Beginilah Proses Pemasangan Behel Alias Kawat Gigi

Dipublish tanggal: Agu 9, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Beginilah Proses Pemasangan Behel Alias Kawat Gigi

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Penggunaan kawat gigi umumnya menjadi salah satu solusi yang digunakan untuk memperbaiki tampilan gigi yang kurang rapi atau rata
  • Proses pemasangan behel gigi awal gigi sendiri terbiilang simpel. Anda hanya perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi mengenai masalah gigi yang Anda alami
  • Setelah sepakat maka proses pemasangan behel gigi dapat dilakukan, lalu lakukan kontrol rutin ke dokter gigi hingga tampilan gigi yang diinginkan tercapai
  • Selama menjalani proses pemasangan behel gigi atau kawat gigi terutama di awal, konsumsi makanan yang bersifat lunak seperti bubur, jus, dan soup untuk memudahkan Anda memakannya
  • Tahapan selanjutnya jika kawat gigi sudah dilepas, maka Anda harus memakai alat retainer gigi yang berfungsi untuk mencegah gigi kembali ke posisi awal. Retainer gigi harus dipakai hingga 6 bulan dan tidak boleh dilepas

Hampir semua orang pasti menginginkan penampilan terbaik mereka untuk mendukung rasa percaya dirinya. Salah satu hal yang dapat mendukung penampilan seseorang adalah tampilan gigi yang rapi. Bahkan bagi mereka yang merasa giginya kurang rapi akan berusaha untuk memperbaikinya dengan berbagai cara agar mendapatkan tampilan gigi seperti yang mereka inginkan.

Hal ini dilakukan karena tampilan gigi yang kurang rapi dianggap menyebabkan wajah seseorang tampak menjadi kurang menarik. Bahkan selain itu, gigi yang kurang rapi ternyata juga berkaitan dengan adanya gangguan kesehatan pada mulut. Lalu, apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya?

Iklan dari HonestDocs
Orthodenti ( Kawat Gigi) di Tooth's Kingdom Dental Care

Orthodenti (kawat gigi) merupakan prosedur untuk merapikan gigi

Istock 503875046 %281%29

Pemakaian behel gigi atau disebut juga dengan kawat gigi adalah salah satu alternatif solusi bagi Anda yang memiliki masalah tampilan gigi yang kurang rapi. Namun, bagaimanakah sebenarnya proses pemasangan behel atau kawat gigi itu sendiri? Mari simak penjelasan di bawah ini mengenai tahapan proses pemasangan behel gigi atau kawat gigi.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Sebelum Pasang Behel

Inilah proses pemasangan behel gigi atau kawat gigi

Tahap berkonsultasi pada dokter gigi

Tahap awal proses pemasangan behel gigi atau kawat gigi yang harus Anda lakukan adalah berkonsultasi dengan dokter gigi. Ketika berkonsultasi, dokter tersebut nantinya akan memeriksa kondisi fisik gigi terlebih dahulu, kemudian akan meminta Anda untuk menjalankan prosedur sinar X dengan tujuan melihat bagaimana kondisi gigi dalam mulut. Setelah dilakukan pemeriksaan tersebut, dokter gigi kemudian menilai jika Anda membutuhkan pemasangan behel gigi atau tidak.

Dalam hal ini, dokter akan mendiskusikan tentang alternatif terapi yang sesuai untuk Anda dan memperkirakan durasi waktu yang dibutuhkan untuk menjalani proses pemasangan behel tersebut. Jika sudah selesai, maka Anda bisa membuat janji untuk kunjungan selanjutnya guna memasang behel gigi.

Cara memasang behel gigi

Proses pemasangan behel gigi atau kawat gigi akan diawali dengan proses pembersihan permukaan gigi yang kemudian akan dihaluskan dan dikeringkan. Cara memasang behel gigi di awal ini bertujuan supaya nantinya behel gigi yang dipasang bisa melekat dengan baik di gigi. 

Tahapan proses pemasangan behel selanjutnya adalah dengan pemberian lem khusus di permukaan gigi yang kemudian dilanjutkan dengan menyiapkan behel gigi yang akan dipasang. Behel gigi yang akan Anda kenakan memiliki bracket yang fungsinya berperan seperti ‘jangkar’ untuk behel gigi tersebut. Bracket ini akan ditempeli lem khusus, kemudian akan dilekatkan ke permukaan gigi Anda seperti yang sebelumnya telah ditentukan. 

Iklan dari HonestDocs
Orthodenti ( Kawat Gigi) di Tooth's Kingdom Dental Care

Orthodenti (kawat gigi) merupakan prosedur untuk merapikan gigi

Istock 503875046 %281%29

Jika saat mengaplikasikan lem dilihat terlalu banyak, lem akan dibersihkan. Supaya lem tersebut bisa melekat kuat di gigi, lem tersebut akan disinari menggunakan sinar berkekuatan tinggi sehingga nantinya behel gigi Anda tidak mudah copot.

Cara memasang behel gigi ini juga harus hati-hati agar tidak merusak gigi. Umumnya proses pemasangan behel akan memakan waktu sekitar 20-30 menit tergantung dari seberapa parah kondisi gigi.

Selama proses pemasangan behel gigi, Anda akan….

Kemungkinan besar Anda akan merasakan ketidaknyamanan setelah proses pemasangan behel gigi. Hal ini karena behel gigi yang Anda pakai akan menarik gigi Anda dan menyebabkan nyeri terutama selama 4 sampai 6 jam setelah proses pemasangan behel selesai. 

Rasa nyeri ini akan mulai berkurang setelah kurang lebih 3 sampai 5 hari dan biasanya dokter gigi akan meresepkan obat pereda nyeri. Selain itu, untuk mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman tersebut, sebaiknya Anda mengonsumsi makanan yang sifatnya lunak.

Kontrol secara teratur

Setelah proses pemasangan behel atau kawat gigi selesai dilakukan, sebaiknya selalu melakukan kontrol secara rutin ke dokter gigi. Behel gigi yang Anda pakai bisa melonggar dan kekuatannya berkurang, hal ini berpotensi menyebabkan posisi gigi Anda berubah.

Kontrol rutin ini dilakukan bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan gigi Anda. Selain itu juga untuk mengencangkan kembali behel gigi Anda (dilakukan tiap 3 sampai 10 minggu tergantung dari jenis behel giginya). Jika behel Anda memiliki daya tahan baik, misalnya seperti behel gigi modern, Anda mungkin tidak perlu kontrol rutin terlalu sering.

Melepaskan behel gigi dan perawatan setelahnya

Tahapan proses pemasangan behel akan berakhir jika sudah mencapai gigi yang rata dan sesuai yang diinginkan. Setelahnya, tahapan cara memasang behel akan diakhiri dengan pelepasan kawat gigi. Behel gigi bisa dilepas jika dokter menyatakan hal tersebut sudah selesai/cukup. Prosesnya dengan memecah lem di behel dengan hati-hati, kemudian sisa lem yang masih menempel di permukaan gigi akan dibersihkan. 

Selanjutnya jika sudah dilepas, Anda harus memakai alat ‘retainer’ gigi. Retainer gigi berfungsi untuk mencegah gigi kembali ke posisi awalnya. Alat ini harus Anda pakai hingga 6 bulan dengan tidak dilepas. Jika sudah 6 bulan, Anda boleh memakainya hanya ketika malam hari (saat Anda tidur).

Jika ingin melakukan pemasangan kawat gigi, Honestdocs telah bekerja sama dengan beberapa klinik gigi di Jakarta dan sekitarnya untuk menyediakan layanan pemasangan kawat gigi yang terjangkau untuk Anda. Baca selengkapnya: Paket Pemasangan Kawat Gigi

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Braces and orthodontics. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/braces-and-orthodontics/)
How Do Braces Work to Straighten Your Teeth?. Healthline. (https://www.healthline.com/health/how-do-braces-work)
Do braces hurt? What to expect when you get braces. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/327201.php)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app