Kupas Tuntas Anatomi Gigi, Jenis Gigi, Hingga Fungsinya

Dipublish tanggal: Jul 10, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Kupas Tuntas Anatomi Gigi, Jenis Gigi, Hingga Fungsinya

Menjadi salah satu bagian tubuh yang cukup rumit, gigi tidak hanya digunakan untuk mengunyah dan mencerna makanan. Ada fungsi penting lain yang memerlukan peran gigi, yaitu berbicara. 

Tidak hanya beberapa fungsi diatas, Anda juga perlu mengetahui lebih jauh tentang peran dan susunan gigi di dalam mulut. Yuk, pahami lebih lanjut mengenai anatomi gigi, jenis gigi, hingga berbagai fungsi bagian gigi pada ulasan berikut ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Memahami perkembangan gigi

Gigi manusia terbagi atas dua kelompok, yaitu gigi susu atau sering disebut dengan gigi bayi dan gigi permanen atau gigi dewasa. Dua kelompok gigi ini berkembang secara bertahap dengan tahapan yang sama, meskipun waktunya berbeda-beda pada setiap orang. 

Seorang dokter bedah gigi sekaligus profesor kedokteran gigi di Columbia University Medical Center mengemukakan bahwa gigi cenderung tumbuh secara sistematis. Maksudnya, gigi geraham atas dan bawah di bagian kiri harus tumbuh dalam waktu yang sama dengan gigi geraham bagian kanan. 

Sebelum gigi pertama muncul, perkembangan gigi sebetulnya sudah dimulai sejak lama. Contohnya dapat dilihat ketika seorang anak masih berada dalam kandungan. Gigi pertama bayi muncul ketika usia kandungan mencapai 6 bulan, tetapi sebetulnya perkembangan giginya sudah dimulai sejak awal trimester kedua. 

Hal pertama yang muncul dalam masa perkembangannya adalah mahkota gigi. Sementara akar gigi akan terus berkembang bahkan setelah gigi muncul.

Secara bertahap, sebanyak 20 gigi susu akan mulai tumbuh di antara usia 2,5-3 tahun, kemudian berhenti pada usia 6 tahun. Setelah itu, gigi susu akan mulai digantikan dengan gigi permanen pada usia 6-12 tahun. Jumlah gigi permanen juga cenderung lebih banyak daripada gigi susu, yaitu total 32 gigi

Baca Juga: Penyebab Gigi Susu Tetap Ada Hingga Dewasa

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Anatomi gigi 

Berbicara soal anatomi gigi, gigi terdiri dari 2 bagian dasar yakni mahkota dan akar gigi. Mahkota adalah bagian gigi yang terlihat dan berwarna putih, sedangkan akar gigi adalah bagian gigi yang tidak dapat dilihat. 

Akar gigi membantu mengikat gigi ke tulang, kemudian meluas di bawah garis gusi. Setiap gigi memiliki lapisan atau jaringan yang fungsinya berbeda-beda, antara lain: 

1. Enamel 

Enamel merupakan bagian terluar dari gigi yang paling keras dan berwarna putih. Fungsi enamel adalah untuk melindungi jaringan vital di dalam gigi, yang sebagian besar jaringan tersebut terbuat dari kalsium dan fosfat

2. Dentin 

Lapisan ini berada di bawah enamel. Dentin merupakan jaringan-jaringan keras yang mengandung tabung kecil. 

Ketika mengalami sakit gigi, rasa nyeri yang Anda rasakan ternyata berasal dari rusaknya enamel. Hal ini biasanya disebabkan oleh suhu panas maupun dingin yang dari makanan maupun minuman yang mengenai lapisan dentin gigi. 

Baca Juga: Penyebab Sakit Gigi yang Mungkin Anda Alami

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

3. Cementum 

Cementum adalah lapisan jaringan ikat yang berperan untuk mengikat akar gigi dengan kuat ke gusi dan tulang rahang. Cementum berwarna kuning muda, tertutup oleh gusi dan tulang, serta teksturnya lebih lebih lembut dari enamel dan dentin. 

Jika tidak dirawat dengan baik, cementum akan mengalami pembusukan dan mengakibatkan rasa sakit. Oleh karena itu, merawat gusi dengan baik merupakan cara terbaik untuk menghindari risiko pembusukan jaringan lunak. 

4. Pulpa 

Jika cementum lebih lembut dari enamel dan dentin, maka pulpa adalah bagian dalam anatomi gigi yang lebih lembut dari bagian yang lain. Pulpa berisi pembuluh darah, saraf, dan jaringan lunak yang dapat ditemukan di pusat dan inti gigi. Fungsi pulpa adalah untuk memberikan nutrisi dan sinyal ke gigi Anda. 

5. Periodontal ligamentum 

Periodontal ligamentum adalah jaringan dalam anatomi gigi yang fungsinya membantu menahan gigi pada rahang. 

6. Gusi

Gusi merupakan jaringan lunak yang menutupi dan melindungi akar gigi, serta tidak menempel pada gigi. 

Jenis-jenis gigi 

Fungsi gigi yang paling utama adalah membantu Anda mengunyah makanan agar mudah dicerna. Namun, setiap gigi memiliki bentuk yang berbeda dan mempunyai fungsi yang berbeda pula dalam proses mengunyah.

Berikut ini fungsi gigi sesuai dengan jenis gigi, yaitu:

  • Gigi seri: berfungsi untuk menggigit makan, berjumlah 8 yang terletak di depan mulut (4 di atas dan 4 di bawah). 
  • Gigi taring: merupakan gigi yang paling tajam, digunakan untuk merobek makanan.
  • Premolar: berjumlah 8 di setiap sisi mulut, fungsinya untuk mengunyah dan menggiling makanan.
  • Gigi geraham: jumlahnya 8, mempunyai fungsi yang sama dengan premolar.
  • Gigi geraham bungsu: Gigi yang muncul paling akhir pada saat usia 18-20 tahun. Gigi bungsu biasanya segera dicabut karena menyebabkan nyeri ketika tumbuh dan mendesak gigi yang lain.

Baca Selengkapnya: Ciri-Ciri Gigi Bungsu Tumbuh yang Perlu Anda Tahu

28 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Cavities/tooth decay - Symptoms and causes. Mayo Clinic. (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/symptoms-causes/syc-20352892)
Oral health: A window to your overall health. Mayo Clinic. (https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/dental/art-20047475)
Teeth Names: Shape and Function of Four Types of Teeth. Healthline. (https://www.healthline.com/health/teeth-names)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app