2. Mentimun

Jika bekas luka di wajah muncul karena goresan kuku, coba gunakan mentimun. Sayuran yang biasa digunakan sebagai lalapan ini memiliki kemampuan alami untuk meredakan peradangan. Selain itu, mentimun juga bermanfaat dalam mempercepat penyembuhan. 

Cara menggunakannya, potong irisan mentimun dan simpan dalam kulkas. Jika sudah dingin, letakkan mentimun pada bekas luka wajah selama 30 menit. Lakukan secara teratur untuk menyamarkan bekas luka akibat luka cakar.

3. Baking soda

Baking soda adalah obat alami yang dapat digunakan untuk banyak masalah kulit. Untuk menghilangkan bekas luka cakar, campurkan baking soda dengan air, lalu oleskan pasta tersebut pada bekas luka goresan kuku.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Biarkan pasta tetap selama 10 hingga 15 menit. Setelah kering, cuci muka dengan air dingin.

4. Tabir surya

Sudahkah Anda rajin memakai tabir surya setiap ke luar rumah? Kalau belum, lakukan kebiasaan ini secara rutin mulai dari sekarang.

Selain membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari, tabir surya juga dapat membantu mencegah hiperpigmentasi jaringan parut, lho!

5. Cocoa butter

Cocoa butter adalah pelembab yang baik dan bisa membantu mengurangi bekas luka.

Oleskan Cocoa butter secara teratur pada jaringan parut yang terbentuk akibat bekas luka di wajah Anda. Setelah beberapa minggu, bekas luka akan menghilang tanpa meninggalkan bekas luka. 

Baca juga: Obat Penghilang Bekas Luka yang Ampuh dan Alami

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Menghilangkan bekas luka cakar dengan ahli kulit

Jika Anda sudah melakukan cara-cara alami di rumah tapi tidak ada perubahan pada kulit, segera konsultasikan ke dokter. Tanyakan pada dokter mengenai metode terbaik untuk mengatasi luka bekas cakaran. 

Beberapa pilihan perawatan yang dapat digunakan untuk menghilangkan bekas luka cakar yaitu:

1. Dermabrasi

Dermabrasi adalah salah satu dari banyak cara yang paling efektif untuk menghilangkan bekas luka pada wajah. Namun, ingat, perawatan ini hanya dapat dilakukan khusus oleh dokter kulit atau dermatologis. 

Dermabrasi dilakukan dengan menggunakan alat beroda dengan jarum-jarum kecil di ujungnya. Ketika digulirkan ke kulit wajah, alat tersebut akan membantu mengelupaskan lapisan teratas pada kulit dan merangsang regenerasi sel kulit lama menjadi sel kulit baru.

2. Chemical peeling

Peeling adalah teknik pengelupasan dengan bahan kimia menggunakan asam lemah yang dioleskan pada kulit wajah. Sebagai hasilnya, bagian atas dari kulit wajah yaitu lapisan epidermis akan mengelupas dan mengekspos lapisan kulit yang lebih baru.

3. Laser wajah

Teknik laser wajah memiliki tujuan yang sama seperti peeling dan dermabrasi, yaitu membuang lapisan teratas kulit. Namun, berbeda dari kedua metode sebelumnya, metode ini menggunakan sinar laser untuk membuang lapisan kulit.

Baca selengkapnya: Kupas Tuntas Laser Resurfacing Wajah, dari Jenis Sampai Risikonya

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Merawat luka dengan baik dapat meminimalisir terbentuknya bekas luka di kemudian hari. Jika Anda memiliki bekas luka cakar pada wajah, pastikan agar luka tersebut tetap bersih. Anda dapat mengoleskan minyak ter atau vaseline untuk menjaga agar luka Anda tetap lembab.

22 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Keloid scar. (2018). (https://medlineplus.gov/scars.html)
Gozali MV, et al. (2015). Effective treatments of atrophic acne scars. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4445894/)
Bayat A, et al. (2003). Skin scarring. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1125033/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app