Bisakah Minyak Kelapa Dijadikan Pelumas Seks?

Dipublish tanggal: Feb 23, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jul 15, 2019 Waktu baca: 3 menit
Bisakah Minyak Kelapa Dijadikan Pelumas Seks?

Saat berhubungan intim terdapat beberapa faktor yang harus Anda perhatikan agar suasana saat bercinta lebih menyenangkan, salah satunya yang harus Anda perhatikan yaiitu cairan lubrikasi.

Cairan lubrikasi atau pelumas penting dalam sesi bercinta karena berfungsi mengurangi rasa sakit terutama bagi wanita ketika berhubungan intim. Pelumas juga bisa menambah kesenangan bercinta.

Sebenarnya, organ intim wanita dapat memproduksi cairan pelumas secara alami jika mendapatkan rangsangan yang cukup pada saat foreplay. Namun, jika kondisi Miss V kering, maka akan membuat wanita merasa tidak nyaman saat berhubungan intim, karena akan terasa nyeri saat penetrasi.

Oleh karena itu kebanyakan orang menggunakan pelumas sebagai alternatif dalam menangani Miss V yang kering.

Saat ini pelumas sudah banyak dijual dipasaran, namun beberapa orang masih takut untuk menggunakan pelumas tersebut karena terdapat kandungan bahan kimia.

Kebanyakan dari mereka menggunakan bahan-bahan alami sebagai pelumas saat berhubungan intim seperti, minyak kelapa, body lotion, sabun cair, air liur, dan lain-lain. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, bisakah bahan-bahan tersebut digunakan sebagai pengganti pelumas saat berhubungan?

Bisakah Minyak Kelapa Dijadikan Pelumas Seks?

Khususnya penggunaan minyak kelapa sebagai pelumas. Masih terdapat pro dan kontra pada penggunaan bahan ini sebagai pelumas saat behubungan intim. Ada yang berpendapat cairan pelumas dari minyak kelapa murni dianggap bisa menyebabkan alergi pada kulit serta organ kelamin.

Namun, minyak kelapa yang memiliki sifat anti jamur alami justru mampu membantu mengurangi risiko infeksi jika digunakan sebagai cairan lubrikasi atau pelumas.

Minyak kelapa murni yang terbuat dari butiran buah kepala (bukan kepala sawit) ini sudah terbukti lama bermanfaat untuk kesehatan. Minyak ini banyak digunakan untuk menjaga kesehatan kulit hingga untuk diet. Minyak kelapa mengandung minyak nabati yang tidak berbahaya sehingga bisa digunakan untuk pelumas saat bercinta.

Selain itu, minyak kelapa dipercaya bagus untuk stimulasi klitoris dan pijat vulva, atau masturbasi. Seperti yang Anda ketahui, minyak kelapa adalah bahan organik, bebas pengawet, dan minim bahkan hampir tidak ada efek samping (kecuali jika Anda alergi). 

Pastikan untuk memilih minyak kelapa murni yang tidak mengandung bahan-bahan tambahan lainnya, seperti gula.

Minyak kelapa selain ringan, murah, dan mudah dibersihkan jika terkena kain. Namun, pelumas tersebut sebaiknya dihindari pada Anda yang sedang merencanakan kehamilan. Sebab, minyak kelapa bisa berefek buruk terhadap fungsi sperma.

Beberapa penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa kebanyakan cairan pelumas dengan kandungan minyak kelapa justru akan mengurangi mobilitas sperma serta mengubah tingkat pH atau derajat keasamangt;vagina sehingga cocok menghindari kehamilan.

Namun tetap harus diperhatikan pemakaian minyak kelapa sebagai pelumas saat berhubungan intim. Minyak kelapa baiknya digunakan sebagai pelumas saat foreplay dan hindari penggunaan minyak kelapa ketika Anda menggunakan kondom berbahan lateks. Sebab hal tersebut akan meningkatkan kerusakan pada kondom atau robek.

Jadi, hati-hati kalau menggunakan pelumas ini karena penularan penyakit seksual bisa saja terjadi atau malah kebobolan dan kehamilan yang tidak direncanakan terjadi.

Menggunakan pelumas untuk bercinta dapat dikatakan cukup aman dan tidak terlalu berisiko. Namun, menggunakan pelumas juga dapat memberikan efek samping, yaitu menyebabkan alergi dan membunuh bakteri baik yang terdapat dalam Miss V. 

Terdapat beberapa resiko jika Anda terlalu sering menggunakan minyak kelapa sebagai pelumas seperti menyebabkan iritasi, membunuh bakteri baik di dalam miss V, sukit diserap oleh kulit dan lain-lain.

Minyak kelapa bersifat antimikroba. Artinya bisa membunuh bakteri baik di dalam Miss V. Padahal bakteri itu dapat melindungi area kelamin dari ancaman penyakit. Oleh karena itu, hindari penggunaan minyak kelapa terlalu sering sebagai pelumas untuk berhubungan seks.

Untuk itu alangkah baiknya Anda lebih berhati-hati dan selektif dalam menggunakan bahan-bahan pelumas saat berhubungan intim. Konsultasikan ke dokter mengenai kondisi Miss V Anda yang kering atau rasa sakit saat berhubungan intim, serta bahan-bahan pelumas yang baik dan aman digunakan saat berhubungan.

Jika terdapat reaksi alergi setelah menggunakan cairan pelumas, segera hentikan penggunaan pelumas tersebut. 


8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Voeller B, et al. (1989). Mineral oil lubricants cause rapid deterioration of latex condoms. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/2535978)
Vala GS, et al. (2014). Medicinal benefits of coconut oil. (https://www.researchgate.net/publication/268805677)
Shilling M, et al. (2013). Antimicrobial effects of virgin coconut oil and its medium-chain fatty acids on Clostridium difficile. DOI: (https://doi.org/10.1089/jmf.2012.0303)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app