Kesehatan Anak

Cara Menaikkan Berat Badan Bayi Efektif dan Aman

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mei 18, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 5 menit
Cara Menaikkan Berat Badan Bayi Efektif dan Aman

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Berat badan bayi akan turun pada awal-awal kelahirannya. Jangan panik karena ini adalah hal normal dan berat badan bayi akan kembali naik setelah 10-12 hari.
  • Berat badan bayi rendah atau sulit naik dapat disebabkan oleh kurangnya asupan, bayi mulai aktif bergerak, atau bayi sedang sakit.
  • Untuk menaikkan berat badan bayi usia 6 bulan, berikan ASI. Ini merupakan satu-satunya makanan terbaik bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya.
  • Sedangkan untuk bayi usia 6 bulan ke atas, berikan MPASI terjadwal untuk meningkatkan berat badannya. Sesuaikan jenis makanan dan teksturnya dengan usia bayi, mulai dari bubur saring, bubur, nasi tim, hingga nasi biasa.
  • Perhatikan komposisi makanan bayi. Berikan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan sayuran yang kaya vitamin serta mineral.
  • Pastikan bayi Anda cukup tidur. Sebab jika aktivitasnya berlebihan dan bayi tak cukup istirahat, hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan membuat berat badannya turun.
  • Agar kesehatan anak lebih terjaga, Anda juga bisa mendapatkan perlengkapan anak dan ibu secara online hanya di sini.

Sebagai orangtua tentu akan khawatir jika sang buah hati mengalami kekurangan gizi yang terlihat dari berat badan yang rendah. Jika memang demikian, maka kita harus berusaha mencari cara menaikkan berat badan bayi dengan efektif dan aman.

Cara aman harus menjadi poin yang paling penting, karena bayi jelas berbeda dengan orang dewasa. Kita perlu memperhatikan bahwa sistem pencernaan bayi belum berkembang sepenuhnya sehingga ada jenis makanan tertentu yang boleh dan yang tidak untuk bayi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Dapatkan Pendukung Gizi & Nutrisi Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 8

Apakah berat badan bayi perlu dinaikkan?

Berat badan normal bayi baru lahir adalah sekitar 2500-4500 gram. Namun pada hari-hari awal setelah lahir, berat badan akan turun. Namun jangan khawatir karena ini merupakan proses normal dan berat badan bayi akan naik kembali setelah 10-12 hari.

Berat baru lahir ini akan dipengaruhi oleh genetik, kesehatan ibu selama kehamilan, dan nutrisi yang dikonsumsi ibu selama mengandung. Jika Anda dapati sang buah hati lahir dengan berat badan dibawah nilai normal jangan khawatir yang penting setelah lahir kita bisa mengejar ketertinggalan itu.

Selanjutnya pada bulan-bulan awal setelah kelahiran, kita bisa mengetahui status berat badan bayi dengan cara membandingkan berat badan saat ini dengan grafik berat badan normal. Salah satu grafik yang dapat menjadi panduan adalah Kartu Menuju Sehat (KMS) yang bisa Anda dapatkan di Puskesmas atau Posyandu terdekat. Dengan adanya grafik di dalam KMS akan membantu anda dalam acuan pertumbuhan dan perkembangan normal bayi.

Pada kartu KMS akan terlihat grafik yang dilengkapi dengan daerah berwarna hijau kuning dan merah. Jika grafik bayi Anda berada dalam warna hijau berarti berat badan normal, jika kuning berarti harus waspada, dan merah berarti berat badan kurang.

Tips atau cara menaikkan berat badan bayi baik diterapkan untuk bayi dengan berat badan di garis kuning dan merah.

Kenali penyebab berat badan bayi rendah

Berikut beberapa penyebab berat badan bayi rendah atau sulit naik:

Iklan dari HonestDocs
Meso Slimming Treatment di Reface Clinic

Meso Slimming merupakan teknik non-bedah kosmetik dimana mikroskopis kecil dari obat-obatan kelas medis, vitamin, mineral dan asam amino disuntikkan ke dalam lapisan kulit. Penyuntikan dilakukan pada bagian atas dan tengah untuk mengatasi berbagai jenis masalah penumpukan lemak. Suntikan akan diberikan ke dalam mesoderm, yaitu lapisan lemak dan jaringan di bawah kulit. Befungsi untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan dan selulit.

Meso slimming treatment di reface clinic

1. Kurang asupan

Makanan terbaik bayi baru lahir sampai usia 6 bulan adalah ASI, tidak perlu makanan lainnya. Jadi apabila jumlah ASI dan frekuensi pemberian cukup, maka tidak ada masalah.

Namun ketika salah satunya terganggu, maka berat badan bayi bisa rendah dan mungkin membutuhkan bantuan susu formula. Ketika bayi sudah berusia di atas 6 bulan, maka harus ada makanan pendamping ASI (MPASI) karena ASI saja tidak cukup.

Berilah MPASI yang bergizi sesuai usianya. Dalam hal ini peranan bunda sangatlah besar untuk menentukan asupan nutrisi yang seimbang dengan kebutuhan gizi bayi.

2. Bayi mulai aktif

Gerak dan aktivitas bayi cenderung meningkat pada usia di atas 6 bulan. Di mana pada usia ini bayi, sudah mulai mengangkat kepala, belajar merangkak, duduk, dan di atas 9 bulan sudah mulai belajar berjalan.

Aktivitas yang telah meningkat ini tentu saja harus ditunjang dengan asupan nutrisi yang sesuai. Jika tidak, maka berat badan akan menyusut dan perkembangan juga bisa terhambat.

3. Terkena penyakit

Jika bayi sedang mengalami gangguan kesehatan, misalnya masalah pada pencernaan yang membuat sistem penyerapan makanan menjadi terganggu, terkena diare dan sebagainya, maka upaya untuk memberinya asupan yang cukup bisa terganggu sehingga akan mempengaruhi berat badan bayi. Jika hal ini terjadi, maka harus mengatasi penyakitnya terlebih dahulu. Tentu saja dengan bantuan dokter.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Bagaimana cara menaikkan berat badan bayi?

1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI

Untuk bayi baru lahir sampai usia 6 bulan, asupan yang paling berharga adalah ASI. Untuk itu pada usia ini ibu harus berupaya meningkatkan kualitas ataupun kuantitas ASI agar dapat menaikkan berat badan bayi atau menjaganya dalam rentang yang normal.

Kualitas ASI dapat ditingkatkan dengan asupan ibu menyusui yang bergizi dan cukup. Di samping itu juga harus menerapkan pola hidup sehat dengan cukup istirahat dan mengendalikan stress.

Pemberian ASI tidak boleh dibatasi, berikan sesering yang bayi butuhkan. Ibu harus peka, misalnya bayi yang sudah ingin menyusu ditandai dengan menangis, 

Namun, tangisan bayi tidak selalu berarti bahwa bayi ingin menyusu. Insting Anda sebagai seorang ibu harus dimainkan.

2. Pemberian MPASI terjadwal

Makanan pendamping ASI (MPASI) dibutuhkan untuk bayi di atas 6 bulan, sebab pada usia ini ASI saja tidak cukup. Bayi sudah mulai tumbuh dan berkembang lebih maju yang berarti bahwa asupannya juga harus mengimbangi.

Untuk dapat menaikkan berat badan bayi, maka berilah MPASI yang bergizi tinggi dengan jenis olahan yang sesuai dengan usia bayi. Di mulai dari bubur saring, bubur, nasi tim, dan nasi biasa pada usia satu tahun ke atas.

Ikan, telur, daging, tahu, tempe, wortel, bayam, dan sebagainya adalah contoh-contoh makanan bergizi yang bisa Anda olah menjadi MPASI yang sesuai. Anda juga dapat menambahkan minyak sayur atau keju ke dalam MPASI agar lebih berkalori dan bervariasi dalam rasa.

MPASI umumnya dijadwalkan sebanyak 2-3 kali dalam sehari dengan porsi yang disesuaikan dengan usia bayi anda. Bagi bayi yang baru belajar makan, bisa dimulai 1 kali sehari dan seterusnya secara bertahap hingga memenuhi jadwal makan standar sebanyak 3 kali sehari.

Untuk bayi yang lebih besar, Ibu dapat memberikan cemilan sehat di sela-sela jadwal makan, yaitu 2 kali sehari pada waktu menjelang siang dan sore hari.

Jika ingin meningkatkan berat badan bayi yang lebih besar; berusia 11-12 bulan, maka cobalah memberinya makan 2 -3 kali sehari dengan porsi kira-kira setengah gelas atau sekitar 100-125 cc.

Untuk meningkatkan kandungan gizi dan kalorinya, maka tambahkanlah sedikit minyak sayur, keju atau santan.  Upayakan juga untuk menghidangkan makanan yang menarik dan bervariasi untuk menambah selera makannya.

3. Perhatikan jenis makanan penambah berat badan bayi

Memperhatikan kandungan gizi setiap makanan bayi menjadi hal yang mutlak untuk diperhatikan, terutama jika Anda ingin menaikkan berat badan bayi. Ibu dapat membuat menu MPASI secara bervariasi, namun harus memperhatikan komposisi makanan yang mengandung karbohidrat dan lauk yang mengandung protein serta sayuran yang kaya akan serat dan vitamin.

Perbandingan yang direkomendasikan antara karbohirat:protein dan sayur  adalah 50:50. Sebagai contoh nasi tim sebanyak 4 sendok makan ditambah dengan 2 sendok makan lauk dan 2 sendok makan sayuran.

Tips lain untuk menaikkan berat badan bayi

Ada beberapa pedoman lainnya yang bisa dilakukan untuk menambah berat badan bayi, antara lain:

1. Tambahkan margarin dan mentega

Kedua makanan ini merupakan lemak yang mengandung vitamin A, B1, D, protein yang berguna untuk pertumbuhan bayi. Namun jangan dipanaskan, karena vitamin bisa rusak. Cukup tambahkan satu sendok teh margarin atau mentega pada makanan setelah selesai dimasak.

2. Variasikan jenis minuman

Pada bayi yang lebih besar (1 tahun ke atas), frekuensi menyusu akan berkurang sehingga kita harus memenuhi asupan cairannya. Namun air putih saja tidak cukup jika kita ingin menaikkan berat badan bayi.

Sebagai solusinya, berilah juga jus buah yang kaya vitamin atau beberapa sendok teh yang tidak terlalu manis. Namun harap berhati-hati, pemberian jus yang berlebihan terkadang bisa memicu diare dan mengurangi nafsu makan.

3. Berikan camilah Sehat

Untuk menambah berat badan bayi, berikan camilan atau selingan makan di sela-sela MPASI. Pilihlah buah yang kaya kalori, contohnya alpukat, pisang dan daging kelapa muda.

4. Pastikan bayi cukup tidur

Bayi yang tidur cukup akan memiliki stamina yang senantiasa terjaga. Saat tidur, pertumbuhan bayi berlangsung dengan cepat. Aktivitas memang penting, namun jika aktivitas berlebihan dan istirahatnya kurang, maka hal ini juga dapat menyebabkan hambatan dalam pertumbuhan serta mengakibatkan berat turunnya berat badan bayi.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Underweight children aged 2 to 5. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/live-well/healthy-weight/underweight-children-2-5-advice-for-parents/)
Average Baby Weight in the First Year: What to Expect. Healthline. (https://www.healthline.com/health/parenting/average-baby-weight)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app