Apa yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengganti Perban Luka Jahitan? (Plus Tips Menggantinya)

Dipublish tanggal: Agu 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 18, 2020 Waktu baca: 3 menit
Apa yang Perlu Diperhatikan Dalam Mengganti Perban Luka Jahitan? (Plus Tips Menggantinya)

Setelah menjalani operasi bedah, biasanya luka bekas operasi akan ditutup dengan jahitan. Jahitan adalah salah satu cara paling umum untuk mengobati luka yang dalam. 

Sebagian besar orang pernah atau akan memiliki jahitan di beberapa titik dalam hidup mereka, entah disebabkan oleh cedera atau operasi. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Sementara luka yang ditutup dengan jahitan cenderung sembuh dengan mudah dan tanpa komplikasi, memastikan perawatan yang tepat adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa Anda sembuh sebaik mungkin dengan bekas luka minimal.

Prinsip merawat luka jahitan

Upayakan bekas luka tetap bersih dan kering

 Luka jahitan dapat sembuh dengan cepat jika tetap bersih dan kering. Pasca operasi, biasanya luka akan basah, namun penggantian perban secara berkala dapat menjaga luka tetap bersih dan kering. 

Setelah luka kering, luka jahitan perlu dibalut untuk melindungi jahitan agar tidak tersangkut pada seprai atau pakaian.  Cobalah untuk tidak membasahi luka sesuai dengan instruksi dokter.

Jaga Kelembaban daerah sekitar luka

Kulit Anda akan menjadi kering dan bisa mengelupas setelah operasi. Dengan mengoleskan salep petrolatum dapat membantu membuat luka lebih nyaman dan lebih mudah dibersihkan. 

Gunakan salep sesuai dengan instruksi dokter. Membeli dan menggunakan salep pelembab secara sembarangan dapat memicu terjadi reaksi alergi atau ketidaknyamanan.

Obat-obatan pengeringan, seperti mercurochrome, atau lotion yang mengandung alkohol tidak boleh digunakan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Mengganti perban secara berkala

Setelah perban awal dilepas, perban harus diganti sesering yang diperlukan untuk menjaga agar drainase luka tidak membasahi kain kasa. 

Biasanya perban perlu diganti satu hingga empat kali sehari. Jika Anda menemukan bahwa balutan basah akibat drainase luka saat Anda menggantinya, maka Anda perlu mengubah perban lebih sering.

Mencegah terjadinya infeksi

Jika nampak kemerahan, rasa sakit atau pembengkakan pada bekas luka yang memburuk pada siang atau malam hari, meskipun hanya dengan mengangkat tangan, maka kemungkinan luka jahitan bekas operasi mengalami infeksi. 

Infeksi jarang terjadi kurang dari empat hari setelah operasi atau lebih dari dua minggu setelah operasi. Segera pergi ke rumah sakit terdekat jika Anda menemukan tanda-tanda infeksi pada luka bekas jahitan Anda.

Apa yang perlu diperhatikan agar luka jahitan dapat sembuh lebih cepat?

Cuci tangan

Jangan pernah menyentuh luka sebelum membersihkan tangan Anda! Cuci bersih dengan sabun antibakteri untuk menghilangkan bakteri dan kotoran lain yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi.

Mengkonsumsi makanan yang dapat mempercepat proses penyembuhan Luka

Tubuh Anda dapat sembuh dengan lebih efisien saat tubuh mendapatkan nutrisi yang baik, jadi cobalah untuk menjalani pola diet yang sehat. Beberapa makanan dipercaya bisa mempercepat proses pemulihan, contohnya adalah makanan yang tinggi protein, vitamin, dan seng.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Menggunakan obat-obatan yang mengurangi gejala peradangan pada luka jahitan

Tergantung pada jenis luka dan gejala yang muncul, beberapa perawatan dapat menghilangkan rasa sakit. Misalnya, lidah buaya dan petroleum jelly dapat membantu mengurangi peradangan pada luka bakar, kemudian menempelkan es pada daerah bekas luka jahitan juga dapat meringankan memar dan bengkak.

Hindari aktivitas yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi pada luka

Menahan diri dari menjalani aktivitas yang berat atau latihan yang intens yang dapat menyebabkan luka terbuka kembali, sehingga menunda proses penyembuhan. 

Sejumlah kecil aktivitas fisik dapat membantu penyembuhan, hanya berhati-hatilah untuk tidak mendorong tubuh Anda terlalu jauh. 

Shield HealthCare juga menyarankan untuk menghindari paparan bakteri berlebih, seperti berenang di laut atau kolam renang umum, menutupi luka dengan sepatu atau sarung tangan untuk jangka waktu yang lama.

Berkonsultasi dengan Dokter

Meskipun Anda bisa merawat luka ringan di rumah, jangan pernah ragu untuk melakukan kontrol rutin dengan dokter untuk evaluasi. Kontrol rutin sangat penting untuk penanganan luka yang dalam, serta luka yang menunjukkan tanda-tanda infeksi.

Walaupun tampak sepele, tetapi memperhatikan kebersihan perban dan melakukan penggantian perban secara berkala adalah salah satu faktor utama penyembuhan luka jahitan bekas operasi. 

Lakukan proses penggantian perban sesuai dengan arahan dokter untuk mempersingkat masa penyembuhan.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Suture Care and Removal of Stitches. eMedicineHealth. (https://www.emedicinehealth.com/suture_care/article_em.htm)
Laceration - sutures or staples - at home. MedlinePlus. (https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000498.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app